Sang Pujaan Hati

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Dalam Hati (Terpendam), Cerpen Patah Hati
Lolos moderasi pada: 17 April 2016

Dimulai dari sebuah pertemuan singkat yang terjadi pada hari minggu di taman rindang terlihat seorang gadis yang sedang berjalan dengan kekasihnya. Mereka terlihat sangat bahagia, bercanda dan saling terbuai kisah asmara di saat yang sama Hamdan memperhatikan sang gadis yang begitu memikat hatinya. Tanpa sengaja pun sang gadis juga sekilas menatap lembut ke arahnya. Hamdan berlalu meninggalkan tempat yang menjadi pijakan dalam kekagumannya pada pujaan hati yang baru saja ia temui. Kini Hamdan pulang dengan sangat bahagia walaupun ia tahu bahwa sang gadis telah memiliki seorang kekasih. Hamdan begitu merindukan gadis yang pernah ditemuinya dahulu, ia pun memutuskan untuk pergi ke taman yang pernah menjadi tempat ia bertemu dengan gadis yang telah membuat gundah hatinya.

Dari kejauhan tampak seorang gadis yang sedang duduk sendiri, gadis itu menangis, Hamdan berdiri di sisinya berharap untuk membuat gadis itu terhibur dengan keberadaannya. Sang gadis perlahan menceritakan apa yang terjadi padanya, dalam pembicaraan itu Hamdan mencoba menenangkan kegundahan yang sedang dialami oleh sang gadis. Singkat cerita gadis itu kini berteman teman baik dengan Hamdan, tanpa sang gadis tahu bahwa Hamdan memiliki rasa kepadanya. Tiap pagi Hamdan selalu ceria karena pujaan hati yang dulu ia impikan kini telah ada di depan mata tanpa harus memberitahu bahwa gadis itu menjadi wanita yang sangat ia sayangi lebih dari dirinya sendiri tiap hari ia bangun pagi untuk memberinya masakan yang paling enak untuk sang kekasih dan selalu memberi waktu untuk sang gadis. Dia begitu penting bagi Hamdan.

Satiap saat setiap waktu Hamdan mencoba untuk selalu ada untuk sang gadis. Sang gadis tidak pernah tahu jika Hamdan bagitu menyayanginya karena sang gadis masih mengisi hatinya untuk kekasihnya (mantan). Seiring berjalannya waktu Hamdan mencoba untuk menyatakan apa yang ia rasakan kepada sang gadis lalu sang gadis menerimanya. Hamdan begitu senang kini gadis itu tidak hanya menjadi teman dan sahabatnya sekaligus menjadi tempat untuk memberikan kasih sayang yang lebih untuknya. Hamdan selalu menyisihkan uang hasil kerja kerasnya untuk membelikan sang gadis sebuah gaun yang sangat diidolakan oleh sang gadis itu, walaupun Hamdan harus berpuasa menahan lapar. Namun, Hamdan begitu senang dengan apa yang ia rasakan.

Tibalah waktu Hamdan memberikan sang gadis gaun yang begitu indah dengan semangat Hamdan tergesa-gesa untuk melihat wajah bahagia sang gadis. Ketika Hamdan sampai di samping kamar sang gadis, Hamdan berniat untuk memberi kejutan. Dari jendela terlihat sang gadis sedang menangis terbaring memeluk sebuah foto yang begitu jelas bukan dirinya (Hamdan) tetapi foto seorang kekasih sang gadis dahulu. Hamdan pun pergi dan meninggalkan gaun di bawah jendela tanpa sepetah kata, Hamdan berjalan dengan hati yang kecewa.

Keesokan harinya sang gadis melihat sebuah kado yang tampak bagus, di dalamnya ada sebuah gaun yang sangat indah dan sepucuk surat yang berisi, “Walaupun aku tidak bisa memilikimu tetapi kau sudah memiliki hatiku sepenuhnya, terserah kau apakan hatiku ini, itu sudah milikmu. Kini aku malu telah memaksamu untuk menyayangiku. Aku pergi bukan untuk meninggalkanmu tapi agar kau leluasa mengisi hatimu dengan untuk orang lain, jaga selalu dirimu. Terima kasih telah menjadi sahabatku, semoga bahagia dan sehat selalu.” Itulah kisah Hamdan dan sang gadis pujaan hatinya dan kalian tahu kenapa aku tidak menyebutkan nama gadis itu? Ya, karena akulah “Hamdan” dan biarlah aku menyimpan namanya dan rasa ini di hatiku.

Cerpen Karangan: Cahaya_Hamdan
Maniak cerpen dan komik, belajar mengeksplorasi imajinasi yang aneh.

Cerpen Sang Pujaan Hati merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Lelaki Misterius

Oleh:
Oktober merupakan awal dari kisah ini. Dimana pertama kalinya aku melihatnya pada saat interview buat kepengurusan BEM 2015/2016 di kampus. Mengingat kejadian saat itu aku merasa lucu dengan rasa

Patah Hati

Oleh:
“Mami, Mima berangkat dulu ya..” Ucap Mima kepada Maminya. “Iya.. Hati-hati ya di Bekasi,” Pesan Mami. Mima hanya mengangguk kecil sambil menebarkan seulas senyum manis. Sesampainya di Bekasi, Mima

Cinta Tak Memandang Wajah

Oleh:
Aku sedang jatuh cinta pada seseorang, namanya rio. dia ganteng dan playboy kampung. Kenapa playboy kampung? Karena dia suka melihara ayam kampung. Suatu sore, aku pulang terlambat karena rapat

Pengorbanan Hati

Oleh:
Sinar mentari pagi menyinari pagiku. Hari ini adalah hari kedua, di tahun pelajaran baru, aku mulai masuk sekolah. Aku melangkahkan kakiku menuju kelasku, namun belum sampai ku ke kelas,

A Little Fake (Part 1)

Oleh:
“Kikan, aku punya hadiah spesial buatmu,” Tanya tiba-tiba muncul di hadapanku sesaat setelah aku menutup buku Oliver Twist. Sejenak aku menunggu dan gadis itu sudah menghilang di balik rak

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *