Karma Berlaku

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Patah Hati
Lolos moderasi pada: 18 December 2016

Sebercanda itukah karma menghakimiku?.

Berawal dari masa yang menurut orang banyak hal-hal indah yang takkan kita lupa sampai tua nanti, yaa.. Masa itu adalah masa-masa sma, saat itu aku berumur 16 tahun tepatnya aku duduk di kelas 2 sma. Hingga akhirnya aku bertemu dengan seorang wanita yang ternyata aku jatuh cinta padanya, dari pandangan pertama.

Selang waktu berjalan banyak sekali warna yang kita lukiskan di kehidupan kita. “Tak apa hitam asal jangan abu. Abu itu gak jelas” Ujar gombalanku kepadanya

Aku adalah lelaki yang tak pernah luput dari goda.
5 tahun lamanya hubunganku bersama dia berlangsung. Banyak sekali wanita yang masuk ke kehidupanku, dan aku terima mereka, tetapi selalu dan selalu hasil akhir yang aku beri untuk mereka adalah rasa kecewa, karena satu alasan hanya untuk memenangkan satu hati yang aku sayangi secara tulus yaitu dia dan hal ini tidak pernah dia tau sampai sekarang.

Sampai akhirnya aku berkomitmen untuk tidak bermain-main dengan wanita lain di belakang dia.

Waktu berlalu ada sesuatu hal yang beda dari dirinyaaa..
Aaaaaaa… Itu membuatku gusar…
Dan ternyata dia kepergok chat dengan orang yang dia suka di kampus.
Dan dia memilih lelaki itu.

Thanks god, this is karma. Tapi kenapa aku dilihatkan ini semua. Aku yang selalu memenangkan dia dibanding wanita lain. Tapi dibalas dengan dia yang memenangkan hati lelaki lain. Sebercanda itukah?.

Sampai sekarang kecewa itu masih besar, tapi hatiku masih ada doa terbaik buat kamu. Aku tidak menyesal pernah mencintaimu.

Cerpen Karangan: Doni
Facebook: doni_racund[-at-]yahoo.com
Doni
0806

Cerpen Karma Berlaku merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Paras Sang Saras

Oleh:
Lamban laun umurku semakin lama semakin tua, kini usiaku sudah dewasa sudah siap untuk membina rumah tangga. Umur yang sudah seperempat abad ini aku ingin merasakan bagaimana indahnya membina

Late

Oleh:
“Lucu kan Ziv, lucu kan jamnya? Warna ungu lagi, warna kesukaan aku banget kan. Kok dia tau sih aku lagi suka MiniWatch? Kemaren tuh tiba-tiba Okta ngasih aku ini,

Kau Dan Aku

Oleh:
Sinar hangatnya mentari pagi menyambutku serta kicauan burung yang bersahutan di antara ranting pohon. Jogjakarta memang selalu indah. Udaranya sejuk begitu pula dengan tatanan kota ini, rapi dan sederhana

Embun Fajar

Oleh:
Saat libur sekolah tiba. aku biasanya menghabiskan liburan di rumah ompung. Aku rajin shalat berjamaah di mushalla ujung kampung. Dulu bangunannya masih belum selesai, lantainya juga masih semen kasar.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *