Story of My Love

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Patah Hati, Cerpen Pengalaman Pribadi
Lolos moderasi pada: 8 April 2017

Cinta. Apa itu cinta? Setahuku cinta adalah kasih sayang kedua insan antara laki-laki dan perempuan. Tapi! Setelah kejadian cinta lama yang pernah ada lalu pergi, membuatku semakin takut untuk mencintai atau mencari cinta lagi.

Masih terlalu pahit untuk diingat, namun terlalu manis untuk dilupakan. Setelah kejadian 1 tahun lalu membuatku susah bangkit dari keterpurukan. Walaupun aku masih sayang, aku biarkan rasa ini dan kupeluk dalam diam, kugenggam rahasia ini dalam bungkam

Masih teringat suram
Ketika senja berlalu dan pergi
Merpati putih mengabarkan duka
Kepada langit yang mulai menghitam.

Sore itu, senja menampakkan wajah pergantian hari dari siang menuju malam yang indah, masih ada aroma harum tubuhnya yang masih hadir mewarnai hari-hariku. Dia adalah Riska. Seorang perempuan cantik nan lugu. Aku mengejar cintanya selama setengah tahun, lalu aku mendapatkannya. Berjalan lama cinta kita, namun akhirnya menjadi kita yang berbeda.

Senja yang sunyi tanpa wajah dan harum tubuhnya, dia tidak ada kabar selama satu hari, entah dia sibuk atau dia mulai melupakanku. Tiba-tiba Hp-ku berbunyi.

“Halo selamat sore sayang?” jawabku yang mengangkat telepon dari Riska.
“Zain, lagi ngapain?” dia memanggil namaku, tidak lagi memanggil kata sayang.
“Ah! kamu ada-ada aja, gak biasanya kamu manggil aku dengan nama aku, biasanya kan sayang!?” jawabku dengan terheran-heran.
“Oh iya aku mau ngomong sesuatu, tapi kamu harus sabar dan nerima keputusan ini!” sambungnya lagi
“Maksud kamu?” jawabku, dan aku merasa ada suatu dentuman yang begitu keras dari arah fikiran menuju hati.
“Minggu depan aku mulai memasuki kuliah, aku hanya ingin tidak diganggu, ingin fokus ke kuliah dulu. Kamu jaga diri ya, jangan lupa makan dan sholat. Aku akan selalu rindu padamu, dan untuk sementara ini kita putus! aku akan mengabari kamu dan kembali lagi, setelah semuanya lancar.”
Dan telepon dari Riska terputus, aku mencoba menghubungi lagi tapi tidak bisa, dan semua akun miliknya dari sore itu seolah tak lagi dia buka. Dan mungkin semua yang berhubungan denganku diblokir.

Hari demi hari aku menunggu kabar darinya, hari-hariku suram dan kulalui dengan hati yang gelisah serta pikiran yang selalu bertanya-tanya, mengapa ia tega pergi tanpa perasaan dan membuat luka dalam yang menusuk tajam. Sejak itu aku pun tidak berani menghampiri ke rumahnya, apa lagi menunjukkan muka di hadapan orangtuanya, aku takut orangtuanya tidak mengizinkan aku bertemu dengan Riska.

Suatu hari di keramaian kota Surabaya selatan, aku yang hendak pergi bersama seorang kawanku yang begitu setia menemani aku kemanapun pergi, Doni namanya. Kita hendak pergi untuk mencari makan di suatu tempat makan lesehan pinggir jalan. Tiba-tiba kulihat mantan pacarku bersama seseorang laki-laki mau makan di satu tempat yang sama, dan mantan pacarku Riska menggandeng tangannya. Sungguh! saat kulihat wajahnya dia seakan bahagia dan mungkin lelaki itu pacarnya, ‘batinku’ saat itu terasa bahwa cinta tak harus memiliki. Kutahu aku hanya lelaki biasa, tidak seperti lelaki yang bersama Riska, dia mewah, keren, cakep dan mungkin kaya.

Tepat di parkiran bahu jalan tempat lesehan, aku yang memarkir motor, lalu tanpa aku ketahui dia menghampiriku. Tidak menghiraukan keramaian kota.
“Kamu Zain?”
“iya”, jawabku
“gimana kabar kamu Zain?” sambungnya lagi.
“Baik,” jawabku dengan cueknya aku.
“Zain, maafkan aku waktu itu yang pergi tanpa penjelasan yang pas. Mungkin waktu itu aku dihimpit oleh kesibukan untuk memasuki hari pertama masuk kuliah”
“Ha! Maksud kamu Ris?!” Tanyaku
“Dan aku pernah janji ke kamu Zain, bahwa aku akan kembali setelah semuanya beres, tapi”, belum sempat selesai bicara aku memotongnya. “Tapi apa, terus cowok itu siapa?” Tanyaku dengan nada kasar.
“Tidak kusangka aku jatuh hati kepada cowok itu di kampus, dan entah kenapa aku mulai merasa bahwa dia yang selalu bikin aku senang dan bahagia disetiap bersamanya, dan tanpa ada kabar dari kamu dia adalah penggantimu, dan aku mulai mencintainya selama tidak ada kabar dari kamu”
“Ha! Bukannya kamu sendiri yang menghilang tanpa perasaan! memutuskan hubungan tanpa penjelasan?”
“Mungkin iya, tapi maaf! aku salah Zain, salah waktu itu tidak mengabari kamu, karena aku sibuk, dan juga aku butuh perhatian, merasa simpati dan terus jatuh cinta kepada lelaki itu. Maaf Zain!”.
Dan aku pergi dari tempat itu, tidak jadi makan, Dan aku lihat wajah Riska begitu merasa bersalah, dengan sejuta penyesalan.

“Bro, kok pulang? Cewek yang tadi menghampiri kamu siapa?”
“Mantan pacarku!” Sahutku, lalu kita berdua pulang menuju rumah Doni.

Hari demi hari kulalui sendiri, hari-hari yang begitu suram. Setelah kejadian itu, Riska terus menghubungiku, tapi tak pernah aku hiraukan, terus menghubungiku. Sampai akhirnya dia mengirim messages, yang ia kirim.

Zain, maafin kesalahanku waktu itu, sungguh, aku bodoh telah memutuskan ikatan tali yang selalu aku jaga, yang selalu membuatku merasa sempurna, merasa lengkap, dan membuat indah hidup di dunia, memutuskan ikatan yang kubuat sendiri, perjanjian yang aku buat aku patahkan sendiri. Bodohnya aku.
Oh iya Zain, tepat malam ini, besok tanggal 22, dimana waktu itu kamu memenangkan hatiku, di tanggal 22 kamu mengungkapkan semuanya, lalu dengan perasaan suka sama suka, aku menerima kamu dengan perasaan yang sama, sayang dan cinta. Kita berpisah 3 bulan yang lalu. Mungkin kalau kita masih bersama, besok hari yang ke 19 bulan. Doaku, aku ingin kita balikan, mulai dari awal.

Sampai saat ini, Riska selalu mengajak untuk kembali seperti dulu, tapi aku tidak pernah mau, mungkin karena masih teringat masa-masa dimana aku ditinggal pergi tanpa kejelasan yang pasti. Entah kenapa sampai saat ini, aku yang pernah mengalami cinta yang sangat buruk, membuatku takut untuk jatuh cinta lagi, mungkin karena aku yang pernah terluka kembali mengenal cinta dari cinta lama yang membuatku terluka.

Tamat

Catatan, nama asli dari Riska sengaja aku sembunyikan. Untuk kepentingan nama baik

Cerpen Karangan: Zainul Mustofa
Facebook: Zainul Mustofa

Cerpen Story of My Love merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Sebuah Nama Dari Orang Yang Cerdas

Oleh:
Fantasi ini dimulai dari alarm bangun pagiku. Aku baru ingat hari ini ada jadwal keberangkatanku ke suatu daerah penghasil salah satu makanan terenak yaitu pempek. Ya bener kota palembang.

First Rabbit

Oleh:
Pertama kali aku denger kata–kata itu bingung dan aneh. Kelinci pertama maksudnya apa coba. Aku sekarang sudah duduk di salah satu perguruan tinggi akademi kesehatan semester 4. Aku lebih

Pupus Harapan Di Ujung Negeri

Oleh:
Telah lama aku tersugesti mencintai seorang gadis manis, yang hanya bisa kucintai. Memandang wajahnya lewat terangnya layar handphoneku, meredupkan semangatku untuk menggapainya. Karena yang aku tahu, bukanlah aku yang

November Akhir Penantianku

Oleh:
Akhir November 2015, aku berhenti mengharapkannya dan mencintainya. Setelah 5 tahun aku mempertahankan perasaan ini padanya, dan berharap ada kesempatan untuk kembali karena kesalahanku di waktu itu. Hari demi

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *