Miss You, Crying

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Patah Hati
Lolos moderasi pada: 31 October 2015

Aku tetap menunggu di sini, di tempat di mana kita selalu bertemu dan mengenang masa-masa bersamamu. Aku ingat saat kita pertama kali menyapa satu sama lain. Dengan perasaan gugup yang menyelimuti hati masing-masing, kau mulai menanyakan apa kesukaanku, hobiku, dan lain-lain. Dengan senyum tulus yang selalu kau berikan kepadaku bahkan kepada orang lain, membuat orang di sisimu sangat nyaman.

Sekian lama kita bersama, aku tidak tahu perasaanmu padaku seperti apa dan kau pun sama. Kita telah berteman cukup lama, berangkat sekolah bersama, ke toko buku bersama dan masih banyak lagi yang kita lakukan bersama. Aku ingat ketika kau membelikanku sebuah teropong bintang yang harganya sangat mahal. Awalnya aku menolak, namun kau memaksaku. Aku bertanya, “dari mana kau dapatkan uang untuk membeli teropong?” Dan kau hanya memberi jawaban, “Aku menabung.” Aku tak percaya itu, tak mungkin kau memberiku hadiah sebuah teropong saat usia pertemuan kita baru 3 tahun.

Hah, kau tahu tidak jika aku menyesal saat ini? Ya, menyesal saat aku bertemu denganmu. Setelah aku menyadari suatu perasaan yang aku rasakan. Aku sangat bahagia saat kau berkata bahwa kau sedang jatuh cinta dengan seorang gadis dan gadis itu selalu ada di dekatmu. Ku pikir itu aku, ternyata tidak. Itu hanya fantasiku saja, berharap kau melihatku sebagai seorang gadis bukan melihat sebagai teman.

Aku menangis di tengah malam, hanya untuk menangisimu orang yang tak peduli lagi padaku, menangisi orang yang tak mungkin merindukanku. Aku seperti orang bodoh, setiap hari harus membohongi perasaanku saat bertemu denganmu. Kau bahagia, tapi aku tidak. Kau tertawa, aku menangis. Mungkin, salah satu kesalahanku adalah aku tak mengatakannya dari awal. Sehingga kau tak tahu apa yang aku rasakan. Senyum itu, senyum yang ingin aku lihat kembali. Aku selalu berharap kau ada di depanku saat ini, melihatku menjadi seorang yang berguna bagimu. Satu kata yang belum aku ucapkan padamu adalah, “Aku menyukaimu.”

Cerpen Karangan: Setia Ardhana
Facebook: https://www.facebook.com/Arhassi

Cerpen Miss You, Crying merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Nuri Jatuh Cinta

Oleh:
“Uwooow! awesome!” bisik gue sambil ngintip ke arah lapangan voli sekolah. Gue terpesona lihat dia pada pandangan pertama awal aku berjumpa. (Pandangan pertama! awal aku berjumpaaaa.. asoyyy..) “Good Kak.

Pertemuan Senja

Oleh:
Maharani memandangi arlojinya dengan gelisah. Pukul 17.59. Detik demi detik jarum jam bergerak, terasa seabad lamanya. Tepat pukul 18.00, Maharani tersenyum merekah. Bergegas ia menutup laptopnya. Teguran Dini, rekan

Perasaan Yang Terpendam

Oleh:
“lel, kenapa kamu melamun?” itu lah kalimat yang selalu mengejutkan ku di waktu itu, saat itu aku masih duduk di kelas 1 sekolah menengah pertama. Tak ku sangka akan

Cinta Dalam Hati

Oleh:
Setahun sudah aku mencintai cowok yang selalu hadir dan menemani di setiap hari-hariku. Dia adalah Hendra Bartholomeus, sahabatku sejak kami duduk di bangku SMA. Perkenalan yang tak sengaja membuat

Aku Hanya Bisa Menunggu

Oleh:
Aku enggak tau kenapa bisa senyaman ini bila di dekatmu. Hati ini senang, menyatu dengan detak-detuk cepat jantung yang berirama. Mata ini pun tenang tidak lelah mencari sosok mu

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *