Patah Hati Oleh Si Tentara

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Patah Hati
Lolos moderasi pada: 22 April 2016

Namaku Sella, aku adalah salah satu mahasiswi di salah satu universitas ternama di jawa timur. Suatu hari aku mengenal seorang teman baru dia berasal dari kota tempat aku mengenyam pendidikan saat ini namun lagi tugas menjadi abdi negara di papua. Dari pertemanan kami yang sudah lumayan lama dia mengenalkanku pada seorang temannya yang juga memiliki pekerjaan sepertinya namun beda tempat tugas namanya adalah Dani. Setelah dikenalkan oleh si Firman kami pun mengenal secara personal dan sering melakukan komunikasi yang lebih akrab meski hanya melalui bbm dan what’s apps. Dan saking akrabnya kita memiliki panggilan khusus yaitu, “Tuan putri,” dan “Tuan muda”.

“Hai tuan putri lagi ngapain nih?”
“Hai juga tuan muda, lagi cape nih soalnya tadi kuliahnya full banget,”
“Oalah kasihan tuan putrinya lagi kecapean, tapi udah makan kan jaga kesehatan iya.”
“Cie tumben tuan muda perhatian banget,” dengan emoticon smile.
“Emang dari dulu kale,” dengan emoticon ketawa. “Iya sudah tuan putri istirahat dulu iya biar enggak sakit lagian ini udah larut malam gak baik wanita tidurnya larut malam,”
“Idih dari dulu katanya kayaknya enggak deh,” Aku pun ketawa. “Iya sudah karena sudah diperintahkan oleh komandan jadi harus tidur nih biar nggak kena hukuman,”
“Iya sudah selamat istirahat tuan putri. Jangan lupa baca doa. Have a nice dream iya,”

Tanpa membalas bbm dari dia aku pun langsung tidur karena badanku rasanya remuk setelah seharian ada banyak kegiatan di kampus yang harus aku ikuti. Aku pun tidur sangat nyenyak karena ketepatan dengan hari libur di kampus aku bangunnya rada siang karena setelah salat subuh tidur lagi. Namun setelah bangun aku pun mengecek bbm dan ada bbm dari si dia sekitar jam 05:36, 05:49, 06:15.

“Pagi tuan putri,”
“Ya nggak dibalas tuan putri pasti masih tidur iya. Gara-gara kecapean apa memang tidurnya kayak kebo. Hahaha,”
“Iya kayaknya beneran masih molor nih anak, iya sudah nanti kalau udah bangun balas iya!!”

Aku baru balas bbm darinya ketika bangun tidur. “Hehehe, maaf tuan muda aku baru bangun. Gara-gara cape banget jadi habis salat aku tidur lagi. Setelah membalas bbmnya aku langsung bergegas ke kamar mandi untuk bersiap-siap datang ke rapat yang diadakan oleh organisasi yang aku ikuti. Sesampainya di kamar belum juga ada balasan. Setelah selesai berdandan aku pun langsung berangkat menuju kampus. Acara itu selesai pada siang hari dan tepat sebelum aku melangkahkan kakiku ke luar dari ruang rapat dia pun membalas bbmku.

“Iya tak apa tuan putri. Tuan putri tadi sudah sarapan?”
“Hehehe belum sempat saya tuan muda tadi bangun tidur langsung bergegas ke kampus soalnya ada rapat dadakan,”
“Oalah seperti itukah. Ya sudah sana makan sekalian makan siang,”
“Oke tuan muda. Nanti aku makan di warung depan kosan aja,”

Hari demi hari, minggu demi minggu dan bulan demi bulan aku lalui dengan keakraban dengan dia yang awalnya hanya teman biasa sekarang menjadi sahabat. Namun seiring berjalannya waktu aku pun memiliki rasa lain terhadapnya, rasa yang membuat hatiku berdegup kencang ketika akan bertemu dengannya. Meskipun kita beda kota kita sering bertemu meski tidak setiap hari atau setiap minggu kita betemu, kita bertemu hanya ketika sama-sama memiliki waktu senggang saja kalau dia yang punya waktu senggang dia nyamperin aku dan begitu sebaliknya. Namun hal ini hanya terbalut dalam hubungan persahabatan tak lebih. Aku terus menyembunyikan perasaanku dan aku coba nanya tentang percintaannya terhadap Firman.

“Hai Mas selamat malam,”
“Iya selamat malam juga. Tumben nih bbm aku? Biasanya lupa sama aku semenjak ada si Dani,”
“Apa sih Mas siapa juga yang lupain kamu. Cuma takut ganggu tugasmu aja jadi disempatin sekarang deh. Hehehehe,”
“Iya deh. Yang mulai deket sama dia. Hahaha,”
“Bisa aja kamu Mas. Oh iya dia udah punya pacarya Mas?”
“Kenapa gak nanya sama orangnya sendiri?”
“Aku nggak pernah bahas masalah gituan dan dia selalu bilang gk ada Mas. Takutnya dia bohong,”
“Dia memang nggak punya pacar soalnya dia itu nggak mau pacaran katanya.”

“Terus Mas?”
“Dia itu pernah menjalin hubungan sama seorang cewek namun dia merasa cewek itu berbohong sama dia,”
“Kok masih bing merasa emang jauh tah Mas kok seperti itu,”
“Nggak jauh-jauh amet cuma beda kota. Namun dia masih menyimpan hati untuk cewek itu. Kenapa nanya kayak gitu? Kamu mulai suka ya sama dia,”
“Apa sih Mas? Bisa aja kalau ngejek orang. Nggak apa-apa nanya doang Mas,”
“Kalau memang suka sama dia coba kamu ngomong sama dia,”
“Udah deh Mas gak usah yang aneh-aneh sarannya. Ya udah ini kan sudah malam aku istirahat duluan Mas soalnya sudah larut nih besok masih ada kuliah pagi besok. Good night Mas.”
“Ikutin aja biar tahu jawabannya yang sebenarnya. Oke. Night too,”
Aku pun langsung tidur setelah itu. Karena Zaka lagi sibuk banyak tugas jadi aku tidak mengganggunya.

Setelah beberapa hari saat aku diberi saran oleh mas Firman aku pun coba nanya semuanya kepada Dani ketika bertemu di foodterace saat dia menyambangi aku ke kotaku.
“Mas boleh nanya sesuatu nggak?”
“Tumben harus laporan dulu biasanya langsung membombardir kalau nanya terus tumben panggil Mas. Hehehehe.”
Aku hanya diam untuk mengumpulkan keberanian dan tak menggubris pertanyaannya.
“Mas sudah punya pacar?”
Dia hanya diam lalu menghirup napas panjang dan kemudian mulai menjelaskan.

“Belum. Tapi aku pernah dan masih mencintai seorang gadis sampai saat ini,”
“Terus. Mas nggak mau coba buka hati buat yang lain,”
“Aku belum bisa beberapa minggu lalu aku memulai komunikasi lagi dengannya.”
“Terus,” dengan wajah lesu.
“Terus-terus kayak tukang parkir aja kamu.” dia terkekeh. “Iya aku mulai dekat lagi dengannya dan aku akan langsung melamarnya nanti pas tahun baru 2016,”

Dia mulai menjelaskan panjang lebar tentang hubungannya dengan gadis itu. Aku hanya diam tanpa suara. Hatiku rasanya dihujami ribuan pisau tajam mendengarkan itu semua. Setelah kejadian itu aku mulai menjauh dari dia dan ketika dia bbm, aku sok sibuk. Semenjak itu hubungan mulai kami renggang saat bbman aku hanya nanya kabar selebihnya aku tak respon lagi. Karena dekat dengannya membuat hati ini semakin perih. Kabar yang aku terima hubungannya dengan gadis itu semakin dekat.

Cerpen Karangan: Susi M.W
Facebook: Susi M.Wati
Maaf baru belajar nulis.

Cerpen Patah Hati Oleh Si Tentara merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


When I Love Someone

Oleh:
Mengungkapkan perasaan ke orang yang disukai itu bukan semudah membalikkan telapak tangan. Mulut terkunci, langkah terhenti, dan tubuh membeku. Itulah yang kualami sekarang ini, untuk mengatakan tiga kata “I

Love In Malaysia

Oleh:
Ku mencarinya. Kenapa hari ini dia tidak datang? dan di manakah dia sekarang? aku tidak tahu. Aku terus mencarinya namun hanya keringat yang ku hasilkan. “Kau tahu di mana

Ku Merindukannya (Part 1)

Oleh:
Kududuk terdiam antara kursi dan meja di sampingku, tak terasa jika aku sudah usai dengannya, ya Tiberias Calvin Natalarik Marcel Saputra sebut saja Calvin, cowok yang dulu pernah menemaniku

Aku, Kamu dan Kakakanmu

Oleh:
Suatu ketika aku, Aji memiliki seorang gadis yang masih lugu belia, memang usia kami cukup berbeda jauh namun rasa sayang kami sangat terasa. Suatu ketika dia sedang bermain sosial

Prinsip Cinta Yang Berbeda

Oleh:
Kringg… Bel istirahat pun berbunyi, kulangkahkan kaki menyusuri sudut sekolah. Langkahku terhenti di depan bangku taman sekolahku. Duduk adalah pilihanku. “Citraa”, teriak seseorang. Ya, itu pasti Zahra, sahabatku. Mendengar

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *