Penjual Koran Yang Malang

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Nasihat
Lolos moderasi pada: 4 April 2015

Siang itu, pada waktu pulang sekolah, cuaca sangat panas menyengat. Aku melangkah menuju gerbang sekolah. Ku lihat seseorang sedang membawa lembaran-lembaran koran. Sebelah kakinya juga pincang. Bajunya lusuh. Aku merasa iba melihat itu. Tiba-tiba angin datang dengan kencang dan menjatuhkan penjual koran itu. Aku segera menolongnya. Dia memandangku. Sebenarnya, aku ingin memberinya makanan. Tetapi aku tidak punya makanan satu pun. Hampir saja aku menangis karena iba. Kemudian si penjual koran itu berlalu meninggalkanku. Aku segera pulang.

Sesampai di rumah, aku segera melepas sepatu, berganti baju, dan makan siang sambil menceritakan kepada ibu tentang peristiwa yang menyedihkan tadi. Ibu mengangguk-angguk lalu berkata padaku. “Risa, besok jika kamu menemui dia, kamu harus memberinya uang atau makanan. Kasihan dia berjualan dengan cuaca yang sangat panas tanpa membawa makanan.”
“Ya Bu. Risa mengerti.” jawabku.

Keesokannya sepulang sekolah, aku menemui si penjual koran itu. Untunglah, tadi sewaktu istirahat aku membeli nasi bungkus. Aku memberikan nasi bungkus itu kepadanya.
“Pak, ini ada sedikit makanan untuk Bapak. Mohon diterima.” kataku.
“Terima kasih Nak. Semoga kamu menjadi anak yang pintar.” jawabnya
“Iya, Pak. Semoga Bapak diberi kesehatan.” jawabku.
Dia segera memakan makanan itu dengan lahap. Aku tersenyum. Aku puas bisa membahagiakan orang lain.

Di rumah, aku menceritakan semua kejadian itu. Ibu tersenyum.
“Risa, kita ini makhluk sosial. Kita selalu membutuhkan pertolongan orang lain. Contohnya seperti kamu menolong penjual koran itu. Dan kita harus ikhlas menolong orang lain. Kita harus menerapkan tolong menolong dalam kehidupan.” kata ibu.
Aku mengangguk.
“Ya Bu. Risa berjanji akan selalu menolong orang yang kesulitan.” jawabku.
“Oke Nak.” balas ibu.
Aku tidak akan lupa bahwa besok aku harus menemui penjual koran itu.

Cerpen Karangan: Princessica Olivia Kersa Putri
Facebook: princessica putri

Cerpen Penjual Koran Yang Malang merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Hamburger Shop

Oleh:
Sore itu, aku dan Ibu tengah melayani pelanggan terakhir kami sebelum kami menutup toko. Setiap hari, aku dan Ibuku sudah biasa capai karena saking banyaknya pembeli. Tapi kami senang

The Angels in McDonald

Oleh:
Aku bertemu malaikat saat merayakan ulang tahunku bersama-sama temanku di McDonald. Sore itu sebelum bertemu dengan malaikat, tidak ada kejadian yang langka selama kami makan di sana. Kami ketawa

Shilla Jatuh Cinta

Oleh:
Shilla adalah seorang gadis remaja yang sangat tidak suka dengan batik, baginya batik itu jadul, kuno, norak, ketinggalan jaman, dan tidak gaul, bahkan ia lebih pede mengenakan baju yang

Hidup Ku

Oleh:
Masih gelap. Matahari benar-benar baru ingin menggantikan bulan. Angin dingin masih berhembus. Sungguh, ini benar-benar sulit dipercaya. Hari benar-benar masih pagi. Aku terbangun karena mendengar suara teriakan dan benda-benda

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *