Mencintai Dalam Diam

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Dalam Hati (Terpendam), Cerpen Patah Hati, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 12 September 2020

Hai semua aku mau cerita dikit tentang kisahku ini.
Aku nadya, pertama kali kami sekolah setelah seminggu masa orientasi siswa. Aku mendapatkan kelas X IPA 1. Jujur aja aku seneng bisa dapetin temen baru layaknya mereka. Aku duduk di pojok, disaat aku sedang asyik ditanyai oleh temenku yang namanya brinda, aku dikagetkan ama seorang cowok yang minta agar instagramnya di follow, lalu aku langsung aja follow instagramnya dia, hingga kami tukeran id line.

Junear, atau sering dipanggil jun/june
Dia ganteng, baik, ramah banget lagi. Awalnya sih biasa aja, sampe kelakuan dia yang sering minjemin aku bukunya dia, terus dia juga sering ngirimin aku foto jawaban lewat line.

Lama-lama kebaikan dia makin bikin aku baper, kalo di kelas aku sering liatin dia, kalo diliat balik aku liat lain lain, hihihiii cewek kan emang biasa gitu. Belum lagi temen temen aku yang entah kenapa bisa jodoh-jodohin aku sama june, terus rendy juga sering ngomong gini pas aku papasan sama rendy dan june “june, kamu dicariin pacarmu tuh” aku sih cuman diem, dan tersipu malu gitu, padahal dalem hati udah happy dan responnya dia juga cuman senyum kecil gitu ke aku wkwkkwk.

Tapi aku masih bingung kenapa? Apa? dan bagaimana aku bisa suka sama dia? Apakah ini beneran aku jatuh cinta sama dia? Ahhhhh kok rasanya seneng gitu kalo ketemu sama dia? … wkwkwkwkkwk.

Kita masuk ke girls problem, disaat cewek udah 100% sama itu cowok malah ditinggalin, tanpa ada kepastian gitu, sekarang dia udah berubah, gak pernah nyapa aku lagi duluan, gak pernah mau ngedeketin aku lagi sekarang, aku ga tau salah aku apa, aku juga gak pernah merasa nyakitin dia, kalo emang dia lagi badmood, kenapa hanya ke aku? Ke cewek lain dia biasa, sumpah it’s hurting so much. Tapi kita bisa apa? Kita bukan pacar dia, menyakitkan? Hahha banget! tapi kita bisa apa? Cuman diem, pendem dalem hati dan akhirnya apa? Cuman bisa nangis di pojokan. Padahal dia (june) udah sempet aku ceritain ke mama aku, katanya mama aku sih satu “kayaknya dia orangnya baik ya” dan “pacaran sih boleh, tapi inget batas aja sih” karena mama aku orangnya simple banget dan gak suka terlalu ngekang anaknya, tapi nggak berarti juga aku dimanja ya guys.

Back to topic sih, aku kadang kesel kalo liat dia ke kelas X IPS 6, Karena dari timeline cewek tersebut yang namanya alika, dia sering dibilang deket sama june. Rasanya semacam sakit tak berdarah #lebayy, aku kadang suka kesel sama dia, kenapa sih harus mantengin cewek lain, padahal ada yang lebih tulus sama dia? Tapi aku juga harus kontrol diri aku, aku gak boleh lost control. Aku sih lebih baik diem, gak ngomong sama siapapun masalah perasaan aku.

“Putus cinta emang sakit, tapi mencintai dalam diam lebih menyakitkan, karena kita gak bisa ungkapkan perasaan langsung, dan kita akan merasa lebih baik dipendem, daripada entar kalo diungkapkan malah lebih menyakitkan”

“Yang udah ngekode sebanyak-banyaknya, tapi dia gak peka sih ada 3 kemungkinan pertama dia gak ngerti kode, kedua dia gak peduli, ketiga dia gak mau peduli”

Thankyou for reading
XoXo.

Cerpen Karangan: NAPW (Remaja Baperan)
Baper itu hak setiap orang.
Tapi gak wajib dilakukan juga kok ^^.

Cerpen Mencintai Dalam Diam merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Just Vina

Oleh:
Aroma tubuhnya selalu saja membuatku merasakan ketentraman dalam setiap hari-hariku. Mungkin itu yang membuatku tak bisa untuk jauh darinya. Bahkan tak bisa untuk sehari saja tak mencium aroma tubuhnya

Hanya Sebuah Harapan

Oleh:
Sudah beberapa bulan belakangan ini gua lagi mengagumi seseorang, dia rajin shalat, cool, senyumnya manis, ramah gitu deh siapa sih yang nolak kalau misalnya ditembak dia, haha kalau gua

Senyuman Yang Menyakitkan

Oleh:
“Lihat! Mereka bertiga!” Tunjukku yang sedang berada di lantai dua sekolahku. “Kalo sudah lihat terus ngapain?” Jawab polos temanku dengan Eyww ingus cap one nya tepat berada di terowongan

Kisah Kita

Oleh:
Hai kawan. Masihkah kalian mengingatku? Mengingat kisah persahabatan kita yang telah kita lalui bersama, bertahun-tahun yang lalu. Persahabatan yang tak hanya penuh canda dan tawa, tetapi juga isak tangis

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *