Masih Dalam Hal Menunggu

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Pertama, Cerpen Penantian
Lolos moderasi pada: 27 October 2018

Isma adalah seorang gadis yang dinilai tomboy dengan teman temannya, namun dibalik itu ia merupakan seorang sahabat yang selalu mengerti kondisi sahabatnya, dan Aditya adalah sosok teman kecil yang ia tunggu sampai sekarang.

9 tahun lalu, Satu hari sebelum ia benar benar pergi dan membuatku menunggu.
“isma, adit besok pindah sekolah” ucap anak cowok yang terlihat polos dan lugu itu
“pindah ke mana? Lama gak?” balasnya
“kampung, gak lama kok adit pasti balik adit janji” jawab adit sambil tersenyum.

Benar saja, besoknya dia sudah tidak ada di sini, di sekolah ini, dan di tempat duduk ini. Namun awalnya aku hanya mengira ia pergi untuk sehari atau dua hari saja, ternyata sampai sekarang dia tak kunjung datang untuk menepati janjinya untuk kembali.

Cinta? Haha, dulu aku kira ini hanyalah perasaan rindu yang terdalam karena lama tak bertemu, namun setelah aku fikir mengapa aku masih setia pada hal yang membosankan? Hal menunggu sesuatu yang tidak tentu akankah kembali atau malah lenyap bersama kenangan. Apakah benar aku mencintainya? Ah entahlah, aku masih bingung terhadap perasaanku. Jika benar ini cinta apakah cinta selalu tentang hal menunggu?.

Sudah 9 tahun aku menunggu, menunggunya untuk mengucapkan kata kata “Isma, adit balik lagi”, apakah dia tidak pernah memikirkan aku? Aku yang selalu mengingatnya, aku yang selalu teriak “Adit, balik dong” saat melewati rumahnya bahkan ini aku lakukan setiap hari.

Suatu penyesalan datang di sini, penyesalan tentang mengapa aku hanya mengetahui nama panggilannya saja dan Penyesalan tentang mengapa aku tak mengetahui ia pindah ke mana. Tak hanya penyesalan, bahkan ketakutan yang kemungkinan terjadi juga selalu ada dalam benakku yaitu “apakah dia ada di sekitar sini namun kami tak saling mengetahui?” dan masih banyak lagi.

Namun aku yakin, Tuhan akan mengembalikan kamu dan mempertemukan kamu di sini denganku, dan aku akan tetap menunggu tanpa pernah mengucapkan lelah, ya mungkin aku mencintaimu, dan adit cepatlah kembali untuk membalas rindu yang sudah tak tergambarkan ini.

Cerpen Karangan: Anggita Suci Rismawati
Facebook: Anggita Suci Rismawati

Cerpen Masih Dalam Hal Menunggu merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Cinta Pertamaku

Oleh:
Bermodalkan kulit sawo matang, dan senyum yang mempesona ialah Fathir, seorang pria yang ku kagumi sejak kelas 8 smp, memiliki tinggi badan yang ideal bak seorang atlet basket, dan

Tanda Tanya Cintaku

Oleh:
Tepat pukul 04.00 suara Adzan Subuh dikumandangkan. Aku terlelap dari ranjang tidurku sambil menguap tanda masih mengantuk, aku terbangun dan menatap sang mentari yang kian menyapaku di jendela kamarku.

Shadow

Oleh:
Tentang seorang detektif dan seorang psikopat. Ini tentang mereka. Juga tentang masa lalu mereka. “Distrik lima mengalami masalah. Segera kirim bala bantuan!” monitor di dalam kantor berukuran 10×10 menyala-nyala.

Kerinduan Terindah

Oleh:
Misool, Agustus 2006 Suara deburan ombak memecah kesunyian malam ini. suara patroli para tentara itu, bersahut-sahutan di radio. Adri malam ini ditugaskan hanya untuk menjaga pos, tidak sampai berpatroli

Biarlah

Oleh:
Semua terasa sangat berbeda saat ku mulai merasakannya. Cinta, bagi kalangan remaja hal itu sudah sangat biasa. Namun tidak denganku, aku merasa asing akan hal itu. Ada yang bilang

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Masih Dalam Hal Menunggu”

  1. isma daulah says:

    singkat padat dan jelas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *