Aku Rindu

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Dalam Hati (Terpendam), Cerpen Patah Hati
Lolos moderasi pada: 10 November 2017

Aku berangkat menuju sekolah dengan langkah yang santai, suasana yang masih sepi, damai dan tenteram. Kurasakan angin yang bertiup di pagi hari, terasa sejuk. Tak lama kemudian, matahari mulai terlihat terang. Panas sinar matahari sudah terasa. Dan saat itu pula, aku telah sampai di sekolah.

Aku berjalan menuju kelasku, sambil membuka ponselku. Saat akau asyik dengan ponselku, tiba-tiba tak sengaja aku menabrak seorang lelaki seangkatanku. Aku kaget dan sempat terdiam sejenak. Lalu, aku langsung meminta maaf padanya. Dia menatap mataku. Aku bingung kenapa dia menatapku seperti ini. Saat itu, ia langsung menjulurkan tangannya untuk berkenalan denganku. Sontak, aku langsung menyebutkan namaku.

“Aku Ivan, nama kamu siapa?” Katanya padaku.
“Aku Revanda” Jawabku
“Aku gak pernah lihat kamu sebelumnya, kamu anak baru di sekolah ini ya?” Tanyaku pada Ivan.
“Iya, aku anak baru. Aku lagi nyari kelas aku, aku dapet kelas di 10 Ipa 3, kamu bisa anter aku ke kelas gak?” Tanya Ivan.
“Oh, iya aku bisa kok, lagian kelas kita sebelahan. Aku anak kelas 10 Ipa 2” Jelasku.

Aku mengantarnya ke kelas sambil bercakap-cakap padanya. Dia murid pindahan dari Jakarta, dia pindah ke Bekasi karena orangtuanya punya sebuah usaha di daerah Bekasi, alhasil dia pun bersekolah di Bekasi, satu sekolah denganku. Dia menanyakan banyak hal padaku, mulai dari pelajaran, hobby, eskul dan lain-lain. sejak hari itu, kami jadi sering akrab. Aku begitu dekat dengannya, sampai akhirnya kami saling jatuh cinta. Namun, dia tak pernah menyatakannya padaku. Berulang kali telah kuberi dia perhatian lebih, tapi dia tak juga menyampaikan perasaannya kepadaku. Entah aku yang terlalu berharap atau dia yang memberi harapan palsu.

Suatu ketika, saat aku pergi ke sebuah taman, di mana aku dan Ivan sering ke taman itu. Dia tiba-tiba datang dan membawakanku sebuah boneka doraemon. Ya, aku memang suka dengan doraemon, dan dia memberikan itu. Sungguh, hatiku sangat senang, karena aku mendapatkan sesuatu yang berharga darinya. Tapi, semenjak dia memberiku sebuah boneka, dia pergi menghilang. Dia tak pernah menyapaku, bahkan saat aku tersenyum padanya. Entah, apa yang terjadi, sehingga sikapnya berubah padaku.

Aku memberanikan diri untuk bertanya padanya.
“Van, kok aku perhatiin sikap kamu berubah ke aku, kamu lagi ada masalah?” Tanyaku.
“Enggak kok, aku gak papa” Jawabnya ketus
“Kalo gak papa, terus kenapa sikap kamu aneh ke aku, sebenernya aku punya salah gak sih ke kamu?” Tanyaku penasaran.
“Kamu gak punya salah apa-apa, aku cuma pengen fokus belajar aja kok” Jawab Ivan.
“Oh, ya udah kalo gitu aku minta maaf kalo udah ganggu” Jelasku.

Sungguh, aku tak menyangka kalau akhirnya kita bisa saling berjauhan seperti ini, padahal kita dulu deket banget. Aku masih ingat saat pertama kali kita bertemu, dan tatapan matamu padaku. Jujur, aku kangen banget sama semua itu, aku pengen kita kayak dulu lagi. Kita musuhan tanpa sebab yang jelas.

Cerpen Karangan: Renny Anssa Oktaviani
Facebook: Renny Anissa Oktaviani
Nama: Renny Anissa Oktaviani
TTL: Bekasi, 18 Oktober 2001
Sekolah: SMAN 1 Cikarang Timur
Jurusan: Ipa
Hobby: Menulis, baca novel, nonton film
Organisasi: OSIS, sebagai seksi bidang kepemimpinan dan keorganisasian
Ekstrakulikuler: karate

Cerpen Aku Rindu merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Apa Itu Cinta?

Oleh:
“Cinta bukan tentang apa yang ada pada diri seseorang, tapi cinta tentang apa yang tumbuh dengan sendiri tanpa tau apa sebabnya. Cinta hadir dengan sendiri membawa rasa yang kadang…”

Ukiran Mimpi Dalam Takdirku

Oleh:
Malam semakin larut suara jangkrik di halaman terdengar begitu mengalun-alun seolah mereka sedang menyanyikan sebuah tembang yang mampu menyihir orang-orang yang mendengarnya sehingga mereka tertidur dengan pulasnya dan hidup

Smile

Oleh:
Tersenyum adalah cara termudah untuk bahagia. Aku mengerti konsep itu. Hanya butuh sedikit tarikan simpul manis dari sudut bibirmu dan dunia akan menjadi sedikit lebih indah. Yang tak ku

Sakit

Oleh:
Andi prayoga brahmantara, itu lah Namaku. Singkat saja dengan andi, karena aku tidak ingin membuat pusing orang yang akan memanggilku. Ya benar, aku adalah seorang anak laki-laki yang berdarah

You’ll Never Know

Oleh:
Matahari mulai memunculkan sinarnya di ufuk timur bumi, tanda hari kini sudah pagi. Ayam-ayam berkokok serentak membangunkan orang orang yang masih terlelap dalam tidur mereka. Carla terbangun dari tidur

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *