Mengikuti Festival

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Pengalaman Pribadi
Lolos moderasi pada: 12 February 2018

Pada hari itu, sekitar bulan oktober 2016, aku diajak oleh mars kabaret subang untuk mengikuti festival di karawang se-3 provinsi (jabar, dki, banten) aku terpilih bersama teman temanku mewakili smpn 2 subang.

Pada hari minggu pada tanggal 30 oktober 2016 kami berangkat ke kerawang bersama sekolah lain menaiki mobil satpol pp ada juga yang naik angkutan umum. Di jalan aku dan teman temanku latihan dan segala macam untuk kesuksesan nanti, sekitar 2 jam berakhir, akhirnya sampai di tempat lomba juga, aku pikir tempat lombanya di lapangan tapi, ternyata lombanya di sekolah, sekolah SMKN 1 karawang, ternyata di situ selain ada lomba festival kabaret juga ada lomba PMR (Palang Merah Remaja) dan lainnya.

Pada saat itu kami turun dari mobil dan melihat sekeliling, ternyata sangat sangat ramai, kami semua dibawa ke ruangan kelas di lantai 3 sambil dipandu oleh panitia lombanya, yang kebanyakan adalah anggota organisasi semacam osis pramuka dan lainnya

Saat dianterin, kita menaiki tangga dan dibawa ke ruangan kelas. Kita di sana siap siap make up, ganti pakaian. kita di sana di make up sama senior kita, aku kebagian peran sebagai penebang hutan, dan 4 orang lainnya. selain itu ada juga yang berperan sebagai monyet, raja hutan, tarzan dan bapak tarzan. kita di make up sesuai peran masing masing

Setelah di make up ternyata, property buat pentas smpn 2 subang ketinggalan di lantai bawah. Akhirnya aku dan salah satu temanku mengambilnya ke bawah. Ternyata yang ketinggalan adalah property pohon. Sehabis itu aku bawa property itu ke tempat tadi.

Setelah mengambil property, aku dan teman teman smpn 2 subang dipanggil ke ruangan, sebelah di sana kami sedikit dikasih pengarahan dan laiinya. Setelah itu kami kembali ke tempat asal, di sana ternyata sedang pada melakukan botram yaitu makan bersama sama, setelah makan ternyata make up nya pada luntur, jadinya ditambah make up nya lagi deh! hehe…

Setelah ditambah make up kami menunggu giliran ternyata yang pertama adalah SMAKOT, yang kedua dari sekolah lain, smpn 2 kebagian nomor urut ke 7 dilanjut sama smpn 6, smpn 4 dan last smkn 1 subang.

Setelah menunggu giliran yang cukup lama, akhirnya smpn 2 tampil dengan lancar, dilanjut dengan penampilan dari smpn 6 subang, smpn 4 subang. Next ternyata ada peserta tambahan dari SMKN 1 subang, awalnya juri sempat marah, tapi rasa marah itu terbayar ketika penampilan itu sangat bagus.

Ketika semua sudah pentas semua anak kabaret tim subang berkumpul di kelas yang tadi ternyata juri masuk ke kelas ke dalam kelas kami ti subang, tidak menyangka ternyata juri kagum atas penampilan kami tadi, kami merasa sangat bangga atas tadi yang diucapkan oleh juri, tapi di sisi lain juri itu membuat kami khawatir, karena juri mengatakan ada yang lebih bagus daripada kalian. kami semua termenung, diam dan bingung.

Setelah itu kami disuruh berkumpul di lapangan untuk menerima pengumuman lomba di sana awalnya kami duduk di selasar, tapi karena kurang puas mendengarnya kami semua pindah ke lapangan walau cuaca saat itu sedang hujan, kami di sana menunggu pengumuman lombanya lebih dari 1 jam, dan saat awal diumumkan bahwa hasilnya sangat istimewa! yaitu juara 1 adalah smp 4, juara 2 adalah smp 6, juara 3 adalah kami, ya smpn 2 subang. Itu hasil yang sangat amat memuaskan kami bersorak bahagia, dan yang juara smk: juara 1 diraih smkn 1 subang, juara 2 oleh smakot

Setelah pengumumann kami pulang dengan tidak tangan kosong, kami sekaligus memborong 5 piala!, tapi keadaan menjadi berbeda bahwa kami menyadari gak tau kapan kami bisa berkumpul kembali kami bahagia.

Cerpen Karangan: Lentera Langit Jingga
Blog: lenteralangitj1704.blogspot.com

Cerpen Mengikuti Festival merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Sosok

Oleh:
“Sekali lagi makasih ya salepnya, sebenernya gak apa-apa sih gak pake itu juga.” ujarnya sambil menunjukkan deretan gigi bersihnya. “Siang mbak, tumben banget keliatan, sibuk banget pasti!” Pak satpam

Dia

Oleh:
‘Apa Abang pernah dengar cerita ini?’. Dia membuka kisah gosip di sekolahnya dengan pertanyaan yang mustahil kutolak. Jarang –atau bahkan tak ada– lelaki semacamku yang tertarik dengan cerita murahan

Anak Desa

Oleh:
Kring kring, alarm ku berbunyi, ketika aku membuka mata aku melihat ada yang beda disekelilingku, hemz serasa sangat asing bagi ku, aku heran kenapa aku berada di tempat tidur

Mencari Judul

Oleh:
“Tinong… tinong…” Notifier Eager, sebuah nada pesan baru BBM dari smartphone BlackBerry putih kesayangan saya. Gerakan ujung pulpen itu terhenti tepat di atas kertas yang masih belum selesai saya

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *