Mimpi Yang Indah

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Pengalaman Pribadi
Lolos moderasi pada: 21 April 2018

Sunset nampak di kejauhan pantai yang begitu indah menambah keindahan di lingkungan pantai ini.
Aku menengok kiri dan kananku tampak begitu indah terumbu karang yang diterpa ombak begitu kencang terbawa angin sore. Hari ini aku merasa sangatt bahagia, bahkan mungkin belum pernah kurasakan kebahagiaan seperti saat ini, entah apa yang membawaku ke tempat ini namun ini terlihat sangat indah.

Ditengah kebahagiaanku berada di pantai yang indah ini, aku melihat dari kejauhan tempat aku duduk, ada seorang pria yang berdiri di tepi pantai, dan tanpa kusadari dia mulai berjalan menuju ke arahku.

Sekarang dia sudah berdiri tepat di hadapanku
Aku terpesona melihatnya, pria berkulit putih tinggi dengan kaca mata hitam serta celana pendek setengah tiang yang ia kenakan hari ini, ia nampak begitu tampan.
Tapi aku tak berani langsung menegurnya, namun tak lama dari itu dia mengajukan beberapa pertanyaan padaku, “apa aku boleh duduk di sebalahmu?”,
Dengan terbata bata kukatakan “iya”
Lalu kami berkenalan, ia pun bercerita tentang dirinya asal usulnya bahkan ia pun bercerita bahwa ia sering mengunjungi pantai ini setiap minggunya.
Lain halnya dengan diriku aku hanya tersenyum sambil mendengar ceritanya.

Tak lama dari itu aku mendengar suara keras yang mengganggu pendengarankuu, tiba-tiba pantai yang tadinya indah, serta seorang pria yang tampan telah hilang kini yang ada hanya suara yang tak jelas itu, pelan pelan kubuka mataku dan aku menyadari ternyata itu jam alarm tanda pukul 6:00 pagi, ternyataa semua yang aku alami, keindahan itu hanya sebuah mimpi…

Cerpen Karangan: Komang Susan
Facebook: Komang Susan

Cerpen Mimpi Yang Indah merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Di Bawah Langit Agustus (Part 2)

Oleh:
Aku dekat dengan lelaki lain namun aku tak bisa memberi hatiku untuknya, niatku untuk melupakan malah aku mengecewakan orang lain. 11 April 2016, tepat hari dimana aku kehilangan kakak

Guru Matematikaku (Part 1)

Oleh:
Namaku Avrantsa, temanku biasa memanggilku Avra.. meskipun aku lebih suka dipanggil Avrantsa saja sebab terdengar lebih feminim. Kali ini aku akan menceritakan sedikit saja kisah hidupku yang menurutku lumayan

Tentangmu

Oleh:
Pagi itu aku yang masih kelas 1 smp duduk duduk di samping kelasku sebelum jam masuk, kala itu aku lihat ada seorang anak perempuan yang membuat pagiku menjadi lebih

I am The Third Winner

Oleh:
Namaku Salwa Al-huwayna. Singkatnya kalian bisa memanggilku Salwa. Aku bersekolah di SD An-nur bandar jaya, kelas VI SD. Di kelas aku termasuk jajaran tiga besar. Kemarin Bu Vani, memintaku

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *