Kecelakaan Menakutkan

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Pengalaman Pribadi, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 9 February 2018

Namaku Shasa. Aku baru anak SMP kelas 1. Setiap hari aku harus bangun pagi karena jarak sekolah dengan rumahku lumayan jauh.

Pagi-pagi mama sudah membangunkanku. “Sha, ayo bangun cepat, nanti keburu telat sekolahnya!”
“Hmmmm, bentar lagi, Ma.” Jawabku pada mama agak malas.
“Kamu itu, jangan malas-malas! Lihat sekarang udah jam 06.00.”
“Apa?…!!!” Aku sangat terkejut dan langsung bangun lalu mandi.

Pukul 06.30 aku baru berangkat, padahal biasanya aku jam 06.00 saja sudah berangkat. Yang lebih parahnya lagi aku harus naik sepeda, karena mama nanti acara sampai sore jadi gak ada yang jemput. Di jalan aku naik sepeda sambil ngebut karena keburu terlambat ke sekolah.

“Ting.. Tong.. Ting.. Tong..” Bel pulang sekolah telah berbunyi saatnya murid-murid pulang sekolah.
Aku pulang pukul 13.00 dan aku sangat lelah karena udara terasa sangat panas hari ini. Aku pulang agak ngebut karena aku keburu lapar.

Di tengah jalan, aku melihat tiba-tiba ada seorang anak SMA yang naik motor sangat kencang sekali. Tanpa disadari ada truk dari arah berlawanan, dan terjadilah kecelakaan yang sangat mengerikan sekali. Darah yang mengalir sangat banyak. Tak hanya itu, badan anak SMA itu bisa hancur. Aku yang melihat kejadian itu langsung saja pergi dan pulang ke rumah karena aku sangat takut.

Sesampainya di rumah aku langsung tertidur karena aku masih takut dengan kejadian tadi. Aku mencoba untuk melupakan semuanya. Aku berharap mimpi yang sangat indah.

Aku terbangun dari tidurku, “Ma, mama, ma..” aku memanggil mama ku.
“Apa, Sha?” Jawab mama
“Sekarang jam berapa, Ma?” Tanyaku pada mama
“Udah jam 15.30 nih, ayo sholat asar dulu!” Perintah mama kemudian

Aku lalu bangun dan sholat asar. Pada saat sholat aku tiba-tiba teringat kejadian tadi saat pulang sekolah. Aku jadi tidak dapat khusyu’ ketika sholat.

Setelah selesai sholat mama menghampiriku lalu bertanya, “Kamu kenapa sih, Sha kok gak biasanya kamu tidur siang, trus pas kamu bangun tidur sampai kamu sholat asar kamu kaya orang ketakutan gitu? Kenapa sih emangnya?”
“Tadi itu… Aku waktu pulang sekolah aku lihat ada kecelakaan mengerikan, Ma. Trus tuh ya badannya hancur. Jadi kan aku takut banget.”
“Astaghfirullah, ngeri banget dong brarti.”
“Ya iyalah, Ma.”

“Ya udah, berarti itu dapat disimpulkan kalau naik kendaraan itu jangat ngebut-ngebut dan harus tetap waspada! Kamu juga, jangan ngebut kalau di jalan!”
“Iya, mamaku sayang!”
“Ya udah, sekarang kamu makan dulu sana, tadi kan belum makan! ”
“Iya, iya…”

Meskipun begitu tetap saja aku masih terbayang-bayang. Bisa-bisa nanti malam aku tidak bisa tidur. Uhuhuhuhh..

Cerpen Karangan: Safirotul Makhrushoh
Facebook: Safi Makhr’s
Halo, namaku safirotul Makhrushoh… Maaf kalau misalkan cerpennya jelek, maklumlah baru anak SMP kelas 7. Hehehe… Kalau mau check my ig, check @safiiirrttll_12 Dan Facebook Safi Makhr’s.
Terima Kasih untuk yang telah membaca

Cerpen Kecelakaan Menakutkan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Memandangmu

Oleh:
Jam menunjukan pukul 06.25 aku langsung bergegas menuju sekolah. Seperti biasanya aku selalu kesiangan. Tapi untungnya hari ini kakak mau mengantarku ke sekolah, akhirnya aku bisa bernafas lega hari

Listen To Me

Oleh:
Namaku Reva, aku duduk di bangku kelas dua di salah satu SMP favorit di daerahku. Kata temanku aku adalah salah satu siswa yang hits di sekolahku, katanya hampir seluruh

Cinta Dalam Hening

Oleh:
Hai… Ketemu lagi sama gue yang super duper unyu-unyu… Haha… #ditimpok batako… Eh.. Balon. Buat para remaja remaji… Pasti tau, pernah, pasti faham kan gimana rasanya jatuh cinta? Nah..

Cinta Ditolak Emang Gak Enak

Oleh:
Kelas 9 sekarang, banyak hal yang terjadi padaku, mulai dari tidak mengerjakan PR, menyontek saat ulangan, dan mengerjakan PR di sekolah. Tapi itu semua itu sudah menjadi tradisi. Yang

The Secret Admirer

Oleh:
Pagi yang cerah, cukup cerah untukku yang terburu-buru di kejar waktu. Huh seperti biasa, aku bangun kesiangan lagi. Padahal di depan gerbang dua temanku, Beby dan Widy sedang menungguku

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *