Cinta Di Balik Harapan

Judul Cerpen Cinta Di Balik Harapan
Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Sedih, Cerpen Penyesalan, Cerpen Perpisahan
Lolos moderasi pada: 2 December 2013

“Maxi, sejatinya kita tidak pernah tau bagaimana masa depan jadi tidak usah terlalu berharap kepada siapapun” kata fajri sambil merapikan buku-bukunya.
“iya, gue paham akan hal itu. tapi kan? ahhh…” ku merasa bingung terhadap keputusan ku sendiri.
“sampai kapan sih loe mau bertahan dengan sikapnya Linda yang kayak gitu? pengorbanan loe itu udah terlalu banyak buat dia, tapi apa responnya dia? dia nggak menghargai loe sama sekali Max. Dia itu nggak pernah anggap loe ada.” Pernyataan Fajri membuat hati Maxi seakan-akan tersayat benda tajam.
“Entahlah Faj” Maxi menatap keluar jendela kamar, hal inilah yang sering dilakukannya ketika merasa kecewa terhadap dirinya sendiri. Kata-kata Fajri masih terngiang-ngiang di fikirannya. “Sampai kapan sih loe mau bertahan?”

Linda adalah seseorang yang Maxi suka semenjak pertama masuk kuliah, wanita yang cantik, berbakat, pintar dan benar-benar wanita idaman semua pria. Namun sayang semua pengorbanan Maxi terhadapnya sungguh sia-sia, tak ada satu pengorbananpun yang berarti di mata Linda. Bahkan nyawa pun telah Maxi pertaruhkan untuk menyelamatkan Linda saat kecelakaan, Maxi tidak pernah menyesali apapun yang dia lakukan untuk Linda, dia tidak pernah mengharapkan apapun dari Linda selain agar Linda dapat memahami perasaannya.
“kau harus berbicara dengan Linda besok, dan ku harap kau bisa melupakannya Maxi” Kata Fajri sambil menepuk pundak ku kemudian dia pergi menghilang di balik pintu bersama helaan nafas yang ku hembuskan.

Senja yang indah namun tak seindah harapan Maxi untuk Linda mungkin inilah akhirnya, tak ada yang dapat ku harapkan lagi darinya ku harus pergi meninggalkannya.

“Ada apa kau menyuruhku kemari?” Tanya Linda yang berada di balik punggung ku.
“Kau tahu kan bagaimana perasaan ku terhadapmu dari dulu hingga sekarang, perasaan itu masih bertahan buat mu Linda. Namun detik ini juga ku telah memutuskan jalan yang berbeda dari apa yang ku harapkan sebelumnya untukmu” jelas ku tanpa berbalik menatapnya.
“Maksud kamu apa?”
“segala hal yang telah kulakukan untukmu pasti kau telah melupakannya dan kau tidak pernah menghargainya sama sekali. Aku tidak berarti apapun buatmu Linda, kau tidak pernah menganggapku ada, aku tidak pernah menyesali apapun yang ku lakukan untukmu selama ini, ku senang dapat berbagi dengamu. Terima kasih untuk semuanya Linda”
“seharusnya aku yang berterima kasih”
“tapi kau tidak pernah ingin mengucapkannya dengan tulus kan?”
“aku…”
“Linda, jaga dirimu baik-baik semoga kau mendapatkan pendamping hidup sesuai dengan yang kau inginkan. Ku selalu berdoa untukmu.”
Sekilas ku menatap wajahnya yang sendu, seakan ingin menangis. Namun ku berpura-pura untuk tidak peduli padanya dan ku pergi meninggalkannya bersama matahari meninggalkan bumi.

Inilah awal hari-hari Linda tanpa Maxi, baru kali ini dia merasakan kehilangan, baru kali ini juga dia merasa menyesal telah menyia-nyiakan orang yang benar-benar tulus mencintainya. 6 bulan tidak ada kabar sama sekali dari Maxi, Linda memutuskan untuk mencari Maxi di rumahnya tapi sayang tak ada siapapun di rumahnya. Linda masih termenung di depan pintu rumah Maxi dia berfikir kemana Maxi pergi.

“hey, cari siapa?”
Linda tersadar dari lamunannya dengan refleks dia berbalik, ternyata Fajri yang menyapanya.
“Maxi, kemana dia?”
“dia udah nggak ada, jangan pernah cari dia lagi. Kalaupun suatu saat dia kembali, pastinya dia tidak akan pernah ada buatmu” jelas Fajri.
suasana hening, hanya suara angin yang menyapu dedaunan taman yang terdengar Linda sadar sekarang bahwa Maxi tidak akan pernah kembali lagi dalam kehidupannya.
“kenapa kau cari dia? Mau minta maaf? Sekarang kau menyesal, iya? Tidak ada gunanya Lin, percuma kau datang sekarang. Dia udah terlanjur sakit.”
Pertanyaan Fajri yang begitu sinis membuat Linda kaku dan tidak bias menjawab.
“kau tidak pernah anggap dia ada, asal kau tau saja dia tulus denganmu. Tapi kau?”
“maaf faj, aku menyesal. Andaikan kalau dia bisa kembali akan aku lakukan apapun untuknya.”
“kalaupun dia kembali pastinya dia tidak akan pernah juga kembali untukmu, dia tidak butuh balas budi kamu Linda. Sekarang kehidupannya lebih baik dan ku yakini itu”
“maksud kamu?”
“2 bulan lalu Maxi mendapatkan beasiswa ke luar negri sebagai mahasiswa berprestasi, dan sekarang dia juga sudah punya tunangan. Dia mendapatkan wanita yang tepat untuknya, yang selalu memahami perasaannya. Dia bahagia sekarang”
Penjelasan Fajri membuat Linda tidak sanggup membendung air matanya.
“ku harap ini dapat membuatmu menjadi dewasa Linda, belajarlah untuk selalu memahami perasaan orang lain” fajri pun pergi meninggalkan Linda sendirian. Suasana kembali hening, Linda hanya bisa menangis dan menyesali semuanya.

Terkadang saat kita mencintai seseorang yang tidak pernah mencintai kita, dia akan berbalik mencintai kita di saat kita telah menghilang dari kehidupannya.

Cerpen Karangan: Fajria Usman
Facebook: Fajria Ria Usman

nama: fajri
TTL: Makassar, 27 oktober 1996
kuliah di salah satu universitas swasta makassar jurusan bahasa arab.

Cerita Cinta Di Balik Harapan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Hubungan 20 Hari

Oleh:
Angel pov “bun, Angel telat nih. Berangkat yuk!” oh iya gue lupa, nama gue Angelica Lisano, panggil aja Angel. gue SMP kelas 9, gue baru pulang dari Yogyakarta karena

Tidit…Tidit… (Part 1)

Oleh:
“Tidit… tidit..” Bunyi ponsel Luna terdengar menggema di udara. Ponsel itu ia letakkan di atas sebuah meja belajar di kamarnya. Ponselnya beberapa kali berdering mengeluarkan nada yang sama. Namun,

Di Bawah Payung Merah Jingga

Oleh:
Di sana di bawah pohon yang rindang aku masih menunggu kedatanganmu di temani bunga-bunga sekitar taman dan kupu kupu yang terbang melengkapi keindahan taman kota ini, namun keindahan ini

Dia dan Deritanya

Oleh:
Claudia seorang gadis yang memiliki kisah hidup yang sadis, tak seorang pun di dunia ini mengingini masalah. Claudia yang akrab disapa Dia ini memiliki hati yang sangat kuat, memiliki

Sebuah Firasat

Oleh:
Masih ku ingat selalu saat dia menggenggam tanganku, memelukku erat erat seakan tak mau terlepas dariku. Saat itu kami resmi menjadi sepasang kekasih. Sikapnya yang lembut namun tegas, dan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *