Dasar Pencontek!

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Nasihat
Lolos moderasi pada: 10 April 2015

“Eh, hari ini kita kan ada PR IPA. Punyamu sudah dikerjakan belum?” tanyaku kepada Vivi.

Oya, namaku Ayunda Nurul Afifatur Rizqiyah. Biasanya, dipanggil Yunda.
“Sudah sih, tapi kurang sedikit.” Jawab Vivi.
“Ya sudah, kita kerjakan yuk.”
Tiba-tiba Vira dan Sherryl datang
“Aduh! Gawat, nih! PR IPAku belum dikerjakan!” tukas Sherryl.
“Aduh.. Punyaku juga! Sudah jam berapa ini?” lanjut Vira.
“jam 06.45! Sedangkan jam 06.50 kita masuk. Cepat kerjakan!” seru Sherryl.
Ku lihat, mereka sibuk dan kebingungan.

Setelah beberapa menit, ku lihat mereka sudah selesai. Padahal, aku baru saja keluar selama 11 menit.
“Loh, kok cepat sekali?” tanyaku kepada mereka.
Mereka menjawab, “Ya iya lah! Kita kan, emang secepat kilap!” gayanya (Sherryl).

Di saat Pak Guru datang, “Silahkan tumpuk PR kalian,” ucap Pak Guru.
Pas dilihat, “Loh, kok punya Sherryl dan Vira sama persis? Kalian contek-contekan ya?” tanya Pak Guru sambil mendatangi mereka. Mereka hanya diam tak bisa menjawab.
“Huuuuu!” seru salah seorang teman diikuti teman yang lain. Akibatnya, suasana kelas gaduh.

Sherryl dan Vira pun dihukum dengan mengerjakan 65 soal tambahan.

“Makanya, jangan suka menyontek!” seruku.
“Huuuuh!” lanjut Vivi.
Mereka pun menyesal atas perbuatannya.
“Maafkan kami, teman-teman, Pak Guru. Kami mengaku menyontek.” Ucap Sherryl dan Vira.
“Makannya, kalian jangan suka menyontek ya! Bagaimana pun, menyontek itu tidak baik. Lebih baik berusaha sendiri. Kalau belum bisa, kita bisa tanyakan sama guru mata pelajaran. Saya berharap, kejadian ini tak terjadi lagi ya.” Nasihat Pak Guru kepada seluruh murid kelas 7.4.

SELESAI

Cerpen Karangan: Ayunda Nurul As Syafaatain
Blog: assyafaatain.blogspot.com

Cerpen Dasar Pencontek! merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Sajadah Terbang

Oleh:
“Bunda… Aku kangen sama Nenek.” “Sayang… kenapa kamu tidak pernah ikhlas atas kepergian Nenek. Kasihan Nenek dia punya banyak beban… ” “Tapi Bunda..” “Ya sudah, hari ini ayo kita

Kisah Monyet Menjadi Raja

Oleh:
Pada hari itu, penghuni hutan sedang bersedih. Karena mereka telah kehilangan sang pemimpin raja Singa. Sang raja Singa mati karena dibunuh oleh pemburu, Mereka pun segera bermusyawarah tentang siapakah

Kereta Tanpa Bayi

Oleh:
Namaku Dinda umurku 13 tahun, aku punya sahabat yang namanya Dessy umurnya juga 13 tahun. Waktu itu aku nginap di rumahnya Dessy kita lagi cerita tentang hantu, Dessy nyeritain

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Dasar Pencontek!”

  1. iramazaty wardany says:

    aku penggemar cerita….. seru banget ceritanya…… 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *