Luka Hati

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Patah Hati
Lolos moderasi pada: 9 February 2016

“Kenapa kamu tidak lupakan dia saja sih,” kata Titi teman sebangku Ririn.
“Kamu tidak mengerti aku Ti, aku sayang dia meskipun dia tak menyayangi aku tapi aku tetep sayang dan ingin di dekatnya, meski hanya sebangku dengannya hanya beberapa menit saja aku sudah seneng banget,” ucap Ririn penuh kesedihan. Begitulah percakapan Ririn dan Titi saat jam pelajaran terakhir.

Keesokan harinya di sekolah pagi ini ia tidak seperti biasanya Ririn berangkat sekolah dengan membawa notebook barunya. Dia hari ini semangat sekali untuk membuat facebook dan ia ingin berteman dengan Dhio di facebook. Dhio adalah teman Ririn, Dhio tidak pernah mengerti perasaan Ririn yang sebenarnya terhadapnya. Pagi ini sangat mendung bagi Ririn karena apa yang dia inginkan selama ini tidak tercapai, Ririn ingin sekali Dhio mengonfirmasi facebooknya, tapi itu semua terasa tidak mungkin, karena Dhio tidak suka dengan Ririn dan ia sengaja tidak mengonfrim facebook Ririn. Meski begitu Ririn tak pernah bisa menghapus rasa yang tak biasa terhadap Dhio itu.

“Rin, hari ini Dhio membuat status baru, kamu mau tahu gak apa statusnya?” tanya Titi kepada Ririn.
“Memang apa?” jawab Ririn penasaran.
“Kamu lihat aja sendiri gimana?” kata Titi. Ketika Ririn melihatnya ternyata Dhio memasang fotonya, Ririn pun tersenyum melihat foto Dhio yang terlihat keren.
“Hmm… keren banget ya Dhio?” ucap Ririn.
“Hmm iya deh,” sahut Titi secara terpaksa.

Ketika Ririn melihat-lihat foto Dhio tiba-tiba ada salah satu foto Dhio bersama teman cewek beserta bunga mawar di tangannya. Hati Ririn pun terluka melihat semua itu, tapi ia telah dibutakan segitu sukanya Ririn terhadap Dhio, ia selalu memperhatikan Dhio, semua gerak-geriknya. Meski begitu Dhio tetap cuek dan bersifat dingin kepada Ririn. Oleh karena itu Ririn selalu sedih ketika ia ingat bahwa semua harapannya terhadap Dhio hanyalah sesuatu yang tak mungkin terjadi yang tak mungkin diingini Dhio.

Walau begitu Ririn tidak pernah putus asa hingga suatu saat ia sudah sangat tersiksa oleh perasaan itu. Ia bercerita kepada Titi sahabatnya, dan Titi pun tak tega melihat Ririn seperti itu kemudian ia mengatakan semua tentang perasaan Ririn kepada Dhio yang sebenarnya. Dan ia berpikir setelah Dhio mengetahui perasaan Ririn yang sebenarnya terhadapnya ia pasti senang karena ada seorang cewek yang begitu tulus kepadanya, namun semua itu tidak berjalan seperti yang diharapkan, Dhio semakin menjauh dari Ririn dan membenci Ririn.

Satu minggu kemudian di saat jam istirahat pertama hingga jam terakhir Dhio bercanda gurau dengan teman cewek yang bertempat duduk di depannya dan ia berfoto-foto dan menggoda teman cewek itu di hadapan Ririn, hati Ririn sangat kacau melihat semua itu. Ia merasa sebagai wanita yang tak berharga yang tak pantas untuk dicinta. Tak ada yang mampu menenangkan hati Ririn, sahabatnya pun angkat tangan dengan kejadian ini, karena pada awalnya mereka telah mengingatkan Ririn bahwa Dhio bukan cowok yang cocok untuknya. Sekarang dan seterusnya Ririn berjanji akan menjaga hatinya agar tak mengulangi sakit yang berlarut seperti ini. Ririn akan mengatur perasaannya agar tidak terlalu terobsesi terhadap ketampanan paras lelaki.

Cerpen Karangan: Sari Fia Ningsih
Facebook: Rere
Nama saya Sari Fia Ningsih, hobi saya adalah berkhayal hingga orangtua dan teman-teman saya memanggil saya “Sang pemimpi” dari hobi saya yang suka berkhayal saya tuangkan dalam tulisan meskipun terkadang membingungkan. Bagi saya, “Tidak ada kata tidak mungkin di dunia ini, semuanya bisa terjadi tergantung bagaimana kita berusaha meraihnya.”

Cerpen Luka Hati merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Simpan Saja Dulu

Oleh:
“Aku mohon maafkan aku…” Viby melingkarkan jemarinya di tangan Husna. Dengan spontan Husna mencoba menghindari pegangan tangan itu, elakkan tangan husna memisahkan dua insan, Husna dan Viby. Tak disangka

Sahabatku (Bukan) Cintaku

Oleh:
Hari ini merupakan hari yang kurang baik bagiku. Aku bekerja di salah satu kantor media massa sekaligus online sebagai editor juga pencari berita. Pada suatu hari terjadi insiden di

Gamophobia

Oleh:
Tercium bau aroma terapy menyengat masuk ke dalam lubang hidungnya, namun ia terus berjalan mengikuti arahan kekasihnya, kemudian mereka berhenti dan membuka penutup mata yang kekasihnya kenakan pada Silvia,

Antara Cinta Dan Benci

Oleh:
Sudah setahun ini resti dan yudha menjalin pertemanan, namun kenyataan nya bukan terlihat sebagai teman. Resti menganggap yudha sebagai musuh abadi. yudha menganggap semuanya terserah, bisa dibilang teman iya

Kenapa Harus Gue?

Oleh:
Lamunan Rahma buyar ketika terdengar derit pintu kamarnya terbuka. Di lihatnya sahabatnya telah berdiri di depan pintu. “Ngelamunin apa sih non?” “Menurut lo?” “Oh ya gue tau si cowok

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *