Handphone vs Buku

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Nasihat
Lolos moderasi pada: 8 July 2017

Ada anak bernama alice. Ia adalah anak yang tomboi dan punya banyak teman. Tetapi ia gemar membaca dia juga gak pake kacamata lho walaupun kutubuku. Mirip kayak tokoh hermione ya di film harry potter. Eh tetapi alice selalu ranking pertama terus lho.

Saat itu hari bebas dan semua anak membawa handphone kecuali alice. Sebenarnya sebelum hari bebas itu sudah diadakan UAS dan jadwal bagi rapornya besok. Alice tidak membawa handphone tetapi ia membawa banyak buku pelajaran. Lalu datanglah karin saingan alice. Ia selalu ranking tiga besar lho, karena itulah alice dan karin bersaing.

“Eh, alice emang gak bosen apa baca buku terus? Kalau bagi aku sih baca buku itu bosen” ucap karin dengan logatnya.
“Bagi aku baca buku itu seru bisa nambah ilmu” alice membalas kata kata karin.
“Iya sih tapi kan baca bukunya bisa nanti di rumah, di sekolah kita bisa main handphone kebetulan juga ini kan hari bebas” karin menjawab.
“Terserah aku, ini kan hidup aku, urusin aja hidup kamu” ucap alice judes.
Tanpa menjawab karin pergi dengan perasaan kesal. Habis itu karin sibuk bermain hhandphone dengan teman teman semua.

Esoknya…
Saatnya bagi rapor. Semua murid deg degan saat akan diumumkan siapa yang ranking pertama di kelas 5-a, kelas alice. Saat diumumkan…

“Hari ini yang akan juara kelas adalah… Alice lodyanita dengan nilai 1678. silahkan alice maju ke depan”. Alice pun ke depan dan menerima hadiah (di sekolah alice yang juara kelas akan dapat hadiah). Orangtua alice pun bangga.

Saat pulang…
“Alice maafkan aku ya, ternyata kamu benar bahwa baca buku lebih baik daripada main handphone” ucap karin menyesal, ternyata ia ranking 6.
“Iya, aku bangga kamu sadar” kata alice.

Untuk pengguna cerpenmu dan yang lain jangan main handphone terus ya.. Boleh main handphone tetapi tidak boleh berlebihan yaa..

Cerpen Karangan: Syafaat Dinihari

Cerpen Handphone vs Buku merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Berawal Dari Kesedihan

Oleh:
Namaku rini, aku berumur 14 tahun. Sekarang aku dududk di bangku sekolah menengah pertama (smp), tepatnya kelas 9. Aku adalah anak yang periang, berani, percaya diri, dan aku mempunyai

Neera Adikku

Oleh:
“Kakak, Neera haus. Neera pengin susu kak..” pinta Neera adikku. “Aduh, Neera kan tau kakak lagi sibuk nih. Beli aja sana di warung.. Nih uangnya.” jawabku kesal sambil memberikan

Love is Family

Oleh:
“selamat pagi sayang, ayo bangun!” Kata mama sambil membelai rambutku, aku hanya tersenyum sambil berusaha untuk bangun. Mama mengangkatku dan mendudukanya di kursi roda, memang selama ini aku lumpuh.

The Dina’s Oreo

Oleh:
Matahari perlahan-perlahan turun dari peradabannya, menandakan hari telah senja. Dina pun ikut terbangun dari tidur sore… eh, siangnya. Sembari mengucek-ngucek matanya, Dina melihat kalender yang tergantung di kamarnya. “Mmm…

Gigi Ompong

Oleh:
Seperti biasa, setiap pagi aku harus bersiap-siap ke sekolah. Aku dan temanku Lian namanya. Kami berangkat sekolah dengan berjalan kaki sekitar 10 menit lamanya dengan kecepatan rata-rata. Setiap di

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

2 responses to “Handphone vs Buku”

  1. Fractal-paint says:

    Kalau pake handphone buat nyari ilmu yang tidak ditulis dibuku kepemilikan kita gimana dong?

  2. Muelovers says:

    Kalo, gk pake HP, kita gk bisa tahu tentang pesan ini dong?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *