Salah Mengartikan

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Patah Hati
Lolos moderasi pada: 10 April 2015

“Maaf aku gak bisa” itulah jawaban yang dia berikan setelah aku menyatakan perasaanku dan berharap dia menjadi pasanganku. Dia adalah Hana, wanita yang aku sukai sejak awal kita bertemu, bisa dibilang dialah cinta pandangan pertama ku. Tapi dia telah menolak cintaku meski tanpa ada alasan yang jelas. Dan sekarang semua berubah setelah kejadian itu.

Dulu kita adalah teman yang dekat, sudah lama kita saling kenal. Dia telah menganggapku sebagai sahabatnya, dan dia juga menganggapku sebagai kakaknya karena memang aku lebih tua beberapa bulan. Sejak kelas 1 smp sampai kelas 1 sma kita selalu satu kelas namun kelas 2 sma kita mulai beda kelas karena aku lebih memilih jurusan ips dan dia memilih jurusan ipa. Meskipun berbeda kelas tapi kita masih tetap dekat bahkan sering bermain bersama. Hari demi hari aku semakin dekat dengan Hana dan perasaan suka yang aku simpan sejak awal kita bertemu pun semakin tumbuh. Karena aku merasa nyaman dengan hana, aku pun berencana untuk menyatakan rasa cintaku. Dan hari ulang tahun hana satu minggu lagi, aku pikir itulah momen yang tepat untuk menyatakan perasaanku.

Seminggu kemudian, hari ulang tahun hana pun tiba. Dengan membawa seikat bunga dan sekotak kado akupun datang ke kelas hana.
“Hana.. Selamat ulang tahun yaa” kataku sambil memberikan bunga dan kado untuknya.
“Terima kasih ya.. Kak” jawab Hana.
“Ciee.. Ciee..” Sahut meriah teman satu kelas Hana.

Aku meninggalkan surat di atas bunga, dan berharap dia akan membacanya. Setelah itu aku kembali ke kelas ku dan menanti jawaban dari surat itu.

Setelah satu minggu terlewati dan jawaban dari hana pun tak kunjung datang. Tiba tiba “tuutt.. tuutt..” tanda panggilan masuk dan ternyata dari hana.
“Hallo, ada apa Han?” Kataku mengawali percakapan.
“Hallo kak, ada yang aku mau omongin kak tentang surat yang di bunga itu” Jawab Hana panjang lebar. “Iya” Kataku.
“Sebelumnya makasih ya kak atas kadonya, tapi soal surat itu, maaf aku gak bisa, tapi kita masih bisa jadi sahabat kok kak” Katanya.
“Tapi kenapa gak bisa?” Tanyaku. “tutt.. tutt..” Dia menutup telpon tanpa menjawab pertanyaan ku.

Keesokan harinya saat kita bertemu, keaadaan sedikit berbeda, aku sedikit kaku ngobrol dengan Hana. Tapi Hana memang sahabat yang baik, dia menganggap tidak ada yang perlu dipermasalahkan tentang surat itu. Aku pun mulai sadar kalau dia cuma menganggapku sebagai sahabatnya saja, mungkin aku yang salah mengartikan persahabatan kita.

END

Cerpen Karangan: Fathan
Facebook: Mahendra Fakhrul Fathan
Twitter: @masihfathan

Cerpen Salah Mengartikan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Sepotong Cokelat Untuk Derby

Oleh:
“Aku ingin berjalan bersamamu. Dalam hujan dan malam gelap. Tapi aku tak bisa melihat matamu, Payung Teduh – Resah.” Pagi yang dingin. Tak biasanya sepagi ini aku sudah mendengarkan

Apakah Masih Pantas?

Oleh:
Malam ini terasa sangap sepi, hp pun tetap dengan layar hitam tanpa led merah, aku selalu melihat hp ku dan selalu membuka akun sosial ku dan berharap ada kabar

Kotak Pandora Sang Mantan

Oleh:
Aku baru saja terduduk tenang di sebuah sofa empuk yang nyatanya tak benar-benar empuk karena sudah terlalu sering kududuki. Di sebelahnya, sebuah meja kecil yang diatasnya terdapat sebuah bingkai

Senja Kelabu

Oleh:
Aku 22 tahun. Dan gadis itu 20 tahun. Gadis itu akan berdiri di pinggir jembatan Sungai Gamping tepat pada pukul lima sore. Kedua tangannya mencengkram erat pembatas jalan, seolah-olah

Cintaku Bukan Untuknya

Oleh:
Saat ini aku adalah murid kelas 12 SMK di sebuah desa. Aku seorang yang biasa-biasa saja dengan seribu kekurangan yang aku punya. Aku sangat bahagia dan bersyukur dengan kehidupanku

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Salah Mengartikan”

  1. Kireina says:

    Untuk cerpen ini sudah bagus… ini terinspirasi dari kisah pribadi ya? hehe
    Oh iya, untuk klimaks (puncak masalah) nya masih belum dapet nih.. masih kurang greget..
    Untuk cerpen selanjutnya coba buat lagi cerita yang lebih greget ya…Terus berkreasi!! 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *