Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Setetes Harapan Kampung Puse

Pelangi itu sudah tidak seindah dulu, kini ia mulai sering merusak hingga ulu hatiku. Perasaan ini terasa sesak saat aku ingat kembali raut wajah dan tatapaan tajam matanya. Bagai simfoni membisu di suatu keramaian, kini...

Kesombongan Cika

“Anak-anak sebelum pulang ibu guru akan mengumumkan, bahwa seminggu lagi kalian akan menghadapi ulangan kenaikan kelas. Jadi ibu guru harap kalian lebih giat belajar!.” seru ibu guru mengumumkan sebelum kami akan pulang....

Pulau Hamil

“Anginnya sejuk, Yah. Tempat apa ini?” “Ini namanya Pantai, Nak.” “Pantai apa, Yah?” “Namanya Pantai Ujung” “O, ujungnya yang mana, Yah?” ucap Latifah sementara dua jari telunjuk mungilnya yang baru berusia...

Diary Untuk Langit

Disaat melody elegy berputar di kepalaku dan memaksa semua sel otakku untuk mengingat rekaman masa lalu. Mimpi, harapan hingga perasaan yang terlalu abstrak untuk dirasakan. Ini tentang Langit. Ini tentang kita. Dan berjuta-juta...

Kapsul Cita-Cita

Matahari mulai terbit dari ufuk timur dan mulai menyelinap masuk menerobos jendela kamar Nia. Tak lama kemudian terdengar seseorang membuka pintu kamar Nia perlahan dan dengan suara lembutnya membangunkan Nia yang masih tertidur...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply