Someone Like You Adrian

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Patah Hati
Lolos moderasi pada: 28 August 2016

Ini hanyalah sebuah cerita sederhana, namun sangat mendalam, tentang seorang gadis miskin pemilik nama Alessa, yang diam-diam menaruh hati kepada seorang mahasiswa tampan bernama Adrian, yang awalnya itu hanya sebatas rasa kagum. Namun, kini rasa itu telah tumbuh menjadi sebuah rasa cinta, sebuah cinta yang buta.

“Kreek” Adrian membuka jendela kamar kos nya yang terbuat dari kayu itu. Adrian menemukan sebuah amplop kecil yang diselipkan di jendela kayu itu. Adrian membuka amplop itu dan membaca kertas di dalamnya

“Selamat pagi kak Adrian, pemuda pemilik mata indah. Aku sebenarnya sudah berpikir 7 kali untuk melakukan hal ini Maafkan aku yang terlalu kelancangan soal ini. Aku hanyalah debu dalam hidupmu. Dan aku mohon jangan pernah bosan atas tingkahku ini. Biarkan aku jadi pengagum rahasiamu, sampai suatu saat aku sadar bahwa kau harus pergi. Salam -A-”

“Siapa ini? Inisial A? Ya sudahlah biarin aja” ujar adrian yang sibuk bersiap berangkat ke kampus.

8 Maret 2011
Adrian, nama yang menjadi tokoh utama di buku ini. Mungkin, kau takkan pernah tahu. Aku sadar ini cinta yang buta. Bagaimana mungkin? Seorang Alessa yang berusia 15 tahun kini jatuh cinta dengan seorang mahasiswa tampan berumur 23 tahun yang tinggal di rumah kos sebelah rumahku. Awalnya ini hanyalah sebatas rasa kagum. Tapi kini rasa itu tumbuh menjadi cinta, yang tak mungkin pernah terjadi.

12 maret 2011
Wahai Adrian, seorang pemuda pemilik mata indah. Tadi sore aku melihatmu pulang dari kampus dengan motor sport hitam milikmu. kau memakai jaket hitam, membawa tas ransel dan juga helm yang hitam pekat. Mungkin, orang-orang di jalanan tak pernah tahu bahwa pemuda pemakai helm hitam itu memiliki sepasang bola mata yang indah. Mungkin sebagian orang bisa menebak wajahmu yang tampan nan rupawan lewat tubuh atletismu itu.

15 maret 2011
Dear diary,
Malam ini aku melihat kau makan di pinggir jalan. Aku melihat kau makan sambil menorehkan senyum. Entah apa yang kau bayangkan hingga kau bolak-balik senyum seperti itu. Mungkin seseorang telah membuatmu jatuh cinta sehingga kau tersenyum. Aku ingin menghampirimu, tapi hati kecilku menolak dan aku memutuskan untuk pulang. Dan, biarlah aku hanya menjadi sudut pandang, dari kejauhan.
Aku sangat menyukai senyummu. Kau sering menorehkan sedikit senyum miring di wajahmu. Senyum yang sering membuatku menderita insomnia setiap malam. Walau aku tahu senyum itu bukan ditujukan untukku. Karena aku sadar gadis miskin sepertiku tak akan mungkin bisa memiliki seorang pemuda tampan seperti Adrian. Tapi, terima kasih Tuhan, kau telah menciptakan Adrian yang sempurna ini. Aku semakin optimis menjalani hari-hariku sejak aku mengenalmu, dan aku anggap bahwa kau hanya sebagai penyemangat bisu yang tidak nyata adanya. Setiap malam aku selalu berdoa agar kau hadir dalam mimpiku. Aku tahu ini sedikit berlebihan. Tapi aku sangat mengerti. Biarlah kau hanya menjadi kiasan sementara dalam hidupku. Meski kau tak pernah tahu bahwa aku sangat mengagumimu.

Dua tahun berlalu… dan aku masih menyimpan rasa ini.
25 Mei 2013
Hei kamu! iya kamu! pemilik nama Adrian.
Hari ini kudengar bahwa kau telah tamat dari universitas dan baru wisuda kemarin. Dan, tentunya kau akan balik ke kota asalmu. Aku pasti akan sangat merindukanmu. Dan, betapa bodohnya aku, akan tetap terus mencintai orang yang bahwa suatu saat akan pergi juga. Dan, satu kabar lagi, kudengar bahwa kau sudah bertunangan dengan seorang gadis kaya raya asal Malaysia. Mungkin, kau juga akan menetap disana. Sungguh, sakit aku mendengar kata ‘seorang gadis’ itu. Asal Kau tahu, aku sangat menyukai lagu berjudul ‘Someone Like You’ dari Adele. Dan aku hanya bisa memutar dan menyanyikan lagu itu saat aku mendengar kau telah bertunangan. Sepenggal bait lagu Adele yang sangat mendalam bagiku
“I heard, that you settled down..
That you, found a girl..
And you’re married now..”
Atau aku hanya bisa memutar lagu berjudul ‘Hampa’ dari Ari Lasso itu.

1 juni 2013
Selamat mengejar cita-citamu pemuda tampan. Kini tak ada lagi kudengar kabar tentangmu. Kau sudah meninggalkan rumah kos itu. Dan setiap kali aku melihat rumah kos itu, aku justru tambah sakit hati melihatnya.

Kini aku hanya berharap akan menemukan orang baru dalam hidupku. Seseorang sepertimu, Adrian.

Cerpen Karangan: Anggita Mardika
Facebook: anggita mardika
Instagram: anggita_mardika
Maaf jika cerpen ini kurang bagus.

Cerpen Someone Like You Adrian merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Cinta Dalam Diam

Oleh:
Aku berjalan tanpa arah yang pasti menembus tipisnya rintik hujan, angin bertiup membuat jaket dan jilbabku berterbangan. Kuteringat pada sebuah kejadian tadi siang di sekolah. Saat itu cuaca tidak

Cinta Tidak Harus Memiliki

Oleh:
Di sebuah sekolah ada seorang laki laki yang kudambakan yang bernama Sean, dan ku merasakan getaran hati bila lewat di depannya. Dan gini ceritanya Ketika di kelas, “karena cinta

Empat Kata Yang Terlambat

Oleh:
Seperti biasa, suara tertawa ibuku terdengar nyaring di telinga. Aku pun mulai tak nyaman disertai konsentrasi yang semakin memudar. Sejenak aku berpikir, “Apa sih serunya sebuah sinetron di televisi?

Nindia and Twin Prince

Oleh:
Nindia adalah mahasiswi semester pertama salah satu Universitas di Jakarta, cewek ini sih asli Yogyakarta tapi dia memilih jalan hidup yang berbeda. Dia rela meninggalkan Keluarga dan semua kemewahan

Awan Itu Kamu

Oleh:
Hampir setiap pagi aku tak dapat melihat senyuman mentari. Awan hitam selalu sibuk untuk menutupi cahayanya. Membuatku harus menggunakan payung untuk melindungiku dari tusukan air yang berjatuhan dari langit.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *