Hari Ini

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Pengalaman Pribadi
Lolos moderasi pada: 23 August 2016

Di Pagi yang cerah, kumulai hari baruku dengan penuh semangat dan dengan senyum tercantikku. “Oooo Iya.. Kenalin namaku Ega, aku seorang siswa SMK yang berusia 15 tahun aku kelas X Jurusan Multimedia”
Setiap Paginya Pukul 05:30 pagi kubangun dari tempat tidurku lalu pergi ke kamar mandi. Setelah itu aku siap-siap untuk berangkat sekolah. Sebelum ke luar rumah aku pamit dulu kepada orangtuaku, setelah itu mengenakan sepatu sekolahku di luar rumah.

Kulangkahkan kakiku selangkah demi selangkah menuju halte tempat menunggu bus sekolah menjemputku biasanya.
“Yaaaa aku berangkat sekolah tidak diantar dan dijemput oleh orangtua atau kakak-kakakku, tapi aku diantar dan dijemput oleh bus sekolah. Hahahahaha..”

Sementara menunggu bus datang menjemput aku selalu memperhatikan kendaraan yang berlalu lalang melewati tempatku menunggu bus jemput

Bus sekolah jemput, kududuk di kursi paling depan di sebelah supir bus sambil berbincang-bincang dengan supir bus nya.

Sekitar 15 menit kami di perjalanan lalu sampai sekolah. Kumulai kembali hari ini dengan kegiatan belajar di sekolah dengan semangatnya. Bel pun berbunyi 4 kali, itu pertanda bahwa kami harus kumpul di lapangan sekolah untuk menerima pengarahan dan absen lapangan terlebih dahulu dari guru piket, setelah selesai pengarahan dan absen lapangan kami diarahkan lagi dengan bunyi bel yang berbunyi 2 kali yang itu pertanda bahwa kami harus masuk kelas dan belajar.

Bel berbunyi 6 kali, ini pertanda bahwa kami pulang.
“Yessss…” itulah kata-kata yang selalu terlontar dari mulut kami saat mendengar bel berbunyi 6 kali. Kami akhiri proses belajar kami. Lalu mengenakan tas sekolah, berdoa dan setelah itu bersalaman dengan guru untuk pulang, lalu ku keluar kelas langsung mengenakan sepatuku. Segera ku ke tempat menunggu bus sambil menunggu bus menjemput untuk pulang. Sambil menunggu sekali-kali ku berbincang mengobrol dengan teman-teman yang juga sama menunggu bus denganku.
Bus pun datang menjemput..

Hari sudah mulai siang dan cukup panas harinya. Kalau siang begini tempat duduk selalu berebut karena siapa cepat dia dapat. Karena siang begini cukup ramai bus karena sudah kecapean aku memilih untuk santai masuk dalam bus karena lumayan mengantri juga.

Sesampai di tempat bus menjemput sebelum ke sekolah pun sampai segera ku turun dari bus lalu berjalan menuju rumah matahari cukup terik panasnya cukup menyengat dan rasanya aku cukup kecapean. Ku santaikan langkahku. Tak apalah walau lamban tapi sampai rumah juga.

Sesampai di rumah segera kulepas sepatu dan berganti pakaian. Segera ku ke wc untuk cuci kaki, cuci tangan dan cuci muka. Setelah Itu ku ke dapur untuk makan siang, selesai makan lekas ku ke kamar untuk tidur siang.

End

Cerpen Karangan: Cahaya Tegar Marleka
Kenalin Nama Ku Cahaya Tegar Marleka, biasanya di panggil Egaa.
Usia ku sekarang 17 Tahun.
Aku Lahir di Palangkaraya, 06 Maret 1999.
Aku Anak Ke 4 dari 7 Bersaudara.
Hobi ku Menulis, Membaca, dan Menghayal.

Cerpen Hari Ini merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Belajar Banyak Dari MSI

Oleh:
Belum lama ini aku menjadi seorang mahasiswa, masuk di sebuah PTAIN (Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri). Dalam perkuliahan yang aku jalani ada mata kuliah yang sebelumnya aku belum pernah

In O2SN Semarang

Oleh:
Selasa, 14 Mei – Jum’at 17 Mei 2013 di Semarang O2SN kepanjangan dari Olimpiade Olahraga Siswa Nasional. Peserta O2SN terdiri para juara 1, atau wakil dari masing masing karesidenan

SPK Depkes Makassar in Memorial

Oleh:
Gema suara adzan subuh seakan mengusik sang pemimpi yang tengah lelap dalam dekapan selimut di atas tilam yang tak pernah jenuh menahan beban yang tak pernah absen menemani tuan

Semua Akan Baik Baik Saja, Percayalah

Oleh:
Benarkah setiap orang memiliki masalah. Masalah yang terkadang membuatanya seolah-olah itu merupakan cobaan terberat dalam hidupnya. Merasa sendiri, tidak berdaya, seperti dunia terasa asing untuk tempatnya berpijak. Tetapi siapa

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *