Menjadi Atlet Gulat Ibukota

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Pengalaman Pribadi
Lolos moderasi pada: 5 June 2017

Panas setahun dihapus hujan sehari, itulah yang pantas disematkan untuk para atlet yang sedang berkompetensi. Akan tetapi latihan bertahun tahun tidak akan terasa jika mempunyai tujuan atau dalam persiapan kompetisi yang jelas. Lain halnya dengan di daerah daerah yang sedang berkembang, ada kejuaraan satu tahun sekali saja sudah syukur syukur, berbeda dengan di ibu kota, kompetisi berjalan rutin, bahkan sebulan sekali ada yang namanya kejuaraan invitasi yang berhadiah uang pembinaan, walaupun sedikit tetapi terasa sekali nikmatnya karena terasa terbayar perjuangan waktu berlatih.

Setelah berdiskusi bersama keluargaku dan melalui beberapa surat menyurat akhirnya disetujuilah perpindahanku ke Jakarta, dan dimulailah perjalanan karir Gulatku di ibukota. Berbekal pengalamanku dalam menjuarai beberapa kompetisi daerah maupun nasional, aku memberanikan diri untuk mengikuti kejuaraan pertamaku di Jakarta, dan hasilnya sangat memuaskan, dari sinilah bakatku dilirik oleh pengurus Gulat Dki Jakarta. Setelah mendapatkan penghargaan berupa piagam, medali dan uang pembinaan, aku mendapat tawaran untuk menjadi tim Junior Dki Jakarta dan berlatih bersama di asrama atletnya.

Bakatku terus terasah, walaupun sempat ada badai cidera yang menyerang lututku hingga aku harus berhenti sementara dari pergulatan dan pulang ke kampung halaman untuk sementara waktu, dan akhirnya aku kembali pulih bahkan menjadi lebih baik daripada sebelumnya. Aku ditunjuk untuk mewakili Indonesia di ajang kompetisi antar Negara Asia Tenggara yang dihelat di Thailand. Hasilnya sangat luar biasa, aku berhasil mengalahkan tuan rumah dan atlet dari negara Vietnam hingga aku mendapat medali Emas.

Perjalanan tidak berhenti sampai situ, setelah prestasi itu kucapai, banyak sekali prestasi prestasi yang kulahirkan selama aku berada di Ibukota, mengingat usiaku yang baru menginjak 19 tahun akan banyak prestasi yang menungguku di luaran sana, entah itu Regional Indonesia maupun Luar Negeri. Sebuah keputusan yang sangat tepat bergabung jadi atlet Dki Jakarta.

Cerpen Karangan: Surya Purnama
Blog: suryapurnama.tumblr.com
Atlet yang ingin bergabung di dalam dunia sastra.

Cerpen Menjadi Atlet Gulat Ibukota merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Ayah, Kau Yang Tak Tergantikan

Oleh:
Langit sore di pemukiman pinggiran kota Bontang kala itu cerah terbentang indah memancarkan sinar yang lembut menandakan malam mulai menjemput. Suara merdu syair sholawat memecah kesunyian sore memberi tanda

Sa Anak Papua

Oleh:
Gua! Seorang anak yang pas kelas 4 sd pernah nyembah pohon belimbing, Asli sumpah itu pas gua kebelet boker! Cuman gua adalah tipikal orang yang suka nahan boker dan

Boo Dan Paii

Oleh:
Yang sekarang bisa aku lakukan hanyalah menangis di kesendirian. Ya menangis sendiri di atas atap di tengah hujan sambil menghisap sebatang rok*k dan mendengarkan musik kesukaanku saat istirahat, tapi

Goresan Tinta Cinta Untuk Mama

Oleh:
Dalam coretan tinta, yang kutuliskan di atas kertas putih ini, aku menuliskannya dengan perasaan cinta yang senantiasa menjelma di dalam hari-hariku. Coretan tinta ini, berisikan tentang sebuah perasaan cinta

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *