Bekas Luka Cinta Pertama

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Pertama, Cerpen Patah Hati
Lolos moderasi pada: 5 May 2017

Cinta pertama, ya. Itu adalah dua kata beribu kisah. Tak cukup satu buku untuk menuagkannya. Cinta pertamaku, dialah pembunuh perasaanku. Kini sangat sulit bagiku untuk mencintai. Hatiku bagai mati rasa akan cinta. Cinta pertama, ya.. itu sebutannya. Banyak orang yang menceritakan bahagianya cinta pertama. Tapi aku? Cinta pertamaku justru menyiksa batinku. Aku mencintainya, karena cinta pertama itulah yang membuatku dewasa. Namun aku juga bwnci cinta pertama!! Karena dia telah menggoreska sebuah luka. Luka yang sangat dalam. Yang kini membekas dan selalu terbayang dalam hidupku.

Kisah ini berawal saat aku jatuh cinta pada kakak kelasku. Bukan tapa alasan. Aku mencintainya karena tatapan dan senyum manisya. Saat itu hanya dia yang ada dalam fikiran. Setiap saat ingin menatapnya, ingin terus menatap mata indah dan senyum manisnya. Setahun setengah, kujalani perasaan ini dengan hanya menatapnya dari seberang lapangan. Namun begitu aku tetap bahagia, entah mengapa.

Semua orang pasti tak tahan jika harus jatuh cinta tanpa bicara atau berkomunikasi. Perasaan itu pun mulai muncul di dalam benakku. Akhirnya aku pun memberanikan diri untuk mengawali percakapan di facebook.
“Hai kak ramadhan…”
“Iya.. kamu annisa ramadhani ya?”
“Iya, kok tau kak?”
“Ya elah… satu sekolah pasti tau sapa itu annisa ramadhani.. si solo song putri yang lolos sampai provinsi.. hehe”
“Hehe bisa aja kak..”

Setelah itu, kami jadi semakin dekat. Kami sering bertukar saran dan saling curhat tetang orang yang kami sukai tanpa menyebutkan namanya. Jujur, aku merasa GR saat kak ramadhan mengeluarkan semua unek uneknya. Namun, rasa ragu dan sebuah pertanyaan pun muncul. Apakah aku orangnya?

Sebulan kemudian, kami mulai mengobrol di BBM. Yah, suasana semakin asyik karena kami saling bertukar catatan suara. Semakin lama, aku semakin nyaman dengan kak ramadhan. Rasanya tiada hari tanpa mengobrol dengannya. Hingga suatu hari..

“Sa, ada pin shada??”
“Ada, emang ngapa kak?”
“Minta dong,”
“Buat apa?”
“Jujur ya sa, selama ini aku curhat ke kamu itu.. itu shada sa..”
“Ooh.. shada ya.. ciie.. nih pin nya.. 583D5E8A”

Hati bagai tersayat, jiwa bagai ter remas!! Sakit.. sangat sakit. Cemburu. Itu yang aku rasakan sekarang. Tapi aku bisa apa? Aku siapa? Aku sadar akan hal itu. Aku hanya pengagumnya yang terlalu berharap akan cintanya. Menangis, kukeluarkan semuanya. Ternyata orang itu adalah shada. Teman sebangku dan sahabatku sendiri. Setahun setengah yang sia sia. Penantian yang benar benar sia sia. Aku tersakiti pada cintaku yang pertama.

Setelah itu aku off bbm, bahkan aku tak menyentuh HP karena kegalauanku. Seminggu berlalu, hati ini merasa bosan. Aku kembali membuka BBM, bukannya kesenangan, aku justru melihat status kak ramadhan yang semula “ada” kini berubah menjadi “shada aulia” dan foto dp nya pun berubah menjadi foto shada. Aku kembali ter isak. Air mata membanjiri pipi tembamku yang memerah karena segala tekanan.

Kemudian aku kembali mengawali chat dengan kak ramadhan. Dengan harapan aku dapat terhibur dengan senda guraunya. Tapi apa? Dia malah mengatakan kalau dia tak mau lagi chat denganku karena takut shada cemburu. Dan bahkan ia mengatakan kalau ia mendekatiku karena dia ingin mendapatkan shada. Ini benar benar menyakitkan.

Karena semua ini, aku memutuskan untuk men delcon kak ramadhan. Bahkan aku telah mendelete kata cinta dalam kamus kehidupanku. Aku takut kembali sakit karena cinta.

Hari berganti minggu, minggu berganti bulan. Kini, kak ramadhan telah lulus. Dan aku telah naik ke kelas 9. TApi entah mengapa sulit sekali mwnghilangkan bekas luka ini. Banyak lelaki datang dengan cinta. Namun semua itu tak membuatku tealihkan.

Jatuh cinta? Pada siapa? Siapa kini? Ah, sepertinya tidak lagi. Aku takut hati ini terluka lagi. Selentara bekas luka yang dulu belum juga hilang. Cinta, apa itu? Aku tak mengerti apa itu cinta. Cinta, semua perasaan itu telah kuberikan padanya. Cinta pertamaku. Oh tuhan, jika seandainya aku tak dapat memilikinya. Setidaknya kembalikanlah cintaku. Aku ingin melanjutkan hidupku. Dan melanjutkan pencarian cinta sejatiku. Aku akan terus berusaha mencari cintaku. Entah itu siapa. Aku akan mencintai kembali.

Cerpen Karangan: Khoirunnisa Aulia
Facebook: Khoirunisa Aulia

Cerpen Bekas Luka Cinta Pertama merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Kisah Kita

Oleh:
“Sejak pertemuan itu ada sesuatu yang berbeda dalam hati ini, tak tau apa yang sedang membuat hati ini beda, apakah aku suka dia? tapi itu tak akan mungkin!” Reno

Menanti Cinta Hingga Senja

Oleh:
Elsa. Itulah nama seorang gadis yang penuh dengan pengharapan. Hampir setiap malam sebatang pena biru berdansa di atas kertas. Ratusan halaman diary sudah tertulis. Lembaran demi lembaran mengisahkan cinta

Retakan Di Dalam Dada

Oleh:
Di dunia ini, semuanya terdiri dari 2 hal yang bertolak belakang. Ada panjang dan pendek, ada baik dan buruk, ada gemuk dan kurus, serta ada laki-laki dan perempuan. 2

Love the Hand Clapping

Oleh:
Tayangan di sebuah stasiun televisi membuat seorang gadis kecil yang imut itu terkagum-kagum hingga es krim yang digenggamnya meleleh menetesi karpet merah maroon yang tengah didudukinya. “Qaaley! Es krimmu

Rejection

Oleh:
Hai! Namaku Dika. Umur 17 tahun, dan bersekolah di SMA Wowow dekat rumah. Saat ini di sekolah, aku menjalani kegiatan tahunan yang selalu membuat hati deg-degan. Bila berjalan lancar,

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *