Ketika Semua Telah Berakhir

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Patah Hati, Cerpen Sastra
Lolos moderasi pada: 13 December 2021

Dalam sebuah surat digital ini, sempurnalah segala kata yang tidak mungkin terucap. Segala bait puisi yang terdengar mustahil di telinga bila kubaca dengan nyata. Nyali ku kian punah, sebab jarak kita sudah sejauh purnama. Larik ini hanya terdengar bualan hanya untuk seorang yang tuli aksara, seperti Tuan tentunya.

Ketidakmungkinan ialah menjumpaimu disini, di kota yang bahkan jarang kau pijaki lagi. Sudah kurapal segala doa untuk memungkinkan tiadanya pertemuan. Langit menuju petang hari ini ialah merah muda mengkilat terpapar matahari ingin pulang. Sinar mengkilap itu tak mampu memburamkan wajahmu. Bersama sosok perempuan tua di belakang sana. Persis seperti apa yang kupikir kita akan selalu asing.

Tepukan bahu dari ibumu membuat kau berhenti tepat di depanku. Bibirku melengkung membentuk sabit dengan sempurna. Tangan nan putih cantik itu kuseberangi dengan dahiku, untuk memberi hormat pada ibumu.

“Yana, bulan desember ini Arif akan menikah.”

Bola mataku mengiring menatap pada wajahmu. Tidak ada yang salah disana. Seperti biasa kau selalu terlihat baik-baik saja. Menyedihkan sekali aku. Lengkungan senyum itu tak berubah sesenti pun. Aku mengangguk mengiyakan kabar itu dengan hati yang mungkin sulit kujabarkan.

“Syukurlah, semoga lancar sampai hari H ya bu.”
“Kamu datang ya dek eh– Yana.”
“Insyaallah.”

Jantungku seakan terlepas dari tempatnya. Saat ibumu menarikku dalam dekapannya. Menangis cukup lama disana. Dekapan tak kalah erat kuberikan padanya. Tumpah sudah semua airmata di bahunya.

“Maafkan anak ibu ya Yana.”
“Sudah bu, sudah Yana maafkan.”
“Andai saja anak nakal ini tidak menghamili perempuan itu maka–”
“Bu, sudahlah bu biarkanlah yang berlalu menjadi masa lalu.”
“Ibu cuman mau kamu Yana.”
“Yana tetap anak ibu kok, makasih ya bu sudah terima Yana selama ini.”
“Makasih banyak bu.”

Cerpen Karangan: Riska Yunita

Cerpen ini dimoderasi oleh Moderator N Cerpenmu pada 13 Desember 2021 dan dipublikasikan di situs Cerpenmu.com

Cerpen Ketika Semua Telah Berakhir merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

WhatsApp


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Kalut

Oleh:
Aku, seorang wanita biasa yang berharap jodohku datang tanpa ada komitmen sebelum hubungan kita benar-benar memiliki arah yang jelas. Begitulah kira-kira prinsipku setelah sebelumnya aku menjalani hubungan percintaan ala

Untuk Randa Pria Yang Kukagumi

Oleh:
“Perkenalkan nama abang, Randa saputra. Adik-adik semua bisa memanggil saya dengan nama itu, atau mungkin dengan singkatan bang ran,” ucap pria itu memperkenalkan dirinya. Aku benar-benar tertegun dengan senyumnya,

Cinta Sebodoh itu

Oleh:
Kenalkan namaku Rara, aku menyukai seorang cowok bernama Saputra. Awal pertemuan kami sungguhlah lucu, bagaimana tidak? Dengan polosnya dia datang kepadaku menanyakan apakah aku dijemput atau tidak sewaktu pulang

Hati Yang Kau Sakiti

Oleh:
“Kala itu, tanggal 15-11-2012 aku sangat bahagia sekali setelah penantianku yang telah lama akhirnya membuahkan hasil. Karena apa yang selama ini aku impikan telah menjadi kenyataan. Yah, tepatnya dia

Tiara Dan Alva (2012)

Oleh:
Semua orang tahu, mulai dari teman-teman se-gank, teman-teman sekelas, adik Tiara, penjual makanan di kantin, teman-teman Alva, bahkan Alva sendiri, hanya ada satu impian Tiara. Kembali pada Alva. Tidak

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *