Masih Segalanya

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Patah Hati, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 13 August 2015

Sekolah pun dimulai, aku sekarang berada di kelas 7, aku sekolah siang dan menempati ruangan setelah kelas 8. Suatu hari temanku bertanya padaku.

“kamu kenal Kak Heldy?” tanya dia, aku pun menjawabnya.
“tidak, siapa dia?” jawabku dengan penasaran, dia pun menjawab.
“itu Kakak kelas kita, kan kelas yang kita tempati kelas dia juga, ntar deh aku lihatin orangnya”

Dan besok pun aku bersama dia berangkat lebih awal, kelas 8 pun pulang, temanku menunjuk orang itu dan sambil berbicara kepadaku.

“tuh Lenka, itu yang namanya Kak Heldy”, aku pun sekarang tahu Kak Heldy dan aku mulai menyukainya, memang sih dia kecil tapi dia itu lucu, senyumnya yang aku suka.

Hampir setiap hari aku datang lebih awal hanya untuk melihat dia, senangnya hati aku pada saat melihat dia. Beberapa hari aku menyukainya aku pun dapat nomor hpnya lalu aku sms. Wah, ternyata Kak Heldy itu baik sekali walaupun cuek dan harus disms duluan terus tapi aku tetap memperjuangkannya.

Nah, pada 4 bulan aku dekat dengan Kak Heldy. Suatu hari Kak Heldy mengajakku ketemuan tapi gara-gara di sekolah ada acara ya jadi gak bisa ketemu dan yang gak aku duga-duga dia pun menyimpan rasa yang sama, dia menembakku, aku senang sekali.

Pada saat valentine dia pun ngasih aku coklat, bahagia sekali aku. Tapi kebahagiaan itu hanya 4 bulan saja, aku diputusin oleh Kak Heldy ya tanpa alasan yang jelas karena Lenka mau nanya tapi keburu emosi dan sakit hati, sampai sekarang pun Lenka masih mengharapkan Kak Heldy tapi mau gimana lagi kita gak mungkin nyatu lagi karena Kak Heldy yang bilang kalau kita bisa deket tapi gak bisa nyatu. Tapi mau apa yang mau dibilang kakak tapi kakak masih segalanya buat Lenka.

Cerpen Karangan: Vinka Riantini
Facebook: Vinka Riantini Rukman

Cerpen Masih Segalanya merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Sudah Terlambat

Oleh:
Semilir angin menghembus menusuk ke dalam jaket yang ku pakai. Ya, ini sudah musim dingin. Malam sudah tiba dan aku masih berada dalam perjalanan menuju rumahku. Inilah aku Didit.

Pengalaman Yang Tak Terlupakan

Oleh:
Sungguh!! Aku sangat malu jika mengingat hal itu, hal yang paling tak pernah terduga di umurku yang sekarang menginjak 17 tahun. Namaku tiara dewiana teman-teman memanggilku Tiara atau Ara.

Maaf

Oleh:
Kupandang sosok lelaki yang tengah berjalan menuju kantin bersama teman-temannya, kualihkan perhatian temanku saat hampir ketahuan memandang seseorang dan itu memerlukan waktu lama. Dia anak kelas IX B, sosok

Talk Love

Oleh:
“Albitari Diandra dan Reyhan Andriano.” “What? Nggak mau!” Suara seorang manusia terdengar menggelegar di dalam kelas. Gadis itu tak terima dengan keputusan yang diberikan Bu Anita —wali kelas mereka.

Because I’m Possible

Oleh:
Tidak semua orang bisa mengertiku saat ini, termasuk matahari sekalipun. Tugasnya hanya bersinar di pagi hari sampai senja lalu menghilang sesukanya. Tidak termasuk mendengar curhatanku, bukan? Ya, namaku Fandi.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *