Terlambat

Judul Cerpen Terlambat
Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Keseharian, Cerpen Pengalaman Pribadi
Lolos moderasi pada: 22 December 2016

Kabut tebal menyelimuti pagi ini, matahari mulai memancarkan sinarnya yang hangat membuat pagiku ini kujalankan penuh dengan semangat. Semangat untuk belajar dan bertemu dengan teman-temanku di sekolah.

Setiap pagi suara alarm pukul 05.00 pagi membangunkanku dari tempat tidurku lalu berolahraga sebentar sebelum mandi. Setelah itu aku siap-siap untuk pergi ke sekolah. Sebelum berangkat aku selalu berpamitan dengan orangtuaku.

Setiap hari aku berjalan menuju halte tempat biasa menunggu bus untuk pergi ke sekolah. Di tengah perjalanan menuju halte selalu kunikmati udara segar dan pemandangan indah sawah khas pedesaan. Suara burung saling berbalasan menemani perjalananku membuat pagiku menjadi sangat menyenangkan.

Sesampainya di halte aku menunggu bus yang belum datang juga. Tidak seperti biasanya bus datang terlambat. Waktu sudah menunjukan pukul 06.45, akhirnya bus yang ditunggu datang juga. Segera aku naik dan duduk di pojok belakang. Bus berjalan sangat pelan membuat hatiku menjadi gelisah takut terlambat masuk sekolah. “Perlu diketahui sekolahku masuk pukul 07.00”

Sekitar 30 menit di perjalanan untuk sampai sekolah. Aku berlari menuju gerbang sekolah dengan buru-buru. “dek, bayar dulu!!!” Suara kernet bus memanggilku. “Iya pak, maaf lupa” kataku sambil kuberikan uangnya.

Di depan gerbang guru piket sudah menunggu, siap untuk memberikan hukuman kepada siswa yang datang terlambat. Aku disuruh push up 25 kali sebelum masuk sekolah, lalu dilanjutkan jalan jongkok mengelilingi halaman sekolah. Setelah itu aku diberi surat izin masuk untuk mengikuti pelajaran.

Kesialanku masih belum berakhir, ruang kelasku berada di lantai 3. Aku harus naik tangga untuk sampai ke atas. Sesampainya di depan kelas pelajaran sudah dimulai, aku masuk dan meminta maaf kepada guru yang sedang mengajar karena datang terlambat. Akhirnya aku disuruh duduk dan mengikuti pelajaran seperti biasa.

The End

Cerpen Karangan: Fani Angga Firmansyah
Facebook: Fani Angga Firmansyah
Namaku Fani Angga Firmansyah, aku bersekolah di SMK N 2 BAWANG BANJARNEGARA kelas XII TSM 1, usiaku sekarang 17 tahun.
Hobiku adalah membaca, menulis dan mendengarkan.

Cerita Terlambat merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Terimakasih Atas Dukunganmu

Oleh:
Aku terdiam, tertunduk dan memejamkan mata. Dan tiba-tiba aku menitikan air mata yang membasahi jilbabku. Hati ini tersakiti, hati ini membengkak dan hati ini menahan amarah. Sungguh kesalahan yang

Mr. B

Oleh:
11 November 2013, Tepat dimana aku bermain badminton bersama teman-temanku di depan gang yang lumayan lebar Namaku Gustia Rani Tanjung, panggil saja aku Rani. Saat sedang asyik bermain badminton

Sahabat Terbaikku Pergi

Oleh:
“Barr kata pak Joni senin lusa kita ujian kenaikan kelas ya?” tanya Hendri. Ternyata memang benar setelah aku tanya ketua osis untuk nanti sepulang sekolah akan diadakan rapat. “Bener

Mengaji Oh Mengaji

Oleh:
Cerita ini terinspirasi dari kisah nyata yang benar-benar ku alami. Namaku Farah Aulia Ghufran, biasa dipanggil Farah oleh teman-teman. Sambil menyeruput sedikit teh hangat, pikiranku kembali pada sesuatu yang

Aku Masih Selamat

Oleh:
Berdiri di atas puncak gunung, bagi sebagian orang adalah suatu kebanggaan tersendiri, apalagi jika kita disuguhkan oleh pemandangan yang memanjakan mata. Begitupun yang dirasakan olehku dan Dendi temanku. Kami

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *