Apakah ini Cinta Yang Sebenarnya?

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Dalam Hati (Terpendam), Cerpen Patah Hati, Cerpen Perpisahan
Lolos moderasi pada: 24 March 2017

Angga dan Bella adalah sahabat karib, dimana ada Bella pasti ada Angga begitu sebaliknya. Angga dan Bella bagai bulan dan matahari, bukan hanya postur tubuh tetapi, juga kepribadian perbedaan mereka. Angga adalah pemuda pemilik tubuh tinggi besar, memiliki surai dan mata berwarna arang. Ia adalah kapten basket SMA Trisula, ramah dan murah senyum membuatnya menjadi idola di kalangan gadis di sana. Sedangkan Bella adalah gadis pemilik tubuh putih mungil, memiliki surai dan mata berwarna kayu muda. Ia adalah wakil ketua OSIS SMA Trisula, dibalik layar merupakan kesukaannya meskipun begitu ia murah senyum dan perhatian.

Angga dan Bella juga dari kecil selalu bersama karena orangtua mereka juga bersahabat. Rumah yang bersebelahan juga membuat mereka sangat dekat, mereka mengetahui rahasia satu sama lain. Tetapi hanya 1 rahasia yang tersimpan, ada yang memiliki rasa terhadap yang lain.

Di sudut perpustakaan tepat di jendela yang menghadap tempat basket SMA Trisula. Bella duduk termenung, ia sebenarnya memiliki rasa untuk Angga tetapi ia takut kalau mengunggkapkannya dan bertepuk sebelah tangan Angga akan menjauhinya karena hanya ingin menggangapnya sahabat. Sama saja ia menghancurkan persahabatan mereka sejak kecil, dan itu adalah mimpi buruk terbesarnya. Bella berjanji kepada dirinya sendiri bahwa ia akan menjaga persahabatan ini meski harus mengubur rasa ini dalam-dalam.

Seiring berjalannya waktu, Bella tak bisa menahan rasanya lagi. Angga sebagai kapten basket membuat begitu banyak gadis yang mendekatinya. Hingga puncaknya Yuki menjadi pacar Angga, Yuki adalah primadorna di angkatan adik kelasnya. Penampilan bak model dan latar belakang keluarga kaya menjadi nilai tambahnya. Setelah berpacaran Angga jarang bermain dengannya, mengacuhkan dan sering mengingkari janjinya.

Baru saja Angga bilang dirinya sakit dan tidak bisa pergi menemani Bella jalan-jalan. Sebenarnya hari ini adalah hari ulang tahun Bella ke tujuh belas, ia sangat ingin pergi dengan Angga dan melupakan sejenak beban di pikirannya. Dengan gontai Bella berjalan di sekitar taman yang sering ia dan Angga kunjungi saat kecil, tetapi tiba-tiba dirinya menangkap sesosok pemuda yang sangat ia kenal. ‘Itu Angga’ batinnya berkata, ia melihat Angga dan Yuki sedang bercanda dan makan es krim. Ya, es krim kesukaannya yang biasanya Angga belikan saat ia berulang tahun dan sedih. Oh sungguh hati Bella begitu hancur saat ini, apakah ini rasa dicampakan?. Sepertinya Angga begitu senang bersama Yuki hingga mengingkari janjinya bersama Bella. Apakah aku harus pergi mengambil beasiswa kuliah ke Inggris? Apakah aku harus pergi meninggalkan Angga? Tapi ini begitu sakit? Batin Bella berkecamuk.

Setelah memantapkan hatinya, Bella mengambil beasiswanya ke Inggris. Hanya tinggal satu bulan menunggu upacara kelulusannya. Bella sadar tak ada yang harus disalahkan, bukan Angga karena tidak mengetahui perasaanya kepadanya, bukan Yuki karna merenggut Angga dari sisinya, tetapi hanya dirinyalah yang Bella salahkan. Karna begitu lemah tak bisa menahan Angga di sisinya, dan karena begitu bodoh mencintai seseorang yang bahkan telah pergi dari sisinya. Satu bulan ini akan Bella gunakan sebaik-baiknya bersama Angga dan kemudian ia akan pergi dari sisi Angga tanpa jejak seperti angin.

Bella memanfaatkan satu bulan itu dengan sangat baik, diisi dengan canda tawa di setiap saatnya, tapi hati Bella mengungkapkan rasa miris dan sakit di setiap saat yang sama. Seperti janjinya satu bulan telah terlewati, dan Bella akan pergi dari sisi Angga. Saat ini Bella berada di Bandara menunggu keberangkatannya, saat itu juga tepat Angga sedang bertanding basket tingkat profesional. Saat keberangkatannya Bella mengirim pesan kepada Angga, ‘Maaf, Terima kasih, dan Selamat tinggal’. Setelah mengirim pesan itu, air mata Bella mulai berjatuhan.

“Maaf telah membohongimu”
“Terima kasih telah memperbolehkan mencintaimu”
“Selamat tinggal aku akan pergi dari sisimu”

Deg deg.. deg deg.. deg deg

‘Kenapa perasaanku tidak enak? kemana kamu sekarang?’

Cerpen Karangan: Louise Devita Pannavaro
Facebook: Louise Devita Pannavaro

Cerpen Apakah ini Cinta Yang Sebenarnya? merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Mencintainya Dalam Hati

Oleh:
Aku Dian, Aku merasakannya, seketika dan selalu kurasakan tanpa ingin hilang. Dia, Dion tetangga sebelahku selalu membuatku tahu diri dan aku mencintainya hanya dalam hatiku tanpa ada yang tahu.

Aku Menyesal, Maaf

Oleh:
Matahari mulai menampakkan diri pagi ini. Suara dentingan jam menyertai perjalananku. Beberapa detik lagi aku akan bertemu dengannya, pria pujaanku sejak beberapa bulan lalu. Dia yang menjadi penyemangatku, dia

Mantanku Tercinta

Oleh:
Namaku Nadia aku duduk di bangku SMP, yah kebetulan kelas 9. Aku punya sahabat namanya Dewi, dan Anisa. Awalnya aku polos gak tau apa apa, bahkan yang namanya cowok

Belum Berani

Oleh:
Aku masih ingat betul ketika ia menyapaku dari balik kaca jendela kelasnya. Meski itu hanya sekedar lambaian tangan dan senyuman dari bibir mungilnya saja. Tapi sesederhana itu perasaan yang

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *