Peristiwa Komedi Batang Ubi

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Pengalaman Pribadi, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 1 May 2017

Di pagi cerah dan sedikit mendung tepatnya saat itu hari selasa Wafik dan keempat sahabatnya Elisabeth, Elisa, Widiya, dan Mutia salah membawa batang ubi
“Woy Bet, ubi yang kita ambil salah ini ubi sayur yang disuruh tu ubi Taunan” sabet menjawab “ubi tahunan bukan ubi taun peak”
Ubi yang mereka bawa bukanlah ubi tahunan melainkan ubi sayur, dengan cemas Wafik dan keempat sahabatnya meminta tolong kepada Ganteng dan teman temanya untuk mengambilkan Wafik dan teman temanya batang ubi yang benar, tapi ganteng dan teman temanya tidak mau membantunya, karena takut dia marahi pak Sairozi.

Wafik pun pergi ke rumah Mutia untuk mengambilkan batang ubi yang benar, di sepanjang perjalanan hujan pun turun rintik rintik, dengan cepat widiya membawa motornya menuju rumah Mutia saat itu Wafik dan Mutia diboncengi oleh motor widiya, dan elisa diboncengi oleh Elisabeth.

Sesampainya di rumah Mutia Wafik dan keempat sahabatnya langsung berlari menuju kebun ubi Mutia, dengan kuat Wafik memegang tangan Elisa dan berharap agar tidak terjatuh tapi malah sebaliknya Elisa terjatuh dan Wafik ikut terjatuh dan menubruk Elisabeth, dan untunglah pakaian mereka tidak terlalu kotor.

Setelah selesai mengambil batang ubi Wafik dan keempat sahabatnya langsung bergegas menaiki motor Hermalia karena body motor Hermalia Besar dan muat untuk 3 orang, dengan Cepat Elisabeth membawa motor Hermalia yang dimana kecepatanya 80an yang tanpa Elisabeth sadari ada lubang yang besar dan penuh lumpur di depannya karena pada saat itu jalanan sangan licin dann Prukkk…
Terjatuhlah mereka bertiga saat itu posisi Elisabeth menahan motor, posisi Elisa terjelengkang dan posisi Wafik Terbaring di dalam lubang lumpur yang kotor sedangkan Mutia dan Widiya tertawa terbahak bahak sambil memegang perut.

Karena mengingat bel sekolah mungkin sudah berbunyi Wafik, Elisa dan Elisabeth tak lagi menghiraukan pakaian mereka, sesampainya di kelas ternyata ibu Hasrani guru mata pelajaran Agama Islam yang gurunya galak sudah di dalam kelas, dengan nada keras ibu Hasarani berkata “Heiiii! duduk kalian di lantaiii”
Wafik dan sahabtnya kira hanya mereka yang dihukum ternyata ada 2 orang yang terlambat

Akhirnya kami dicatat di kelas dan juga dicatat di kantor, dan dinasehati oleh para guru yang ada di sana, setelah dinasehati wafik, elisa dan elisabeth pergi ke toilet sekolah, selsai membersihkan pakaian mereka masuk lagi ke kelas dan wafik dan keempat sahabatnya ditertawakan oleh teman sekelas dan yang lebih mirisnya lagi wafik, elisa, dan elisabeth digelari SHE CEWEK KUMEL GEMBEL karena pakaian mereka yang sangat kotor, dan sejak hari itu mereka mendapat pengalaman lucu yang tak akan mereka lupakan.

Cerpen Karangan: Wafiknurazizah
Facebook: Wafiknurazizah

Cerpen Peristiwa Komedi Batang Ubi merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Unexpected

Oleh:
Matahari kembali hadir, meninggalkan peraduannya tersenyum ceria menyapa bumi. Meninggi dan semakin meninggi bersamaan dengan lembayung fajar di ufuk timur yang bergegas sirna. Aku memasuki sekolah beriringan dengan beberapa

Cerita Cinta Omegle

Oleh:
Salah satu jejaring sosial yang cukup terkenl yaitu omegle, salah satu jejaring sosial yang digunakan untuk cahating dengan orang-orang dari seluruh penjuru dunia termasuk indonesia. Di sini saya akan

Kesia Siaan dan Kekecewaan

Oleh:
Saat aku lulus smp di tahun 2013 aku kepingin masuk ke sebuah sma favorit di kotaku sobat, tapi suatu ketika aku mendengarkan kabar bahwa aku bersama keluarga bakalan pindah

Tabir di Balik Cintaku

Oleh:
Malam tampak sunyi, kegelapan menutupi batas cakrawala. Bulan tak menampakkan sinarnya. Bintang-bintang entah kemana rimbannya, yang membuang gelisah seorang gadis mungil. Sesekali terdengar suara katak yang mengiringi hujan yang

Momen Malam Tahun Baru

Oleh:
31 Desember 2014 Seperti tahun kemarin aku selalu membawa handphone di setiap aku pergi. Karena ini malam dimana akan ada pergantian tahun biasanya teman-temanku akan memenuhi Berandaku dengan kata-kata

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *