Mencintai Dia

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Patah Hati
Lolos moderasi pada: 14 September 2021

Selamat malam, sebelumnya perkenalkan saya adi, usia 26 dimana usia yang memikirkan masa depan dalam jangka pendek. Seperti karir dan berkeluarga.

Saya anak terakhir, dimulai saat ini malam ini saya memutuskan untuk mengakhiri cerita cinta dia dan saya, karena hal hal yang harus banyak dipikirkan.

Mungkin akan lebih enak jika saya cerita dari awal, pertemuan saya pertama dengan dia yaitu karena aplikasi pencari jodoh, dimana pertemuan pertama itu merubah segalanya, pertama kali bertemu saat itu dia langsung menggenggam erat tangan saya, saya adalah pribadi yang pendiam dan pemalu. Setelah itu kita memutuskan untuk pergi makan hingga tempat makan diapun masih menggenggam erat tangan saya yang baru saja bertemu dihari itu.

Dan sayapun langsung baper dan berfikir ada apa dengan orang ini, namun beberapa hari kemudian akhirnya dia cerita bahwa dia masih mempunyai kekasih yang masih dia sayangi, dia pun bercerita tentang kekasihnya yang mengidap penyakit kanker otak, dia harus banyak membantu kekasihnya tersebut dan saat itupun aku memutuskan untuk meninggalkannya namun dia tidak ingin, hati akupun luluh dibuatnya dan karena kejadian sejak awal kita bertemu, saya baper dibuatnya, karena dia mengatakan bahwa tidak ada lagi status dia dengan kekasihnya tersebut.

Singkat cerita kita menjalani hubungan ini dengan perbedaan yang cukup menjadikan suatu hubungan tidak dapat ke jenjang berikutnya, kita berdua berbeda keyakinan. Namun semakin hari kita berdua semakin cocok dan nyaman, tapi saya tau konsekuensinya jika ini diteruskan, maka saya memberi saran untuk dia mencari yang lebih baik, namun saya berjanji tidak akan meninggalkannya hingga dia mendapatkan yang dia inginkan dan bisa membuat dia bahagia, karena sebelumnya kebahagiaan yang dia dapatkan tidak bisa didapatkannya karena kekasihnya mengidap penyakit, banyak yang dia korbankan cincin tunangannyapun harus dipakai untuk biaya pengobatan, dan perasaan diapun harus dikorbankan karena ibu dia tidak ingin dia susah lalu menyarankan dia pergi dari kekasihnya.

Sayapun berfikir untuk memperbolehkan dia mencari agar dia bahagia. Namun perasaan ternyata tidak bisa dibohongi. Sayapun merasa sakit hati dengan dia karena saya sudah berjanji sayapun harus bertahan, dia selalu memberi tahu saya jika dia akan pergi dengan seseorang, dan saya hanya bisa menunggu dia pulang. Namun lambat laun perasaan sakit saya tidak dapat dibendung, semua perasaan sakit saya yang saya rasakan.

Dan hari makin hari ada perubahan dengan sikap saya, saya lebih banyak mengekang dan lainnya. Dan prasaan saya tidak tahu untuk apa dan untuk siapa terus seperti ini.

Saya mencintai orang yang salah sejak awal, dan tidak ada alasan saya untuk bertahan, namun saya hanya ingin dia bahagia mungkin ini yang namanya bertahan untuk disakiti, saya tau letak saya berada dan saya sudah pernah menyatakan cinta namun ditolak dengan alasan kita berbeda keyakinan tapi dia tidak membiarkan saya pergi, saya semakin bingung apa yang sebenarnya dia inginkan dari saya.

Singkat cerita, kita berduapun menjadi dekat dan semakin dekat, dan orang yang dekat dengan dia pasti saya tidak terima. Sayapun banyak merasa bersalah karena justru saya terbawa perasaan dan saya selalu berfikir letak saya berada.

Perasaan sakit hati sayapun terbawa hingga saat ini, saya selalu mengorbankan apapun untuk dia tapi di mata saya dia tidak menghargai apapun yang sudah saya beri.

Lalu dia memutuskan untuk tidak mencari lagi dan mencoba lebih dekat dengan saya tanpa ada status, namun pada titik ini yang saya rasakan adalah rasa sayang yang selalu disiasiakan, rasa pasrah dan semuanya. Saya tahu kalau dia tidak akan pernah jadi milik saya sepenuhnya masih banyak yang harus difikirkan.

Dan suatu hari yaitu saat ini diapun akhirnya berbicara akan dijodohkan oleh ibunya, diapun tidak bisa menolak apapun yang dibilang ibunya karena hanya ibunya yang saat ini dia punya satu satunya.
Dan saat ini dia mengatakan semuanya tentang hubungan dia dengan saya, tentang ketidak nyamanan dia selama ini.
Mungkin itu pertanda jika memang selama ini itu yang dia rasakan, Akhirnya saya menyerah karena diapun sudah dijodohkan juga.

Saya hanya berharap kita berdua akan menjadi pribadi yang lebih baik kedepannya, dan semoga bisa bahagia dengan orang yang saling mencinta.

Cerpen Karangan: Adi
Blog / Facebook: Adi
Saya cowok 26 tahun, lemah hati.
Thanks,
Adi.

Cerpen ini dimoderasi oleh Moderator N Cerpenmu pada 14 September 2021 dan dipublikasikan di situs Cerpenmu.com

Cerpen Mencintai Dia merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Ketika Memilih Setia Atas Pengkhianatan

Oleh:
Di penghujung Desember hujan semakin deras. Sedangkan siang tak lagi tampakkan hangatnya. Siang mengantarkanku pada gigil rindu yang meluluh lantahkan badai pengkhianatan. Dimana lagi akan ku temui terik? Sedangkan

Senior Hatiku

Oleh:
Hay kenalin namaku Dewi Hasanah. Ini ceritaku semasa SMP di Ngrayun, Ponorogo, Jawa Timur. aku dikenal sebagai anak yang tomboy, cuek, tapi ngangenin. Selain itu aku juga jago main

Ketika Cinta Diabaikan

Oleh:
Memiliki mu bagaikan berharap memeluk bulan Mengharapkanmu bagaikan rasanya memeluk erat pohon kaktus Mana mungkin aku dan kamu bersama, kamu telah dimiliki dia bukan?, meskipun aku sangat menginginkanmu tapi

The First Broken Heart

Oleh:
Namaku adalah Riri, aku suka sekali dengan film yang berjudul magic hours. Kenapa, karena aku juga suka hujan, setiap aku menontonnya, baik di bioskop maupun di televisi, aku selalu

Bye Bye Pacar Orang

Oleh:
Hay gue cika, gue mau curhat nih tentang perasaan gue sama seorang cowok yang udah ada pacar. “Apes banget deh” Senin adalah hari dimana kesibukan datang, upacara adalah salah

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *