Cinta Datang Terlambat

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Sedih, Cerpen Penyesalan
Lolos moderasi pada: 15 May 2017

Langit sedang menangis membasahi kehidupan yang ada di bumi seperti halnya dengan apa yang kurasakan saat ini, Aku menikmati secangkir teh manis di depan rumahku sembari menatap begitu derasnya hujan sore ini.
Seketika aku mengingat seseorang yang dulu sangat ku tidak sukai dan sangat kubenci, Bahkan sampai sekarang aku tidak tau mengapa dulu aku sangat membenci orang sebaik dia.
Saat itu..

Suasana perpustakaan di kampus sangat sepi, mungkin mereka lebih tertarik membaca status di facebook di banding membaca buku di perpustakaan,
Hanya novel lord of the ring yang menemani.
“Hai mery.. lagi baca buku ya?”
Duh dia lagi dia lagi.
“ngapain sih ke sini? Keganggu tau.”
“serius banget baca bukunya, boleh pinjem gak? Sekalian maen ke rumah kamu gitu.”
Aku segera pergi dari perpustakaan dan menjauhi dari lelaki yang bermata empat itu, Dia adalah sosok lelaki yang aneh menurutku..
“mau kemana mer?” tanya doni.
“bukan urusan kamu.” Dengan wajah yang kesal aku meninggalkan tempat itu
“AKU GAK AKAN NYERAH, KAMU HARUS TAU ITU.” Lelaki itu berteriak tanpa malu

Saat itu aku tidak peduli dengan apa yang dikata kan oleh doni, dia benar-benar membuat hariku semakin memburuk.
Kupikir dengan cara aku menjauhinya secara kasar akan membuat dia benar-benar menjauhiku tapi dugaanku salah, dia semakin gila.

“mer liat gih status doni di fb, gue gak kuat pengen ketawa sejadi-jadinya. Hahahahaha.” Sary menepuk pundaku dari belakang
“udahlah sar jangan ngeledek gue terus.”
“haha. Sorry abisnya lu sama doni tuh lucu.”
“udahlah gak usah bahas dia lagi, ke kantin yuk sar?”
“gue udah makan tadi, sekarang gue mau ngerjain tugas dulu. Gue duluan ya mer, bye.”
Dari apa yang dikatakan sarry aku jadi penasaran status apa yang dibuat oleh lelaki bermata empat itu.
Dan ketika aku buka facebook “aku gak akan nyerah, hati ini hanya untukmu mer.”
Aduh.. ni orang bikin malu ajaa, gak di dunia nyata gak di dunia maya kerjaannya bikin darah tinggi terus, Duh si sary status kaya begini dibilang lucu.

Tiba-tiba orang yang baru saja kupikirkan muncul lagi, Ya siapa lagi kalo bukan DONI.
“wah kita ketemu lagi, mungkin kita jodoh kali.. eh lagi ngapain mer?”
Aku mengabaikan apa yang dikatakan doni.
“hei.. kalo ada orang bertanya itu di jawab cantik.”
Dia terus melontarkan kata-kata yang menurutku tidak penting, Ketika aku mau singgah di tempat itu tiba-tiba dengan lancangnya dia memegan tanganku.
“Hei, tolong sopan ya. Doni aku muak sama kamu, aku minta kamu jangan berani ganggu aku lagi.”
Aku sangat kesal saat itu, nada suaraku semakin tinggi. Dia menunduk lemah tak berdaya ketika mendengar ucapanku.
“maaf mer.” Suara doni semakin rendah.
“aku ingin kamu berjanji untuk tidak menggangguku, kamu harus tau bahwa aku sangat membencimu doni.” Suaraku semakin keras
“Aku ingin memberikan 2 pertanyaan kepadamu. Yang pertama mengapa kamu sangat membenciku? padahal Hidupku senang ketika aku memperhatikanmu dari jauh. pertanyaan kedua kapan rasa bencimu itu berubah jadi cinta?.” Jawab doni.
“aku tidak bisa menjawab pertanyaanmu. Yang aku ingin saat ini kamu pergi.”
Dia pergi.. langkahnya semakin jauh, sesekali dia menengok ke arah aku namun aku tidak mempedulikannya.
Sejak saat itu doni tidak pernah menampakan lagi wajahnya di hadapanku, bahkan kudengar-dengar dia pindah kampus ke luar negeri ikut dengan orangtuanya.

Tak terasa teh di dalam cangkirku sudah habis kuminum. Hujan sudah berhenti dan aku melihat di sana ada pelangi yang sangat indah, aku membayangkan bahwa pelangi itu adalah doni yang sedang tersenyum kepadaku.
Sudah 1 tahun aku tidak pernah lagi bertemu dengan lelaki berkaca mata empat itu, Rindu ini terus menghantuiku. Sesekali aku melihat facebook dia namun gagal, Accountnya sudah ia tutup.
Hati ini bergetar saat mengingat doni, di mana dia berada? Bagaimana kabar dia?
Ah Ya tuhan apakah ini yang dinamakan cinta datang terlambat?
“Doni, di manapun kamu berada. Aku sangat merindukanmu.”

1 tahun berlalu..
Kini si pria bermata empat itu (berkaca maat) sudah tidak pernah mengganggu kehidupanku lagi. Tapi, saat ini aku benar-benar merasa hampa. Sosok dia selalu ada dalam mimpiku setiap malam.

Hari ini aku sedang malas membaca buku, sudah lama aku tidak membuka e-mail, dan ketika aku sedang membuka e-mail tiba-tiba ponselku bunyi ada pesan dari donisaputra[-at-]gmail.com “Hai mer, apa kabar? Aku harap kamu baik-baik ya.. aku rindu sekali kepadamu. Kamu juga pasti rindu sama tingkah lakuku yang membuatmu jengkel ya? Hehe. Sekarang aku pindah kuliah mer, aku dan keluargaku sengaja pindah ke luar negeri.”
Dengan semangatnya aku langsung membalas pesan dari doni.
“aku baik-baik aja, kamu apa kabar don? Hmm, Iya aku rindu sekali tingkahmu yg membuatku jengkel. Kamu sekarang tinggal di mana? Kenapa harus pindah?”
Dan tidak lama kemudian, doni membalas lagi e-mail tersebut.
“syukur.. aku senang mendengarnya, cieeee, cieee. wah jangan2 rasa bencimu dulu sudah berubah menjadi cinta. Eh keceplosan, hee. Jangan marah yaa 😀
Aku punya penyakit hati karena selalu ditolak terus sama kamu 😀 ”
Aku tersenyum dan membalas lagi pesan dari doni.
“aduh.. kamu apaan sih, kan aku jadi malu 😀 ”
Doni membalas
“Meri, aku berusaha melupakanmu namun selalu gagal, aku tau aku tidak pantas untuk mu, tapi aku selalu ingin memberikan yang terbaik untukmu.
Aku harap kamu bisa menjaga dirimu baik2 di dunia, aku selalu memperhatikanmu di sini. I love you gadis jutek.”
Aku terharu membaca pesan dari doni
“doni, kamu tidak perlu melupakanku lagi.. cintamu dulu sekarang sudah kubalas, maafkan sikapku dulu terhadapmu. aku tidak ingin kehilangan kamu lagi. I love you too pria bermata empat.”

1 jam berlalu, aku menunggu pesan dari doni. Namun, tak kunjung datang padahal aku masih merindukannya.
Kucoba mengirim dia pesan lagi, berharap ada balasan dari doni.
“doni..?”
Masih belum dibalasnya.

“doni, kamu lagi apa?”
“doni, kenapa kamu tutup akun facebook? Emm, kamu punya line? Bagaimana kalo kita vidcall?”
“ya udah gapapa.. mungkin kamu lagi sibuk.”
Aku berpikir positif saja, mungkin dia sedang sibuk membuat skripsinya atau mungkin juga hpnya sedang low.

Malam ini aku sangat bahagia karena tadi siang baru saja menerima e-mail dari doni, aku bahkan membaca berulang kali pesan dari doni.
Tapi kenapa dia tidak membalas e-mailku lagi, hmm.
Hoaammm.. ngantuk sekali malam ini, segera kutarik selimut tebalku dan tidur.. Zzzzz

Matahari telah terbit, dan sinarnya menerangi jendela di kamar ku. Aku terbangun karna tiba-tiba ibu memanggilku ada tamu untukku katanya, pagi ini malas sekali untuk beranjak dari tempat tidur, karena ini hari libur. Tapi, tamu itu adalah raja jadi aku harus menghormatinya, aku segera mebersihkan mukaku dan menemui tamu tersebut.

“ini dengan merry?” Tanya seorang ibu-ibu, aku tidak mengenalnya.
“Benar, dengan saya sendiri. Maaf, ini dengan siapa?” Dengan suara yang lemas efek masih ngantuk aku menjawab.
“Nak merry, ini dengan ibunya doni. Dulu, doni pernah bercerita kepada ibu bahwa dia sedang jatuh cinta kepada wanita. Tapi, wanita itu mengabaikannya.”
Aku kaget sekali bahwa ibu yang sedang berbicara denganku ini ibu dari doni.
“Oh ibunya doni.. maaf bu saya tidak tau, ibu benar. Dulu saya sempat mengabaikan doni, maaf kan saya bu. Emmm, doninya sekarang sudah pulang ke indonesia ya? Sepertinya saya ingin menemuinya, Saya ingin meminta maaf secara langsung.”
Ibu itu menangis saat aku menanyakan doni, aku sempat berpikir apakah aku salah berbicara?
“do..niiii..”
“doni kenapa bu?” Tanya aku penasaran.
“do…ni su…dah me…ninggal nak, 1 tahun yang lalu, penyakit doni semakin parah dan dirawat di rumah sakit. Itu sebabnya kami pindah ke luar negeri bertujuan untuk mengobati penyakit doni, doni mempunyai penyakit kanker darah, pagi kemarin doni di panggil allah untuk beristirahat selamanya.”
Aku kaget tidak menyangka dengan kenyataan ini, hatiku sesak, pecahh.. aku menangis sejadi-jadinya.
Ibu menambah perkataannya. “kemarin sebelum doni meninggal dia sempat meminta kepada ibu untuk pulang ke indonesia, bertujuan untuk menemuimu. Doni sering sekali memanggil namamu, dia ingin sekali mengetahui kabarmu nak. Dia tidak berani mengirim pesan lewat e-mail terhadapmu karena dia tidak ingin membuatmu merasa terganggu olehnya.”
Air mata ini semakin membasahi pipiku, aku masih tidak menyangka secepat ini doni meninggalkanku? Ibu doni memeluku,

“ibu.. terus siapa yang kemarin siang mengirim pesan e-mail kepadaku, dia sempat berkata kepadaku bahwa dia akan selalu memperhatikan ku di sini, apakah maksud dia di sini adalah di rumah allah..?”
Ibu doni kaget dengan apa yang aku katakan. “mungkin arwah doni memang sangat merindukanmu nak, kita berdoa saja untuknya, dan selama ini dia hanya berani menulis kata kata rindunya melalui kertas ini dan ia menyimpannya, kertas ini sudah ada 336. Doni meberikan novel ini ke ibu untuk diberikan kepadamu nak, dia tau kalo kamu menyukai novel lord of the ring. Terima kasih merry pernah menjadi semangat doni untuk hidup.”

336 kertas milik doni, artinya selama 1 tahun ini dia menulis perasaannya setiap hari. Aku segera membuka kertas itu satu per satu, dan semua isi dari kertas itu adalah “i miss you merry.”
Aku menangis tidak terkendali setelah membaca isi kertas itu..

Selamat tinggal pria bermata empat..
I miss you too..

THE END

Cerpen Karangan: Sonia Desvita
Facebook: Soniadesvita1[-at-]gmail.com

Cerpen Cinta Datang Terlambat merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Hurt Game

Oleh:
Dedaunan kering berserakan di mana-mana, karena tertiup angin yang pagi ini bertiup begitu kencang. Seorang gadis berjalan cepat menuju kelasnya, ia lupa bahwa ada tugas yang semalam sama sekali

Last Prom Night With My Soulmate

Oleh:
Tak ada yang mengajariku tentang bagaimana cara memperlakukan orang yang aku cintai. Karena cinta sesuatu yang alami. Setiap orang memiliki cara yang berbeda untuk menunjukkan rasa cintanya itu. Termasuk

Si Asing

Oleh:
Hari ini tidak ada yang menarik sama saja seperti hari-hari yang lalu, selalu membosankan!! itu mulai dirasakan Acha panggilan akrabnya setelah 3 tahun yang lalu dirinya dibawa oleh ayahnya

Lalat Lalat Waktu

Oleh:
Judul cerpen ini (atau apapun bentuk tulisan ini menurut kalian) mungkin terdengar seperti terjemahan bebas dari judul salah satu lagu band progressive rock asal inggris: Porcupine Tree, yang berjudul

Because of You

Oleh:
Pagi yang cerah. Kudengar deburan ombak pantai yang perlahan mulai hilang ditelan bisingnya suara kendaraan. Tirai-tirai yang menutup jendela kamarku mulai kubuka secara perlahan. Dengan mata ini, aku melihat

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Cinta Datang Terlambat”

  1. cagur says:

    sedih

    #suka banget

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *