Cinta Datang Terlambat

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Sedih, Cerpen Penyesalan
Lolos moderasi pada: 30 November 2016

Siang ini terasa menyengat tubuh, sepertinya matahari sangat berani untuk menampakkan sinarnya hingga semua yang dihinggapinya terasa terbakar.
Aku berjalan perlahan, entah dimana aku berada sekarang aku tidak mempedulikan. Yang kulihat hanya kegelapan, seperti hari-hari sebelumnya dan akan tetap seperti itu. Sejak insiden tahun lalu hidupku menjadi berubah, insiden itu membuatku tidak bisa melihat dunia lagi. tapi itu tidak menjadi masalah, kulewatkan hidupku seperti biasa tanpa kesedihan sedikitpun. takdirku memang seperti ini jadi aku patut mensyukurinya.

“Shel” Seseorang menepuk pundakku dari belakang. Suaranya tidak asing bagiku.
“Erik!” memegang tangannya dan tersenyum. Erik adalah sahabatku sejak kecil, dia yang selalu menemaniku di setiap hari-hariku.
“Baik yuk! Udah sore” Erik merangkul badanku dan membawaku ke atas motornya

Sore ini Rena, Desi dan Sari datang ke rumahku seperti biasanya. Jadi sebelum mereka datang aku selalu menunggu mereka di depan rumah. Mereka bertiga adalah temanku di sekolah. Selain Erik mereka bertiga juga sahabatku yang paling setia.

“Hai Shel, tau aja kalo kita mau kesini” Rena mencubit pipiku
Aku mengerang “Gak usah pake cubit juga kali!”
Mereka bertiga tertawa
“Udah gak usah ribut! Eh ya sahabat Lo yang satu mana?” Sari menyindirku. Aku tahu kalau dia sedang membicarakan Erik.
“Bukan sahabat tapi gebetan” Desi tertawa terbahak-bahak
“Udah deh. Erik cuman sahabat dari kecil kok gak lebih!” AKu membantah
“Eh beneran? Emangnya Lo gak ada perasaan gitu sama dia?” Tanya Sari penasaran
“Ya nggak lah! Dia itu cuman sahabat bagi Gue mana mungkin bisa Gue ada perasaan sama dia. Yang Gue tau dia cuman sahabat titik!” Jelasku

Hari ini Erik tidak ada kabar sekali. aku mencoba menghubunginya tapi tidak pernah diangkat. Aku juga selalu bertanya kepada Mama apa Erik ada menghubungi tapi jawaban Mama tidak ada. aku mulai khawatir. Sejak aku tidak bisa melihat aku menjadi susah untuk kemana-mana yang kubisa sekarang hanya mendengar kabar dari orang-orang di sekitarku tentang keberadaan Erik.

Sudah 2 minggu berlalu Erik juga belum memberi kabar. Aku semakin panik dan ingin mengajak Mama untuk ke rumahnya.

“Ma ayo ke rumah Erik. Shella khawatir ni sama dia”
“Sebelum itu Mama mau ngasih kabar gembira buat kamu” Mama terlihat bersemangat
“Kabar gembira apa Ma?” Tanyaku
“Ada orang yang mau donorin matanya buat kamu” Mama memelukku

Aku tidak percaya. aku berloncat kegirangan dan kembali memeluk Mama. Akhirnya aku bisa melihat lagi. Tapi aku masih mengkhawatirkan Erik, jika saja dia tahu hal ini, dia pasti sangat senang.

Sudah seminggu semenjak operasi itu dilakukan. sekarang aku bisa melihat lagi dan aku sudah diperbolehkan untuk pulang. teman-temanku sangat senang karena kabar gembira ini. Hal yang pertama kali aku pikirkan adalah mengunjungi rumah Erik. Aku memutuskan untuk pergi sendiri tanpa Mamaku karena aku ingin memberi kejutan kepada Erik.

Sampai disana aku terkejut melihat bendera berwarna kuning dan rumah Erik dipenuhi orang orang. Terlihat muka penuh kesedihan di antara mereka. Tanpa berpikir panjang aku mencari Mama Erik. Dan aku menemukan Mama Erik di depan jenazah yang tidak aku ketahui.

“Tante.. Kenapa Tante nangis?”
“Shel.. Erik udah gak ada” Tante menangis

Aku memandang jenazah di depanku. Aku membuka jenazah itu perlahan. Dan terlihat Erik dengan wajah pucat dan mata tertutup kain. Aku berteriak dan memeluk Erik.

Kakaknya Erik berusaha menenangkanku
“Erik udah lama menghidap penyakit kanker. Selama ini dia gak beritahu kamu kerena takut kamu sedih. Dia nitip surat ini untuk kamu”

Aku berusaha untuk menahan tangisanku lalu membaca surat itu

Shella apa kabar? Maaf ya aku gak pernah ngasih kabar ke kamu. Karena aku belum siap nerima kenyataan yang kamu bilang. Waktu kamu lagi kumpul sama temen-temen di rumah kamu, aku juga ada disana dan aku mendengar semua yang kamu omong sama temen-temen kamu. Jujur aku kecewa saat kamu ngomong itu karena aku udah lama cinta sama kamu Shel. Ternyata kamu gak pernah cinta sama aku. Tapi setelah aku pikir-pikir mungkin cinta aku memang gak perlu dibales karena hidup aku yang udah gak lama lagi.
Maaf ya aku ninggalin kamu sendirian tapi aku janji aku akan terus jagain kamu walaupun aku udah gak ada di samping kamu lagi. I Love You

Aku kembali memeluk erik dan menangis sejadi jadinya. Erik mencintaiku dan aku baru merasakan cinta itu sekarang. Saat dia udah gak ada lagi. Aku menyesal kenapa cinta ini datang terlambat. Tidak ada lagi yang bisa kuharapkan. sekarang cinta itu terpendam bersama Erik di alam lain.

Cerpen Karangan: Selan Jaemdi
Facebook: Selan Jaemdi
Line: selanjaemdi_25
makasih yang udah baca 🙂

Cerpen Cinta Datang Terlambat merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Penyesalan Yang Tak Berarti

Oleh:
Penyesalan selalu datang di akhir bila di awal itu adalah pendaftaran. Seperti yang aku alami semua penyesalan ini seakan tiada arti. Selama ini aku selalu sibuk dengan dunia-dunia baruku

Maut Penggunting Cinta

Oleh:
Malam semakin larut, dan kian larut. Tapi aku tak tau apa yang akan aku lakukan. Aku bingung. Aku bimbang. Aku resah. Sehingga rasa itu campur aduk dan semakin membuatku

Cinta di Akhir Cerita

Oleh:
Pagi yang cerah, sang surya mengintip dari balik jendelaku. Berbagi sinar dan senyumnya seakan menyuruhku untuk cepat bangun. Semburat sinarnya menerpa wajahku yang masih lesu. Dua tetes embun yang

Apakah Engkau Kenal Aku?

Oleh:
Suatu saat berjalanlah ketiga sahabat baik, mereka sangat akrab dan masing asing menganggap bahwa kita adalah saudara. Ketika akan pergi ke sebuah acara Ulang Tahun Naira, salah satu teman

Bidadari Hujan

Oleh:
Pada saat berangkat sekolahku melihat se sosok perempuan cantik yang ke luar dari istananya maklumlah rumahnya sangat megah serta terdapat gerbang yang besar pula, tiba-tiba hujan mengguyur lumayan deras

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *