Desiran Hati

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Patah Hati
Lolos moderasi pada: 3 June 2016

Tangan ini bergerak mencari novel yang sedang ku cari di sebuah rak besar perpustakaan daerah ini. Hingga akhirnya ku lihat Novel karya penulis yang ku cari. Segera ku raih. Tapi tangan ini beradu dengan tangan putih nan lembut. Lalu ku lihat pemilik tangan lembut itu. Wajah yang putih bersih nan tampan. Tiba-tiba jantungku berdetak tak semestinya.

“Mbak.. hai..” ucap pria itu menyadarkanku.
“Mmm.. e.. Iya-iya mas. Ada apa?” ucapku asal.
“Bukunya saya yang pinjam ya mbak?”
“Eh.. tidak bisa. Aku dulu yang nemuin.”

Kami pun saling tarik menarik buku itu. Ia tak mau mengalah, begitu pula aku yang tak rela jika buku itu dipinjam pria itu duluan. “Mbak dan mas.. buku itu ada tiga. Yang dua ada di rak sebelah.” Ucap seorang pegawai perpustakaan yang melerai kami. Aku pun mengalah, yang aku pinjam buku yang sama di rak yang berbeda. Bertengkar dengannya lumayan membuat hatiku berdetak tak menentu. Wajah tampannya mempesona tapi menyebalkan.

Di sekolah aku menceritakan kepada sahabatku tentang laki-laki yang ku temui di perpustakaan. Sahabatku menanggapi dengan antusias. Dan mengatakan mungkin aku berjodoh dengan pria itu. Tapi aku mengelaknya. Satu minggu kemudian aku kembali ke perpustakaan daerah untuk mengembalikkan buku dan meminjam lagi novel yang berbeda. Sesampainya aku di rak novel, aku melihat dia, orang yang satu minggu lalu bertengkar denganku. Tak peduli dengan apa pun. Aku melangkah mendekatinya dan mengambil sebuah buku karya Oki Setiana Dewi.

Sekilas ku rasakan dia melihatku. Dan aku pun pergi menuju bangku yang tak jauh dari rak novel itu. Minggu-minggu berlalu, dan setiap satu minggu sekali aku selalu melihatnya di perpustakaan ini. Desiran hati selalu muncul ketika melihatnya. Tak terasa 3 bulan sudah aku melihatnya di perpustakaan ini. Di bulan yang ketiga ini pula aku tak melihatnya di perpustakaan. Pada minggu-minggu yang selanjutnya aku tak pernah melihatnya lagi.

Satu bulan kemudian. Aku berkunjung lagi di perpustakaan, tapi kali ini bersama sahabatku. Sahabatku ingin memperkenalkan pacar barunya. Kami pun duduk di bangku paling pojok di ruang tempat duduk. 10 menit kami menunggu, dan tiba-tiba ku lihat seorang yang telah lama tak ku lihat mendekati kami. Jantung ini terus berdetak. Ada gemuruh bahagia di hati ini ketika ku tahu dia ada di sini. Pria itu ternyata pacar sahabatku. Rasanya sedih. Tapi aku harus merelakannya demi sahabatku. Walaupun sakit ketika harus memaksakan diri merelakannya.

Cerpen Karangan: Nur Hanifah
Facebook: Nur Hanifah

Cerpen Desiran Hati merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Cinta Setengah Hati

Oleh:
“Aku bahagia. Karena Tuhan tak membiarkanku larut dalam kesedihan karena kepergianmu,” seruku kepada Dimas. Dimas. Dia pria yang aku sayang. Pria yang baik hati dan penuh pengertian. Kita pernah

Cinta Sebatas Sahabat

Oleh:
Hari baru dan awal baru untukku karena sekarang aku naik ke kelas 9. Begitu pula dengan sahabatku. Sekarang aku mempunyai 8 orang sahabat yang sangat pengertian dan menyayangiku apa

Resah Rasa

Oleh:
Semua berkumpul jadi satu ketika keegoisan, amarah, kesal dan rasa suka menerpa tak ada yang bisa mengerti kala itu. Mungkin hanya diriku yang dapat mengerti, memang banyak para sahabat

Memutar Roulette

Oleh:
Aku tahu, kau sudah menceritakan kisahmu sendiri dalam satu surel-mu yang kau kirim di hari minggu setahun yang lalu, dan aku sibuk menantikan kedatangannya di mata jendela dan teras

Pemberian Harapan Palsu

Oleh:
Sangat menyakitkan saat berada di posisi seperti ini dimana ketika kita telah diberikan harapan oleh seseorang hingga kita yakin dengan harapan itu, tetapi kemudian orang itu menghilang dengan tiba

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *