Diary Usangku

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Pengalaman Pribadi, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 18 March 2017

Aku Membuka Lemari bagian kiri, Kemudian Berjongkok dan duduk. Aku Melihat Setumpuk Buku Yang Tersusun Acak-Acakan di dalam lemari.. Hendak Akan Kurapikan.

Tanganku Mulai Mengambil Satu Persatu buku Itu, Dan Meletakkannya di Lantai untuk sementara. Kemudian Mataku tak sengaja menangkap sebuah benda yang tidak asing lagi bagiku. Lebih tepatnya sebuah buku berwarna merah yang terselip di antara buku bahasa dan buku-buku lamaku saat sekolah dulu. Aku Penasaran dan memutuskan untuk mengambilnya.

Mataku berbinar-binar, ternyata yang kutemukan adalah buku diary berwarna merah bermotif bunga-bunga kecil yang indah. Buku itu tampak usang dan sudah berdebu. Aku meniup debu itu dan diaryku pun sudah bersih. Kemudian Mengamatinya Lekat-lekat. “Hei, Ini diary lamaku, ternyata di sini, Pantas Saja aku cari-cari tidak ada”. Gumamku dalam hati. Aku mulai membuka lembaran demi lembaran, dan membacanya.

Betapa malunya aku pada diriku sendiri saat membaca catatan harian lamaku, tentang teman terbaikku, dan hal lucu lainnya, Dan pada bagian akhir buku. Tertulis keinginan besarku, saat masih kecil. dan catatan itu berisi:

“Aku ingin berpetualang bersama hobbit dan para kurcaci, menjelajahi dunia luar yang mengagumkan. Saat bagaimana dirimu meninggalkan semua kenyamanan dan rasa aman di dalam rumah dan berpetualang melawan goblin dan smaug untuk merebut kembali tanah kelahiran leluhur. mengalami “Sebuah Pengalaman Yang Tak Terduga” (Unexpected Of Journey)”

Aku Tertawa kecil membaca catatan itu, Catatan yang berisi Impian Yang Tak akan pernah terwujud. Itu Hanyalah Sebuah Imajinasi anak kecil yang mengimpikan keinginan konyolnya.

Cerpen Karangan: Lia Fithriah
Facebook: facebook.com/liyyahxjr
hai.. Aku Lia Fithriah.. Panggil saja pipit.. kalian Bisa Follow Instagramku @liyyahxjr Hobiku Menggambar dan membuat komik.. Thanks Kawan Sudah Membaca Cerita ku ini.. ^_^

Cerpen Diary Usangku merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Dua Kali

Oleh:
Rindu ini sungguh meyiksa bathinku… Semilir angin malam tolong sampaikan pada kekasih jiwaku, Dikala aku menutup mataku ketika malam aku mengingat wajahnya… Dikala aku terbangun di pagi hari aku

Teman

Oleh:
Riiiiiing “Ok anak-anak, bel sudah berbunyi,” guru Bahasa Indonesia, Bu Neneng, berkata sambil mengelilingi kelas. “Silahkan pulang.” “Akhirnya,” Kezia bergumam, sambil menaruhkan buku tulis ke dalam tasnya. Temannya, Mara,

Merindukanmu

Oleh:
Sinar mentari menyinari kamarku. Melalui jendela kamar yang terbuka. Wangi bunga-bunga di halaman yang diselimuti oleh embun pagi, memenuhi kamar mungilku yang juga berhias bunga. Pagi ini begitu cerah.

The Education is Very Important

Oleh:
Pagi itu, angin berdesir melambaikan dedaunan. Mentari tampak memancarkan cahayanya ke bumi. Seorang gadis remaja mengayuh sepedanya menyusuri jalan. Digendongnya tas berwarna biru. Ia menuju tempat di mana ia

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *