My First Love is Painfull

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Patah Hati, Cerpen Penantian
Lolos moderasi pada: 11 August 2021

Di liburan musim dingin tahun lalu aku bertemu dengan seorang perempuan yang sangat cantik dan menawan tetapi aku tidak berani untuk memulai obrolanku dengannya, hingga pada suatu malam kita bertemu entah karena apa lalu saat itupun kita menggobrol sampai pagi dikarenakan hujan. Selesai hujan kitapun beranjak pergi ke rumah masing masing.

Keesokan harinya aku ke tempat yang sama kayak kemarin dengan hati yang ceria dan berharap bertemu dengannya lagi tetapi perempuan kemarin tidak kunjung datang, entah kenapa bodohnya aku tidak meminta sosmed perempuan kemarin atau aku bahkan tidak menanyakan namanya dan akupun sesaat merenung dan berharap bakal bertemu lagi dengannya hingga aku tertidur pulas.

Pagipun tiba, aku tidak menyerah aku tetap menunggu hingga siang dan aku mulai merasa kalau dia hari ini tidak datang, lalu aku memutuskan untuk balik ke rumah dan menemuinya nanti malam.

Hingga sepuluh kali aku mengulanginya dan terus berharap untuk menemuinya kembali lagi tetapi takdir berkata lain dan akupun memberanikan diri ke rumahnya untuk bertanya apakah dia ada di rumahnya, hingga aku tiba di suatu komplek dan aku menanyakan seseorang yang aku kenal dan dia juga kebetulan tahu bahwa aku dengan wanita itu sempat menggobrol bersama di malam lusa dan dia pun menjawab bahwa wanita tersebut sudah berpindah tempat entah kemana.

Seketika hatiku terasa kacau hancur dan tak beraturan, aku memutuskan untuk pulang menenangkan diri dan semua pikiranku kacau yang menganggap bahwa gadis tersebut adalah kiriman tuhan untukku, ternyata aku salah dan akupun menjalani hari hariku seperti biasa, hingga hari berganti hari, bulan berganti bulan, bahkan tahun berganti tahun akupun selalu menengok ke depan rumahnya dan berharap dia sudah balik tetapi belum juga kunjung datang, lalu ga ada angin ga ada badai keajaibanpun tiba, aku melihatnya dari kejauhan kalau gadis tersebut sudah berada di tempat kita pertama kali ketemu, kebahagiaan di hatiku engga ada duanya, perasaan yang sangat senang tidak dapat dideskripsikan dengan kata kata, aku merasa kayak aku dianugerahi oleh tuhan untuk memilikinya.

Disaat aku beranjak ingin menghampirinya aku melihat seorang anak kecil yang berlari kencang ke hadapan gadis tersebut sambil memanggilnya dengan sebutan mama, seketika beberapa menit kebahagiaanku hancur, air mata terus keluar berceceran tanpa henti, hatiku pun merasa hancur dan perasaan pun sirna karna kata kata tersebut dan aku sebagai pria sejatipun mendekati wanita tersebut sambil menggobrol santai hingga kita berdua saling tersenyum dan tertawa dan tanpa kita sadari kita mengobrol sudah beberapa jam hinggal langitpun menjadi gelap.

Lalu seorang pria mendatangi gadis pujaanku tersebut dan pria itu mengatakan “sayang udah malem sini pulang” disanapun wanita tersebut pulang dengan anaknya dipangkuan tangannya, lalu aku merenung sejenak dan mulai merasa lega karena telah menemui wanita pujaanku lagi dan akupun merasa ikhlas lega dan bahagia karena melihat wanita yang selama ini aku kagumi dengan sepenuh hati telah berbahagia dengan orang lain yang ditakhdirkan dengannya, lalu akupun memutuskan untuk pindah ke luar negeri untuk melanjutkan kuliah disana.

Cerpen Karangan: Wisnu
Blog / Facebook: Wisnu Pratama

Cerpen ini dimoderasi oleh Moderator N Cerpenmu pada 11 Agustus 2021 dan dipublikasikan di situs Cerpenmu.com

Cerpen My First Love is Painfull merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Dua Jam Yang Lalu

Oleh:
Dua jam yang lalu kau telah berjanji untuk menemuiku di sini. Di sebuah halte bus tempat pertama kali kita bertemu. Saat itu hujan deras, aku melihatmu dengan mengenakan baju

Dia

Oleh:
Lagi. Aku mengingatnya. Dia. Gadis itu. Dialah wanita terkejam dalam hidupku. Kembali ku disini. Tempat dimana pertama kali kita bertemu. Tempat dimana ku utarakan rasa itu. Tempat dimana kau

Sepucuk Perih Yang Mendamaikan

Oleh:
Pagi yang cerah bagiku, meskipun sebenarnya petir terdengar di mana-mana dan tetes air hujan pun turut mengguyur bagian dalam rumahku lewat sela-sela atap yang bocor. Tapi, aku tak peduli.

Tak Sepenuhnya Rapuh

Oleh:
Hill, begitulah Andra memanggilku. Perlu kalian tau kalau Andra adalah kekasihku. Hubungan kami sudah berjalan kurang lebih sekitar 3 bulanan. Aku dan Andra begitu bahagia dengan hubungan kami. Setiap

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *