Prestasi Utama, Jujur Penting

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Nasihat, Cerpen Penyesalan
Lolos moderasi pada: 4 November 2017

Siapa sih, warga SDN Daun Asri tidak mengenal siswa yang bernama DAVID? David, siswa kelas V-A ini sungguh sangat terkenal di sekolahnya. Bukan karena prestasi, melainkan sifat-sifat negatifnya. Pemalas, nakal, penyontek itulah sifatnya. Banyak murid yang tak ingin berteman dengannya. Ia bersyukur masih ada yang ingin bersahabat dengannya, Gibran dan Billy. Gibran adalah sang bintang kelas. Langganan juara 1. Ia berprestasi dibidang Akademik maupun Non Akademik. Ia jago menggambar, pramuka, catur, dan marathon. Billy adalah anak yang cerdas. Cita-citanya adalah ilmuwan. Ia jago banget di bidang Mipa. Jago bulutangkis, tennis meja, menyanyi dan melukis. Ia selalu juara 2.

Ini hari minggu, pagi. Matahari agak mulai meninggi. Besok adalah hari senin, lebih tepatnya hari pertama ujian semester gasal. Billy dan Gibran belajar bersama di teras rumah Gibran yang saangaat luuaass.

“Bran, Bill!” panggil David. Ia langsung nyelonong masuk pekarangan rumah Gibran, tanpa salam dan izin, kebetulan pagar rumahnya tidak dikunci. Sungguh tidak sopan! “Hm?” tanya Gibran dengan kata seadanya. Ia sibuk membaca bersama Billy. “Maen bola, yuk! bosen nih, yang lain nggak mau main,” pinta David. Gibran dan Billy menoleh ke David dan tetap memegang buku. Di tangannya David terdapat bola sepak. “Makasih ya, Vid. Maaf, nggak bisa,” ucap Billy. “Napa?” tanya David acuh tak acuh. “Kami lagi belajar, untuk ujian besok, kam…,” omongan Gibran terputus saat David langsung keluar tanpa salam. Mereka hanya bingung dan melanjutkan belajar.

Hari ini senin, semua murid sebelum masuk, mengulang lagi pelajaran. David, hmm… David asyik jajan atau main.

Ding… Ding… Ding…!!!
Bunyi bell masuk. Seluruh murid masuk kekelas masing-masing. “Hei, Vid!! apaan itu?” tanya Gibran seraya menunjuk buku kecil tergeletak di meja David. “Catatan ujian,” jawabnya dengan sangaat tenang tanpa ada beban secuil pun! “Maksud kamu, contekan?” timpal Billy membenahi kata David. “Bisa jadi,” ucapnya. “Hei, Vid! ingat apa pak Badru bilang saat amanat upacara? Prestasi Penting, Jujur utama. Guru pasti bangga akan nilai 2 namun tidak menyontek, daripada nilai 10 namun menyontek,” nasihat Gibran berusaha menahan amarah. “Hoaammhhh!!” uap David. “Denger ceramahmu aku mengantuk, udah jangan sok bijak, sok nasihati. Hidup hidupku, jangan ikut campur,” ketus angkuh David seraya duduk di bangkunya. Untung Billy di situ, bisa aja Gibran melampiaskan amarahnya. Wuh, kalau marah si Gibran, gualak buanget. Tak lama, pengawas dating. Ups, datang maksudnya. Ia membagikan soal ujian pada murid. Rencana David sesuai rencana.

Namun hari ketiga…
“David!! itu apaan??” tanya Pengawas melihat buku kecil David, terletak di laci meja David. “Nganu bu…,” ucap David gugup. “Contekan, bu!!” seru salah satu murid menyambung omongan David.

David dibawa ke ruang kepala sekolah. “Saya akan menskors kamu selama seminggu, mulai dari senin depan. Dan, ujian kamu akan di kantor sisa ujian ini,” jelas kepala sekolah. “Ingat apa yang bapak bilang saat amanat upacara kemarin? Prestasi penting, jujur utama,” nasihat kepala sekolah lembut seraya mengelus kepala David. Ia hanya menganggukkan kepala dengan kaku. Ia ujian di kantor sampai hari ujian habis.

Hari ini hari Sabtu, penerimaan rapor. Alhasil, Gibran juara 1 dan Billy juara 2. Saat membuka rapor, terkejutnya David. Ia peringkat terakhir dari 20 murid!

“Bran, Bill?” panggil David. “Aku minta maaf, karena aku membangkang dan nakal. Aku janji bisa merubah sikapku,” ucap David. “Beneran?” tanya Gibran dan Billy kompak. David menganggukkan kepala dengan semangat.

Sejak saat itu, David merubah sikapnya yang negatif. Ia selalu juara 3 sekarang. Dan David disegani banyak orang, dan banyak murid yang ingin berteman dengannya. Ingatlah! Prestasi Penting, Jujur Utama. SEMANGAT INDONESIA!!!!

Cerpen Karangan: Alyaniza Nur Adelawina
Facebook: Alya Aniza
Maaf kalo jelek. Prestasi Penting, Jujur Utama adalah slogan sekolahku, tujuan madrasahku.

Cerpen Prestasi Utama, Jujur Penting merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Kotak Kacamata

Oleh:
Namanya Putri Salsabila atau sering dipanggil ALSA. Siswi kelas 5 MI Muhammadiyah ini akan menceritakan kisahnya sewaktu TK. Sebelum masuk kelas, Alsa dan sahabatnya, Nety dan Farel, bermain di

Abdoellah

Oleh:
Namaku Abdoellah, pemuda yatim dari Mengkasar yang nekat merantau ke negeri orang dan meninggalkan amakya di kampung sendirian. Gejolak jiwa mudaku yang ingin merantau terus meronta yang akhirnya membuat

Pelangi untuk Mia

Oleh:
Hari ini Mia sangat bersemangat. Dia telah menyelesaikan tugas melukis yang diberikan minggu lalu. Mia juga tidak sabar melihat hasil karya Anna. Anna adalah teman dekat dan juga saingan

Liker

Oleh:
Jari-jari Petra berhenti menari di atas keyboard laptopnya, merangkai essay tentang hukum pidana sebanyak 2000 kata. Masih ada kurang lebih 500 kata lagi yang harus dia hasilkan agar tugasnya

Salah Diagnosa

Oleh:
Pada suatu hari, sepasang suami istri sedang berobat ke dokter karena sang istri merasa badannya ada yang tidak beres, pinggang sang istri sering terasa panas. Setelah diperiksa dokter mengatakan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *