Say No To Drugs

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Nasihat
Lolos moderasi pada: 17 January 2014

Di tahun 2013 ini, ternyata masih ada saja, pengedar nark*ba, pecandu nark*ba, dan sebagainya. Sebenarnya apa sih yang dipikirkan oleh pelaku tersebut, apa mereka tidak takut dosa? bahkan apa mereka tidak takut TUHAN? waduh, gawat nih bila mereka tidak takut TUHAN, itu namanya tidak menghargai TUHAN. itulah yang dilakukan oleh fahrel syahputra, sampai akhirnya dia masuk jeruji besi alias penjara, dan di situlah fahrel syahputra tobat.

Sebenarnya sih asal muasal fahrel menjadi pecandu, akibat kelalaian orangtua dan kurang mendapat perhatian dari orangtua. Orangtua fahrel sangat sibuk dengan masalah bisnisnya masing-masing, akibatnya, ya begitulah fahrel kesal dengan orangtuanya dan akhirnya dia memutuskan untuk memakai obat-obatan alias nark*ba. Awalnya sih fahrel dan teman-temannya hanya coba-coba saja, setelah beberapa kali memakai nark*ba, akhirnya mereka bergantung pada barang haram tersebut.

Mau tau kelanjutan ceritanya, yuk.. disimak…

“fahrel… fahrel…” panggil mama dari luar rumah.
“iya.. ma” sahut farel menuju luar rumah dengan malas
“mama sama papa pergi dulu ke munchen, jerman ya, fahrel mau oleh-oleh apa?” Tanya mama.
“GAK ADA!!!” bentak fahrel
“fahrel maunya mama di rumah saja” pinta fahrel dengan nada marah
“jangan gitu dong sayang, mama dengan papa kan kerja untuk masa depan fahrel juga” bujuk mama
“ya, gak perlu juga kan mama kerja, bila papa aja yang kerja, kan rezeki kita sudah lebih dari cukup ma” ucap fahrel, sambil ngelirik papa yang dari tadi hanya nginyem.
“ya udah lah, kapan-kapan saja kita lanjutin omongan ini, mama sama papa udah telat nih” ujar mama. Segera mama dan papa langsung masuk mobil avanza berwarna hitam metalik milik keluarga fahrel, tidak lama kemudian, avanza itu pun langsung meninggalkan rumah fahrel dan meluncur ke bandara HANG NADIM – BATAM.

“sebenernya aku males banget nih punya orangtua gini, gak ngerti sama anak, mereka pikir dengan mereka kasih aku uang lebih dari cukup, tanggung jawab mereka udah selesai gitu, aku coba make put*uw ah… siapa tau itu bikin aku tenang” ujar fahrel di kos-kosan teman-nya.
“ya udah mari kita memakai put*uw” sahut salah satu teman fahrel.
“tapi, aku gak ado pitty lah” sahut teman fahrel yang satu
“tenang aja, aku ada uang kok.” ucap farel

Akhirnya Fahrel dan teman-teman nya pun menjadi pecandu put*uw. semenjak fahrel memakai barang haram tersebut, dia mulai berhalusinasi memiliki istana yang megah, dan mempunyai banyak prajurit yang gagah perkasa, serta memiliki permaisuri yang sangat cantik jelita. dan pada suatu hari, di kos-kosan teman fahrel, terjadilah penggerebekan di tempat kejadian, dan sangat pas sekali saat itu fahrel beserta teman-temannya sedang melakukan pesta nark*ba dan minuman keras. Polisi mendapat informasi kasus fahrel, dari tetangga sekitar kos-kosan.

Setelah mempunyai bukti-bukti yang kuat, akhirnya fahrel dan teman-teman nya pun mendapat hukuman 7 tahun penjara, sebelum mereka di penjara, mereka di tempatkan di RSKO. Setelah keluar penjara, dan menhirup udara luar penjara, akhirnya fahrel pun menyadari akan kesalahannya selama ini alias tobat.

Nasihat: berdasarkan cerita di atas, kita bisa menyadari bagaimana bahaya nya nark*ba itu. dan bila di pikirkan, apa sih untungnya menggunakan barang nark*ba tersebut. dan bagi orangtua pun juga bisa menyadari jangan sampai anak kita kurang mendapat perhatian dan kasih sayang dari kita.
Di ingat ya!

Cerpen Karangan: Cindy Amanda N
nama saya cindy amanda N. Saya berasal dari kota batam. saya sekarang duduk di kelas 8 smp negri 25 batam.

Cerpen Say No To Drugs merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Gara Gara Permen

Oleh:
Hobinya makan permen. Pantas giginya ompong. Ya, dia adalah Stella. Anak perempuan yang masih berumur 6 tahun. “Stella, ini kakak kasih permen!” Sherly mengulurkan sebuah permen karet kesukaan Stella.

Why Do We Break Up?

Oleh:
Hari begitu gelap. Sang surya telah kembali ke peraduannya. Tak ada satu pun sinar bintang terpancar dari langit malam. Hanya terdengar suara petir yang menyambar, disusul suara guntur yang

Tekun Awal Yang Sukses

Oleh:
Burung berkicauan, di antara hempasan gelombang yang tinggi menerpa pantai. Nama ku fachri aku hanyalah anak seorang nelayan, penghasilan ayahku tidak terlalu tinggi, tapi kedua orangtua ku tetap berusaha

Kakakku Tersayang

Oleh:
Pada suatu hari, aku melamun saja di sekolah. Aku ditanya oleh Shasa. “Hey, kok melamun aja sih ada apa? Ayo main!” kata Shasa. “Gak ah aku lagi gak mau

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *