Story of My Love

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Dalam Hati (Terpendam), Cerpen Pengalaman Pribadi, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 1 December 2018

Gua Irfan biasanya teman teman gua manggil gua Ipan ada juga sih yang manggil gua endud karena badan gua emang besar. Cerita gaje dan enggak penting ini bermula saat gua kelas XI. Gua bersekolah di salah satu sekolah swasta di pekanbaru dan gua memiliki seorang sahabat yang lebih gaje dari cerita ini, namanya Anton orangnya suka ngelawak walau kadang nggak lucu sih. Gua punya moto yaitu hidup gua punya gua hidup lo punya lo. Mungkin segini udah cukup lah ya perkenalan gua sisanya liat di cerita aja.

Hari ini adalah hari gua masuk sekolah setelah sekian lama libur, sialnya hari ini gua hampir telat masuk gara gara enggak dibangunin emak. Saat gua lari dengan secepat kilat ke arah gerbang sekolah, disaat itu juga gua melihat sesosok mahkluk menyeramkan yang lebih seram dari pada setan yaitu guru wali kelas gua bu Dian. Ya tentunya gua dihukum karena telat.

Setelah selesai dihukum gua masuk ke dalam kelas “oops” ternyata nggak sampai disitu kesialan gua hari ini habis dihukum sama bu Dian ternyata dia masuk jam pelajaran pertama di kelas gua. Saat masuk gua melihat beberapa wajah asing yang ada di kelas sembari jalan ke tempat duduk gua, yap seperti biasa Anton udah nunggu gua dengan wajah yang buat gua naik darah. Saat bu Dian menerangkan pelajaran gua tanya sama si Anton siapa wajah asing yang ada di kelas itu “nton siapa sih itu”, setelah melihat mereka lumayan lama Anton menjawab pertanyaan tadi “yah, itu mah anak pindahan dari lokal sebelah”, gua tanya lagi ama dia “namanya?”, si Anto menjawab dengan cepat “mana gua tau, walau pun gua tau enggak bakalan gua kasih tau elu (dengan nada ngeselin)”, ngeselin nggak kalau punya kawan kayak si Anto.

Karena gua masih penasaran siapa mereka sembari belajar mata gua nggak pernah berhenti melirik mereka, dan tentu aja salah satu dari mereka yang dari tadi nyuri perhatian gua. Gua rasa dia cewek tercantik yang pernah gua lihat, gua sih enggak percaya yang namanya cinta pandangan pertama tapi hal itu dipatahkan semua hari ini dan gua rasa gua jatuh hati sama dia.

Keesokan harinya gua menjalankan rutinitas membosankan seperti biasa, yaitu bangun pagi, mandi dan pergi ke sekolah. Tapi hari ini beda gua merasa senang dan gua rasa hari ini akan sangat menyenangkan, sesampainya di sekolah gua masuk kelas dengan semangat sampai negara api menyerang (enggak bercanda he he he). Gua tarik lagi ucapan gua tadi, hari ini adalah hari yang terburuk dalam hidup gua karena pelajaran yang paling gua benci jam pertama hari ini yaitu matematika.

“akhirnya istirahat, gua dah capek banget dengerin curhatan pak Darto” gua bicara sendiri, karena gua belum tau nama cewek cantik yang kemarin gua lihat. Gua dengan pede nyamperin dia untuk kenalan, belum juga gua sampai ke dekat dia tiba tiba ada sesuatu terjadi. Dia menoleh ke arah gua dan tersenyum, entah kenapa tanpa gua sadari kaki gua melangkah mundur secara perlahan dan kembali duduk di kursi gua. Saat itu suatu keajaiban terjadi dan gua pikir gua udah mati karena gua ngeliat seorang malaikat tepat di depan mata gua “hei aku Sulis nama kamu siapa? (sambil menyodorkan tangan)” kata malaikat yang tadi gua liat, gua menjawab dengan gagab “na..na..nama gu..gu..gua ir..ir..irfan”.

Dari jauh gua liat seseorang memanggil dia, sebelum dia pergi gua lihat senyum di bibirnya. Setelah dia pergi gua Cuma bisa diam di tempat duduk gua sambil ngomong dalam hati “bodoh, tolol, enggak guna kenapa tadi gua gugup padahal tadi adalah keempatan gua untuk lebih dekat dengan dia”, dan akhirnya gua depresi hingga akhirnya harus dibawa ke rumah sakit (enggak Cuma bercanda he he he).

Setelah itu kami semakin dekat sampai gua berpikir kalau dia punya rasa yang sama juga ke gua. Gua dengar dari kawan gua Anton besok adalah hari ulang tahun Sulis masalahnya gua bingung mau ngasih apa, ya mungkin terdengar aneh tapi gua enggak pernah ngasih cewek hadiah ulang tahun seumur hidup gua.
Setelah lama berfikir akhirnya gua dapat ide apa yang akan gua kasih ke dia.

Keesokan harinya udah banyak orang yang ngucapin selamat ke dia, dan sepertinya cuma gua yang belum ngucapin dia selamat. Setelah keramaian yang mengerubungi dia hilang baru gua beranjak dari kursi gua dan berjalan ke arah dia tanpa ngucapin sepatah katapun karena gua nggak tau mau ngomong apa ke dia, gua sodorin sebatang coklat ke dia. Dia tersentak kaget melihat gua menyodorkan sebatang coklat itu, tak lama kemudian dia mengambil dan tersenyum ke gua dan gua balas juga dengan tersenyum.

Disaat kami kelas tiga sma ada anak baru di kelas sebelah, sebenarnya gua enggak masalah mau dia masuk ke sekolah ini apa enggak. Tapi entah kenapa setiap dia lewat pasti Sulis heboh dan berbicara sama teman temannya, dan sekarang itu yang gua permasalahkan. Setelah sekian kalinya liat reaksi Sulis saat anak baru itu lewat di depan kelas gua, dan gua mulai berfikir untuk mengubur rasa ini dalam dalam. Entah kenapa ada aja jalan untuk rasa ini kembali, saat rasa ini kembali di saat itu pula kepedihan itu datang, disaat melihat dia senang hanya dengan melihat anak baru itu lewat depan kelas kami. Gua mulai menjauh perlahan dari dia, entah karena dia sadar atau dia mau mempermainkan perasaan gua. Setiap gua mencoba menjauh dari dia, dia mulai mendekat seakan akan mau merangkul gua tuk kembali dan memupuk rasa itu lagi. Setelah sekian lama gua memikirkan apa gua mau melanjutkan rasa ini, walau gua tau akan sakit melihat dia jika dia tersenyum untuk orang lain. Gua enggak mau menyerah pada keadaan dan gua akan mau sedikit demi sedikit untuk mendapatkan dia.

So, inilah gua sekarang masih berjuang untuk mendapatkan dia.

Cerpen Karangan: Nopan Anggriawan
Blog / Facebook: Nopan Anggriawan
ig: nopan_anggriawan
line: bangendud

Cerpen Story of My Love merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Terlupakan, Gak Mungkin (Part 1)

Oleh:
Namaku Els Muise Waise, aku siswa kelas 11 Sekolah Menengah Atas di sebuah kota yang sangat buruk keadaannya. Huft keadaan udara di sekitar kota semakin panas. Asap kendaraan tersebar

Jangan Pernah Merasa Gagal

Oleh:
Aku adalah Leona, seorang yang selalu merasa gagal dalam hal apapun. Aku selalu menatap diriku di depan cermin dan selalu berkata “aku tidak bisa melakukannya”. Hari itu adalah lomba

Lelaki Misterius

Oleh:
“Dreett.. Dreett.. Kring.. Kring…” Dering alarm berbunyi dengan kerasnya. Waktu menunjukkan pukul 06.00. Rita meraba-raba kasurnya yang berbentuk kubus dengan ukuran yang tidak terlalu luas. Dirabanya dari kanan hingga

Peka

Oleh:
Kehidupanku sebagai seorang siswa pelajar sungguh membuatku pusing dan membosankan. Ingin sekali rasanya aku lulus dari tahap SMP dan meneruskan ke SMA. Jika aku lihat di sepanjang jalan banyak

Cinta Tak Harus Memiliki

Oleh:
Kisah ini berawal saat kami masih duduk di bangku TK. Kala itu, aku sudah mulai merasakan apa itu cinta. Bagiku dulu, cinta adalah rasa suka kepada seseorang. Cinta dapat

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *