Perjuangan Nisa

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Pendidikan
Lolos moderasi pada: 13 November 2016

Pagi yang cerah. Nisa terbangun lalu bersiap membantu ibunya. “bu nanti waktu masuk smp aku sekolah di mana bu?” Nisa begitu semangat bercerita kalau dia ingin sekali masuk smp. ibunya tak tega menghilangkan wajah gembira anak tunggalnya. ya Nisa adalah anak satu satunya dan bapak Nisa sudah meninggal waktu dia kelas 4. Ibunya ingin mengatakan bahwa dia tidak bisa memasukkan Nisa ke smp.

Nisa lalu mengantar ibunya bekerja. Ibu Nisa bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Jadi wajar saja ibunya hanya bisa menyekolahkan Nisa sampai SD.
Saat ibu Nisa pulang Nisa sudah tertidur di kamarnya. Ibu Nisa berusaha menabung untuk menyekolahkan Nisa.

Liburan tinggal 2 minggu lagi namun tabungan ibu Nisa belum cukup. “ibu kapan kita beli barang barang sekolahku?” tanya Nisa pada ibunya. Ibunya lalu membawanya ke kamar. “Nisa, maaf ya ibu nggak bisa masukkan kamu ke smp” ucap ibu Nisa sambil memeluk putrinya. Nisa hanya bisa diam mendengar jawaban ibunya.

Dikemudian hari Nisa bertemu kak viko. kak viko melihat Nisa yang sedang menulis sesuatu, kak viko lalu menghampiri Nisa dan bercakap-cakap denganya. Setelah kak viko selesai mendengar cerita tentang kesulitannya masuk smp kak viko berkata “Nisa, kakak bisa bantu kamu masuk smp lhoo..” “beneran kak?, gimana caranya?” tanya Nisa. Kak viko lalu mengeluarkan kertas. “kamu ikut aja lomba ini” kak viko lalu menjelaskan jika ikut lomba Nisa bisa masuk smp karena hadiahnya beasiswa. “ya kak, aku mau!” “ya, kalau gitu kamu kakak daftarin dulu. lombanya itu besok jam 08.00 besok kakak jemput ya. tempatnya ada di kampusnya kakak”.

Keesokan harinya setelah Nisa mengikuti lomba menulis cerita, Nisa sangat berharap kalau dia bisa menjadi juara. Nisa memang sudah memiliki hobi menulis sejak kecil dia pernah membuat bermacam macam karya tulis. Dan saat pengunguman pemenang mc maju “inilah saat yang ditunggu tunggu pemenang. juara 3 mendapatkan beasiswa 3 tahun SD dan uang 2.000.000 rupiah. juara 2 mendapatkan beasiswa 3 tahun smp dan uang 5.000.000 rupiah. dan juara satu mendapatkan beasiswa 3 tahun smp, ipad mini dan uang 7.000.000 rupiah…”

Mc lalu mengungumkan pemenang 1, 2 dan 3
“Juara 3 dimenangkan oleh Prita lestari… dengan cerpen berjudul ibuku pahlawanku.. dan nilai 856” tampak gadis mungil berkuncir dua maju ke depan dan pastinya dia Prita lestari.
Nisa dan ibunya saling berpegangan tangan berharap nisa mendapat juara.
“Juara dua dimenankan oleh m. ramadion… dengan cerpen berjudul perjuangan anak jalanan dan nilai 973 silakan berdiri di samping juara ke 3” tampak seorang laki laki melonjak kegirangan dan menaiki panggung.
Nisa tampak sedih sepertinya dia sudah kehilangan harapan.
“Dan juara 1 di menangkan oleh… Fidelia Arumnisa… dengan cerpen berjudul perjuangan sekolah Nisa. dan nilai sejumlah 1145…” Nisa hanya tertegun mendengarnya ia serasa bermimpi. Kak viko lalu menghampirinya “Nisa ayo ke depan, kamu juara satu” Kak viko lalu mengantar Nisa ke panggung.

Silakan hadiahnya diberikan. Setelah selesai Nisa menuruni panggung dengan piala yang besar. Ibunya sangat bangga kepadanya dan langsung memeluknya. Nisa sekarang bercita cita menjadi penulis dia terus mengikuti lomba menulis dan sangat giat belajar.

Cerpen Karangan: Adiba Ghafira Aininda
Namaku Adiba Ghafira Aininda. umurku 10 tahun dan sekarang aku bercita cita sebagai penulis. orang tuaku sering mengajakku untuk mengikuti les menulis. sudah dulu ya.

Cerpen Perjuangan Nisa merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Friendship Never Dies

Oleh:
Hai aku Magdalena. Aku senang sekali bisa bersahabat dengan Euniqe, Edenlya, Maria, Zefanya, Vorenza, dan Agnesia. Mereka sangat baik padaku. Aku bersahabat dengan mereka sejak kelas 1 SD. Saat

Misteri Sandal Yang Hilang

Oleh:
Azan berkumandang saling bersahutan para warga desa pun mulai berbondong-bondong pergi ke musala desa. “Yogi, sudah azan itu loh!” “Yah, Bu!” Sudah menjadi kebiasaan di desaku setiap azan sudah

SPK Depkes Makassar in Memorial

Oleh:
Gema suara adzan subuh seakan mengusik sang pemimpi yang tengah lelap dalam dekapan selimut di atas tilam yang tak pernah jenuh menahan beban yang tak pernah absen menemani tuan

Konser Amal

Oleh:
Andini Nabila. Dia adalah seorang gadis kecil yang terlahir di Makassar pada 23 April 2003. Andini atau yang biasanya dipanggil Andin adalah gadis dengan rambut panjang sebahu berwarna hitam.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *