Sick

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Patah Hati
Lolos moderasi pada: 11 September 2013

Jung Yeon Han Point Of View
Aku Jung Yeon Han. aku bersekolah di Kwanghee Senior High School. Kelas 12 yang mempunyai IQ yang biasa saja. Walau banyak yang menganggapku pintar dalam hal akademik maupun non akademik, tapi aku menyadari satu hal. Bahwa aku lemah dalam bidang percintaan, atau lebih tepatnya kisah asmaraku.

Aku pernah berpacaran sewaktu Junior High School dulu. Itu pun saat aku tidak mengerti sama yang namanya ‘cinta’. Ya, aku terima-terima saja pernyataan cintanya. Dan itu tidak bertahan lama. Namja (Laki-laki) yang menjadi pacarku itu berselingkuh. Bahkan ia terang-terangan memutuskanku di puluhan pasang mata yang melewati kami berdua.
Semenjak itu aku mulai trauma. Aku sempat tak percaya dengan adanya cinta. Kata Temanku, Eun Ji, bahwa kebanyakan namja melihat yeoja (perempuan) dari fisiknya saja.
Aku tak mau mengingat kejadian itu lagi.

“Yeon Han-ah!”
Panggil suara di sampingku. Dengan segera aku menoleh pada yeoja pendek di sampingku.
“Ada apa Eun Ji-ya?” tanyaku malas.
“Antar aku ke kantin ya? Aku lapar~” pintanya.
“Mian (maaf), aku sedang malas bergerak.” ucapku terdengar pelan agar Eun Ji iba melihatku.
“Jaeball, Ne? (kumohon, ya?)” ucapnya dengan puppy eyes nya. Aku hanya menarik nafas pelan. kusanggupi permintaan sahabat baiku ini.

Sesampai kami di kantin, suasana disana sangat ricuh. Ada yang bergosip sambil ber-make up ria, ada yang tengah berduaan di sudut kantin, dan ada juga yang harus rela menunda lapar karena antrian yang panjang. Aku menghela nafas. Ini sudah biasa, sangat biasa.
Aku yang melihat suasana kantin ini saja sudah kehilangan selera untuk jajan. Apalagi Eun Ji?

“Ya! Eun Ji-ya. Kau Yakin ma-”
Kata-kataku terputus karena Eun Ji sudah tak ada di sampingku lagi. Namun ia sudah ada di kerumunan siswa/siswi yang sedang menghabiskan waktu di kantin. Sepuluh menit ia baru kembali lagi di sampingku dengan membawa snack dan soda di kedua tangannya.
“Lama sekali,” dengusku kesal.
Eun Ji hanya tersenyum tiga jari,
“Hehehe, mian. Apa kau tidak jajan? Kau bahkan sudah lama tidak ke kantin.”
Aku memutar bola mataku kesal,
“Bagaimana aku bisa berbelanja kalau-”
Ucapanku terhenti karena aku melihat seorang namja di depanku sedang mengobrol dengan teman-temannya. Namja itu sangat tampan. Senyumnya yang manis memperlihatkan deretan giginya yang rapi. matanya yang sangat menggoda. Aku sangat terpesona dengan namja itu. Sampai-sampai aku tak berkedip melihat namja itu. Karena merasa dilihat, namja itu menoleh padaku. Tersenyum padaku.

TERSENYUM?!

Hatiku 100x lebih cepat berdetak. Aliran darahku juga terasa cepat. aku merasa terpaku.

Dengan gelagapan aku membalas senyumannya yang manis itu dengan kikuk. Lalu Ia kembali melanjutkan obrolan dengan teman-temannya. Aku melamun lagi melihat rupa tampan dari namja tersebut.

Lamunanku langsung buyar karena pandanganku dihalang telapak tangan, aku tau itu telapak tanganmu Bae Eun Ji!

“Ya!(hei!) kau melihat apa heh?” tanya Eun Ji. Aku tidak meresponnya. Lalu ia mengikuti arah pandangku.
“Ahh, kau menyukai namja itu?” tanya Eun Ji.
“Molla (tidak tahu), aku baru pertama kali melihatnya” ucapku.
“Dia Lee Chan Yeol. Prince of Kwanghee”
“Aku tidak tahu kalau ada Prince-Prince seperti itu.” polosku
“Dia namja yang cukup terkenal. Banyak yeoja yang menantikannya.” jelas Eun Ji sambil memakan snacknya.
“Jinjja? (benarkah?). Apa dia mempunyai yeojachingu? (teman perempuan/pacar)” tanyaku cepat.

Sebelum Eun Ji menjawabnya, Ia menunjuk Lee Chan Yeol. Di sampinya ada yeoja cantik sedang memegang halus kedua pipi putih Chan Yeol. Chan Yeol langsung mencubit hidung mancung yeoja cantik itu. Sedangkan Chan Yeol hanya tertawa ringan.
Aku menjadi envy, sangat. Yeoja di sampingnya kini memluk ringan Chan Yeol.

“Di sampingnya, di sampingnya itulah yeojachingunya. Salah satu hobae (junior) di Kwanghee yang terkenal juga.”

Mendengar ucapan Eun Ji tadi, hatuku langsung mencelos. seakan ada ribuan belati yang menusuk-nusuk jantungku. Aku ingin menangis namun air mataku tak kunjung keluar juga.

“Itu.. YeojaChingu… Chan Yeol?..” tanyaku pelan..
“Ne, namanya Han Na Ra. Ketua Cheerleader di Kwanghee… Jika kau menyukai Chan Yeol, sebaiknya lupakan saja perasaan itu. Karena mereka sudah 8 bulan menjadi sepasang kekasih. Jika kau tetap menyukainya, setiap hari hatimu akan menjadi perih. Cari yang lain ya?” jelas Eun Ji bijak… aku hanya mengangguk pelan,
“Ne kau benar Eun Ji-ya”

END.

Cerpen Karangan: Wulan Aristya
Facebook: 3341aristya18

Cerpen Sick merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Masih Segalanya

Oleh:
Sekolah pun dimulai, aku sekarang berada di kelas 7, aku sekolah siang dan menempati ruangan setelah kelas 8. Suatu hari temanku bertanya padaku. “kamu kenal Kak Heldy?” tanya dia,

Seperingatan Kemarin

Oleh:
Hari-hariku mulai terasa melelahkan bersekolah di sekolahku, entahlah itu karena apa?. Di usia mudaku saat sekolah di tingkat SMA mungkin bagi orang-orang adalah hal yang terindah dan tidak bisa

Aku Akan Selalu Menunggu Mu

Oleh:
Lupakah engkau tentang janjimu dulu. Janjimu untuk selalu menungguku hingga ajal menjemput, apakah engkau sudah melupakan kenangan kita dulu. Kenangan saat bersama suka duka kita lalui berdua, apakah engkau

Bekas Luka Cinta Pertama

Oleh:
Cinta pertama, ya. Itu adalah dua kata beribu kisah. Tak cukup satu buku untuk menuagkannya. Cinta pertamaku, dialah pembunuh perasaanku. Kini sangat sulit bagiku untuk mencintai. Hatiku bagai mati

I Want To Sing A Loud

Oleh:
Aku rasa kopi ini sama sekali tidak membantuku. Aku menyingkirkan secangkir kopi yang mulai mendingin, demikian juga dengan gitar yang sejak tadi ku peluk. Akhirnya aku hanya menekuk lutut,

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *