Jujurlah Pada Dirimu Sendiri

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Nasihat
Lolos moderasi pada: 7 June 2016

Lagi-lagi ku perhatikan dia lagi. Aku merasa curiga. Sepertinya dia wudah mulai beraksi. Huh, dasar bermuka dua.

Oh, ya. Sebelumnya perkenalkan namaku Ariski Amandhita Putri. Panggil saja Dhita. Aku sedang memperhatikan salah seorang temanku, namanya Efan. Sepertinya ia sudah mulai beraksi. Ya, seperti biasa mengganti jawabannya. Sebel juga, sih. Tapi puas. Soalnya biasanya nilai prediksinya bagus-bagus, tapi nilai nyatanya jeblok.

Hari ini ada ujian. Aku sudah mempersiapkan diriku sebaik mungkin. Aku sudah berusaha yang terbaik. Berepa pun nilainya pastiku terima kok.

Saatnya mencocokkan lembar jawaban. Ku bertukaran dengan sebelahku Alma namanya. Aku melihat ada yang janggal dengan si Efan. Tidak biasanya dia mau bertukar jawaban.

Nilai kami semua telah keluar. Ternyata ‘Intung’ (panggilan anak kelas untuk hewan) mendapat nilai tertinggi. Kalau mengganti tidak, karena teman lain yang mencocokkan. Atau jangan-jangan dia buka buku?

Aku membicarakan ini dengan sahabat-sahabatku.
“Eh, kayaknya Efan itu buka buku, deh,” kata Lufi memulai pembicaraan.
“Tapi, gak baik suudzon. Kita harus pastikan,” ujar Nana tegas.
“Tanya aja sama Ivana. Dia duduknya di belakang Efan,” ucapku santai.
“Dhita bener, tuh!” kata Feni semangat
Aku dan sahabat-sahabatku segera mendekati Ivana.
“Ivana, tadi kamu ngeliat Efan buka buku atau nganti atau apalah,” Tanya Lufi mengintrogasi. Ivana mengangguk. Aku dan sahabat-sahabatku saling berpandangan. Jujur itu penting kawan. Jujur dan yakinlah bahwa dengan usaha murni kita bisa!

Cerpen Karangan: Adinda Tyas Lumintang
Facebook: Adinda Tyas Lumintang

Cerpen Jujurlah Pada Dirimu Sendiri merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Tangisan Di Malam Hari

Oleh:
Malam itu Zahrana tidur bersama Neysa, Rosi dan Mutia. Mereka tidur di kamarnya Mutia. Sebelum tidur, mereka bercanda tawa dan berbincang mengenai apa yang akan mereka lakukan besok pagi.

Kepala Dingin

Oleh:
Di sebuah sekolah menengah pertama (SMP) terdapat seorang siswa lelaki, namanya Gilang. Gilang merupakan siswa lelaki yang manja juga pemalas, dia tak mau berpikir untuk mengerjakan tugas. Setiap ada

I Love Nature

Oleh:
“huh, panas banget hari ini” kata santi seraya mengusap keringat yg mengalir di pelipisnya. “iya nih, makin hari makin panas aja” tambah Lilis. “makanya, kita ini harus ngurangin penggunaan

Si Jahil Alya

Oleh:
“Alya!” kata Shinta. Shinta sepertinya marah karena ada tikus buatan di mejanya. Dia yakin itu sebagian dari keusilan Alya. “Iya, sorry deh ya.. Haha” sepertinya, Alya tidak kapok. Hari

Sabar ya Pah

Oleh:
Suatu hari ada anak yang bernama Akira dan Amira. dia kembar lho.. tetapi ada bedanya juga sih… Suatu hari ketika Amira sedang menata meja hias nya yang berantakan. Akira

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *