Maaf Aku Mencintaimu

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Patah Hati
Lolos moderasi pada: 10 August 2015

Gilang, cowok paling tenar, tampan, kece, smart pula. Siapa sih yang gak kagum sama dia. Sejak pertama bertemu, aku langsung ada rasa dengannya. Yaps, tepatnya cinta. Tapi mana mungkin dia juga ada rasa sama aku. Lamunanku seketika buyar saat seseorang memanggilku.

“Elma!” teriak temanku Melza mengagetkanku dari belakang.
“ih, Melza apaan sih!” terlihat raut mukaku cemberut.
“ngapain El kamu disini?” keponya.
“kepo banget sih!” aku pun meninggalkan Melza.

Di saat aku berlari menuju kelas, tiba-tiba aku terjatuh karena ditabrak seseorang. Aku sangat kesal.

“ih! gimana sih! jalan tuh lihat-lihat dong!” makiku ke dia.

Ternyata eh ternyata yang nabrak aku Gilang. Perasaanku seketika berubah menjadi tak beraturan. Malu, seneng, kesal, gugup jadi satu.

“sory ya. gue gak sengaja.” dia pun segera membantuku berdiri.
“emm, iya gak apa-apa.”
“o ya, gue Gilang. Loe siapa?”

Waw! Gilang ngajak kenalan.

“Elma.” jawabku.
“senang bisa kenalan denganmu. Sekali lagi sory ya, gue gak sengaja.” ujarnya.
“iya, santai aja.” sahutku.

Sejak kejadian itu, aku dan Gilang sering bersama-sama. berangkat sekolah, ke kantin, pulang sekolah, sering bareng. Saat itu aku mengira dia suka kepadaku.

“Gilang,” kupanggil dia.
“ya,” jawabnya.
“selama ini kita udah deket. Aku hanya ingin tahu bagaimana perasaanmu padaku.” aku menunduk.
“Elma, sory, gue gak bisa. Gue udah punya pacar.” sambil memandangku.
“terus selama ini kamu nganggap aku sebagai apa?”
“gue udah nganggap loe kayak adek gue sendiri.” ujarnya.

Aku sangat terpukul mendengar perkataan Gilang. Air mataku pun menetes seketika.

“Gilang, selama ini aku salah.” kata-kataku terhenti.
“salah? apanya yang salah?” tanyanya padaku.
“aku kira kamu juga suka sama aku. ternyata kamu cuma anggap aku sebagai adik.”
“maaf Elma, gue udah nyakitin hati loe dengan semua sikapku.” berusaha menenangkan hatiku yang sangat kacau.
“kamu gak salah Gilang. Gilang, Maaf Aku Mencintaimu.” aku berlari meninggalkannya sendiri.

“maafin gue El, andaikan gue masih sendiri, gue pasti milih lo.” sesal Gilang.

TAMAT

Cerpen Karangan: Anhar Restu
Facebook: Anharestu

Nama : Anhar Restu
Sekolah : SMPN 1 SUMBERGEMPOL
maaf kalau ada kurangnya maupun kesalahan pada cerpen yang saya tulis. karena saya masih baru memulai hobi menulis ini.

Cerpen Maaf Aku Mencintaimu merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Pesan Tersimpan

Oleh:
Perkenalan aku dengan dia bermula saat aku mencoba mendaftar sebagai admin di salah satu sosial media. Awalnya aku tidak menyadari bahwa dia juga ikut, bahkan aku juga belum mengenal

Hadiah Terindah

Oleh:
Ternyata benar tuhan akan selalu menguji insan yang menjalin cinta. Aku Reni siswi SMA, aku duduk dikelas XII IPA 1. Ini berawal dari putih abu-abu. Aku mempunyai seorang kekasih

Failed Anniversary One Year

Oleh:
Sebuah cerita bermula pada tanggal 17 November 2015, tepat pada malam itu jam 20.45 WITA di depan perpustakaan kampus dia mengungkapkan perasaanya. Hati terasa begitu senang ketika dia hendak

Pangeran Kesiangan

Oleh:
“KRINGGG” Alarm berbunyi dengan keras, hingga membuatku terbangun. ku lihat jam udah nunjukkin pukul 06.00, WAAHH!! gawat bisa telat ni!! akupun bergegas menuju kamar mandi untuk segera mandi. Gak

Musuhku Sahabatku Sendiri

Oleh:
“Sekarang biarkan aku yang pergi” celetuk riana yang memang sudah jengkel dengan kelakuan fikri “oke, kalau itu maumu” jawab fikri dengan nada tinggi Suasana menjadi tegang, pertengkaran keduanya tak

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *