Merubah Sikap Diri, Disiplin

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Dongeng (Cerita Rakyat), Cerpen Nasihat
Lolos moderasi pada: 28 October 2020

Tok… Tok.. Tok… Quelina Queen memukul-mukul terus tongkat sihirnya. Sedang apakah dia? Rupanya, dia sedang berpikir setelah rapat para raja dan ratu.
‘Bawalah kreasi tangan dari negeri sendiri’. Kata-kata itu masih terngiang bahkan terpikir. Sebulan lagi akan ada Pesta Pernikahan Putri Raqueila dengan Pangeran William. Setiap para tamu undangan harus membawa karya.

“Quelina Queen, mengapa anda tak minta tolong saja kepada Timmy dan Ryan? Mereka kan ahli dalam memahat” usul pelayan istana. Quelina Queen pun memerintahkan pengawal untuk memanggil Timmy dan Ryan.

“Aku ingin kalian membuat pagatan dari kristal dariku. Buatlah sebuah istana dan kereta kuda. Yang paling cantik akan kubawa ke pesta negara tetangga dan akan kuberi hadiah. Waktu kalian sampai 3 minggu”.

Setelah diberi kristalnya mereka pulang ke rumah. Ryan membuat sketsanya terlebih dahulu di atas kertas. Ia ingin karyanya menjadi sangat sempurna. 2 hari, 3 hari berlalu. Ryan telah menemukan sketsa yang indah. Ia pun mulai memahat.

Suatu hari, Ryan berkunjung ke rumah Timmy.
“Kamu belum mengerjakan apa-apa?”
“Urusan kayak gini kecil. Dalam sekejap pun aku bisa membuatnya dengan sangat sempurna”
“Tapi, bagaimana dengan waktu? Aku tahu kau sibuk. Tapi, aku juga tahu kau punya waktu luang. Aku bisa menyisakan beberapa waktu untuk membuatnya”. Tapi, nasihat Ryan tidak dilakukan oleh Timmy. Ia malah membentak Ryan.
“Ini urusanku, gak usah ikut campur!!!”.

Dalam waktu 2 minggu, Ryan telah menyelesaikan semuanya. Ia pun hanya tinggal menghaluskannya.
Timmy baru akan membuatnya. Hingga pada akhirnya waktu habis. Pada hari yang telah ditentukan, mereka pergi ke Whitie Castle. Karya mereka akan dinilai oleh Quelina Queen.

“Baiklah. Aku mulai dari Timmy. Hmmm… Ini bagus dan kau juga cukup berbakat. Tapi, lihatlah ini tak rata”
“Aku bisa membuatnya lebih bagus. Tapi, aku kekurangan waktu” bela Timmy.
“Oya? Kalau begitu kita lihat milik temanmu”

“Wah, bagus sekali. Kau sangat berbakat Ryan. Ini rata dan aku rasa dari bentuk dan sketsa yang kau buat kau adalah orang yang memiliki pemikiran dan imajinasi yang bagus. Dan telah kuputuskan yang akan kubawa ke Negeri Cherrey adalah karya Ryan”.

“Ryan, apa yang membuatmu bisa menyelesaikan semuanya dengan bagus dan cepat?”
“Quelina Queen saya hanya menyisakan 3 jam untuk membuat karyaku setiap harinya”. Ryan diberi hadiah oleh Quelina Queen.

“Timmy, aku tahu kau sedih. Setidaknya, saat itu seharusnya kau dengarkan nasihatnya. Maka, aku yakin kau akan melebihi karyaku. Jadi, kau jangan tunda-tunda waktu lagi ya?”
“Mungkin kau benar. Aku belajar dari nasihatmu. Maaf waktu itu aku tak mendengarkan nasihatmu. Aku yakin kau menasihati aku karena kau ingin aku menjadi disiplin. Aku akan merubah diriku”
“Diri atau sikap?”
“Hehehe. Salah ngomong deh saking semangatnya” ucap Timmy dalam hati.
“Merubah sikap maksudku”.

Mulai hari itu Timmy pun mengerti apa arti dan manfaat disiplin. Jadi, teman-temanku ayo kita semua merubah sikap diri dengan DISIPLIN!!

Cerpen Karangan: Dian Kalila Sumbogo

Cerpen Merubah Sikap Diri, Disiplin merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Dibalik Senyuman Desi

Oleh:
Di sebuah Komplek yang dikenal dengan Komplek Permata Jaya, hiduplah seorang anak bernama Hasan. Di sekolahnya, dia terkenal paling nakal karena setiap hari ada saja keluh kesah setiap guru

Gaun Untuk Peri

Oleh:
Pekerjaan sehari harinya hanya menjahit. Walaupun masih kecil, tangannya lincah membenarkan dan membuat pakaian. Ia adalah Vika, anak yatim piatu yang tinggal di pojok desa. Rumahnya terpencil. Sore hari

Nada Dan Biji Buah Semangka

Oleh:
Siang itu terik, panas sekali, Nada yang baru pulang dari sekolah tiba di rumah dan langsung menuju kulkas, mau minum. Waktu dia membuka kulkas, terlihat olehnya semangka yang sudah

Apa Itu Puasa?

Oleh:
Suatu hari Haikal bertanya pada ibunya. “Bu. Apa itu puasa?” Tanya Haikal. Ibu Haikal tersenyum mendengar pertanyaan Haikal. “Puasa itu menahan diri dari perbuatan yang dilarang oleh Allah. Seperti

Cindera Mata Dari Vania

Oleh:
Malam itu Isha sedang melamun karena dia bersedih tentang penyakit kankernya yang semakin menyebar ke seluruh tubuhnya. “Sha… kenapa kamu melamun nak” tanya Mama. “Gak papa kok ma, oh

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *