Kena Batunya

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Nasihat
Lolos moderasi pada: 7 April 2019

Masa sekolah adalah masa yang paling menyenangkan, karena dapat berkumpul bersama teman-teman. Seperti halnya Gilang. Tahun ini ia baru masuk SMP favorit di salah satu kota di Indonesia.
Gilang ingin seperti teman teman yang lainnya, yang bisa mengendarai sepeda motor. Padahal ayah Gilang telah menasihatinya bahwa dibawah umur 17 tahun, belum boleh mengendarai sepeda motor. Namun Gilang tetap bersikeras ingin dibelikan sebuah sepeda motor. Akhirnya permintaan Gilang dituruti oleh ayahnya. Namun dengan satu syarat, apapun kerusakan yang ada pada motor itu, Gilang yang menanggungnya.

Setelah dibelikan sebuah sepeda motor, Gilang menjadi malas belajar. Setiap hari ia hanya balapan bersama teman-temannya.
Suatu hari, Gilang dan kawan-kawan hendak berbalapan lagi. Awalnya balapan tersebut berjalan dengan lancar seperti biasanya. Ketika giliran Gilang yang mengetes kendaraannya, tiba-tiba saja seekor anak kucing melintas tepat di depan motornya. Gilang pun mengerem dengan mendadak. Alhasil ia pun oleng ke kiri jalan dan jatuh terjerembap ke dalam selikan. Teman teman Gilang panik dalam situasi ini. Lagi pula, mereka jauh dari puskesmas, sedangkan Gilang sedang terluka.

“Waduh!bagaimana ini? ayo kita bawa dia pulang saja” ajak Wiranto.
Mereka pun membawa Gilang pulang ke rumahnya. Setelah sampai, Gilang segera diobati dan beristirahat.

Itulah akibat tidak menuruti perkataan orangtua, akhirnya kena batunya

Cerpen Karangan: Viera S
Blog / Facebook: Vira Setyani

Cerpen Kena Batunya merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Antara Ayah, Anak, dan Burung Gagak

Oleh:
Pada suatu petang seorang tua bersama anak mudanya yang baru menamatkan pendidikan tinggi duduk berbincang-bincang di halaman sambil memperhatikan suasana di sekitar mereka. Tiba-tiba seekor burung gagak hinggap di

Why Did You Leave Me?

Oleh:
Hai, namaku Milaya Amalia Zakila. Aku bisa dipanggil oleh keluarga, dan teman-temanku Kila. Aku tinggal di Bogor, Jawa Barat. Aku bersekolah di SD At-Taufiq. Aku punya 4 sahabat. Mereka

Dikejar Anjing

Oleh:
Saat itu, aku sedang menginap di rumah kakek dan nenekku di desa. Oh iya, perkenalkan, namaku Tino Anugrah dan biasa dipanggil Tino. Aku ini anak yang lumayan jahil dan

Misteri Hantu Jendela Kelas

Oleh:
Riska membuka pintu di depannya. Ternyata kelas masih sepi. Belum ada murid lain yang sudah berangkat ke sekolah selain dirinya. Suara jarum jam terdengar keras. Ia menoleh ke belakang.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *