Gara-Gara Seekor Semut

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Nasihat
Lolos moderasi pada: 24 March 2013

Pada suatu ketika tinggalah seorang pengusaha kaya, sebut saja namanya pak Bego. Dia mempunyai seorang istri yang mempunyai usaha toko kue yang sering ramai dikunjungi pembeli, dan ia pun mempunyai seorang anak yang baru berusia 5thn. Namun di suatu malam pak Bego’ bermimpi bertemu dengan se’ekor semut didalam kue yang mau dimakannya, Sebut saja namanya Bentol. Namun ia merasa semut itu menjengkelkan, karena semut itu tidak mau beranjak pergi dari kue pak Bego’. Lantas pak Bego’ sepontan langsung menampar semut itu hingga jatuh ke tanah sambil berkata “Dasar semut pembuat bentol lhoooo”

Namun Pak Bego’ pun merasa terkejut saat melihat semut itu bisa berbicara ia berkata “itu emang nama gue” semut itupun juga mengancam tuk kembali mengganggunya serta berkata “ Dasar Manusia gak punya aturan, gue sumpahin lo, lo mengalami kecelaka’an karena gue” lalu secara sepontan pak Bego’ bangun dari tidurnya dan merasa bingung dalam mimpinya sambil berkata-kata dalam hatinya ‘kok semut bisa bicara. Untung Cuma mimpi’

Dipagi harinya pak Bego nampak bersiap-siap pergi kekamar mandi untuk membasuh seluruh badannya sebelum berangkat kerja, setelah di rasa selesai membasuh badannya pak Bego bergegas memakai seragam yang biasa ia kenakan untuk pergi ke kantor, namun pak Bego’ tidak mengetahui bahwa didalam saku belakang celana terdapat bongkahan-bongkahan kecil kue yang dimasukan anaknya pada malam hari sebelumnya, itu sontak mengundang seekor semut yang lagi kelaparan masuk kedalam celana tanpa diketahui oleh pak Bego’. Akhirnya pak Begok bergegas meninggalkan kamarnya untuk pergi sarapan bersama istri dan anaknya, pak Bego’pun menceritakan tentang mimpinya yang aneh tadi malam kepada istrinya bahwa didalam mimpinya ia bertemu semut yang menjengkelkan yang bisa berbicara, namun sang istritidak percaya dan ia berkata kepada suaminya “halah pa2 Cuma mimpi saja di hebohin, mangkanya sebelum tiduir tu berdoa dulu” sambil menyuapi anaknya.

Akhirnya pak Bego’ bergegas pergi kekantor menininggalkan anaknya sambil berpamitan kepada istrinya, Namun ia belum sadar juga bahwa dibelakang sakunya terdapat semut yang lagi mengunyah bongkahan-bongkahan kecil itu sambil mengatakan “waooow lezatnya enuak oeee..”

Pak Bego’ pun akhirnya pergi sambil mengendarai mobilnya yang selama ini menjadi kendaraan pribadinya saat pergi ke kantor. Tapi tiba-tiba si semut ini merasa ada yang aneh, tempat yang ia tempati saat ini dirasanya mulai sempit dan tidak ada ruang, ia berkata-kata dalam hatinya “oeeeeee ini dimana ya’ tolong donk..” Namun pak Bego’ belum merasa juga bahwa dibawahnya ada seekor semutyang ditumpangi pantatnya.

Saat mobil itu melaju dengan cepat ditengah-tengah perjalanan semut itupun mulai melancarkan serangannya dengan cara menggigit pantat pak Bego, sambil berkata “nirasain jurus gigitan andalan gue hiaaaaaa…” pak Bego’ sontak terkejut dan kaget serta berteriak “aaaaaaaaaaaaaaaaa sakiiiiiiit” lalu iapun kehilangan kendali dan mobilnya menabrak pohon yang berada dipinggir jalan raya tersebut [bruooookkkk]. Lalu sisemut itu berkata lagi, “Mangkanya jangan macam-macam sama gue, bentol dilawan” begok lhoo”, meskipun mengalami luka berat dan sambil sempoyongan pak bego’pun mencoba membuka mata sambil membalas perkata’an si semut “he itu nama guee’’, emangnya lho piker lho itu siapa ngaca dong, sekarang giliran gue rasain ni jurus pukulan gue”, pak Bego’pun sepontan memukul si semut yang ada dipantatnya’. Akhirnya semut itupun tidak dapat menghindari pukulan pak Bego’ yang mengenainya, semut pun mati seketika terkena tangan pak Bego’ dan pak Bego’pun kini dirawat dirumah sakit untuk mendapatkan perawatan, untuk menyembuhkan luka-lukanya, serta untuk mengawali hari seperti biasanya tanpa ada semut yang mengganggunya, kini ia akan lebih waspada dalam hal apapun agar tidak terulang yang ke-2 kalinya.

PESAN MORAL:
1 . Berdo’alah kalian sebelum tidur agar terhindar dari bisikan2 Saetan.
2. Jangan pernah meremehkan siapapun, walaupun itu hanya Seekor semut sekalipun karena mereka juga ciptaan sang Maha kuasa.
3. Selelu bersifat waspadalah serta bersifat telitilah dalam Melangkah, sebelum penyesalan itu datang.
4. Juga bagi para semut jangan pernah meremehkan manusia Karena manusia pun bisa jadi mimpi burukmu.

Cerpen Karangan: Imam Tamami
Facebook: Imam Tamami

Cerpen Gara-Gara Seekor Semut merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

WhatsApp


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Sedekah Mengukir Senyuman

Oleh:
“Maa, kapan yaa Fatimah bisa sembuh?” dengan raut wajah yang sedih. “Tetap Semangat sayang, ini tantangan dari Allah untuk Fatimah” tutur bunda farah menyemangati. 1 tahun sudah Fatimah menderita

Seorang Anak dan Seekor Kucing

Oleh:
Pada suatu hari ada seorang anak kecil yang bernama Sinta. Ia adalah anak yang sangat pandai di kelasnya. Pada suatu hari di jalan saat ia pulang sekolah ia menemukan

Gerbong

Oleh:
Langkahku terburu memasuki stasiun kota Jakarta, stasiun kereta yang di bangun tahun 1870 hasil dari otak seorang arsitek Belanda kelahiran tulungagung bernama Frans Johan Lowrens Gijsels dan kawan-kawannya itu

Besar Pasak Daripada Tiang

Oleh:
Sebenarnya aku malu untuk menceritakan tentang kisahku ini. Tapi setelah ku pikir biarlah ku ceritakan agar menjadi sesuatu dan kenangan yang tak terlupakan dalam sepanjang hidupku. Untuk menjadi bekal

Bangkit Setelah Patah Hati

Oleh:
Di bulan kelahiran kita seharusnya menjadi momen paling membahagiakan, bagaimana tidak? Di bulan kelahiran kita, kita akan mendapatkan banyak ucapan, doa ataupun mendapatkan hadiah, bisa dari orangtua, pacar ataupun

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *