Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Jangan Kau Sujudkan Hatimu Kepadaku

“Vinda !” “Ada apa?” Kata Vinda seraya menatap Ardi yang ada di depannya yang mengajak untuk mengobrol, Vinda menghadapi obrolan Ardi yang mengajak serius. Akhirnya Vinda berusaha mengerti apa yang akan Ardi katakan,...

Berkunjung ke Negeri Dongeng

Sabtu, 18 Mei 2013 Di pagi yang cerah itu, aku bergegas menuju ke masjid. Kakiku melangkah dengan cepat. Hatiku risau. Sepertinya aku telah mengecewakan teman-temanku karena telah membuat mereka lama menunggu. Oupss, Bukan...

Terima Kasih 10 Tahun Lalu

Langit mulai berubah warna, matahari perlahan mulai tenggelam dalam peluk awan. Sekiranya ia datang jauh lebih cepat layaknya ia saat pertama kali mendapat tugas dari perusahaan tempat ia sekarang bekerja mungkin masih ada...

Terima Kasihku

“Ayo Adi, bangun-bangun”, kata ibu. “Adi masih ngantuk Bu”, jawab Adi dengan nada malas. “Sekarang sudah pukul 7 Adi!”, kata ibu setengah marah. Sontak aku terkejut. Mataku yang masih ngantuk sekarang menyala...

Hinaanmu Jadikan Motivasi Untukku

Agustus 2010 aku menerima cinta dari seorang pria bernama Hari, aku tidak tau dia bekerja sebagai apa dan yang aku tahu dia adalah seorang mahasiswa salah satu universitas di Jakarta dan aku tidak mau tau tentang dia. Mungkin...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Nenek ku Pahlawanku

  1. lizha 11 April, 2013 at 7:37 am | | Reply

    nopelnya tdk lenkapp!!!!!!!!!!!

Leave a Reply