Hanya Sesaat

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Patah Hati, Cerpen Penyesalan, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 27 April 2018

“Raja… Raja.. Raja..,” Kesya tiada hentinya berteriak memanggil sang pujaan hatinya ‘Raja’, seorang most wanted di SMAN 01 Bandung. Sementara Raja terus berjalan memasuki koridor sekolah tanpa menengok sedikitpun.
“Sialan, Raja kenapa sih setiap gua pangil gak pernah nengok sama sekali, salah apa gua. Lama lama gua timpuk palanya pake highheels. Untung sayang hehehe” Kesya menghentakkan kakinya, ia terlihat kesal kepada Raja yang baginya sangat sombong terhadap para fansnya.
Kesya melirik sekilas arloji putih yang tetap setia melingkar indah di tangan mungilnya.
“Astaga, jam 12:30 gua lupa lagi kalau sekarang ada jadwal Raja latihan basket, gua harus cepet cepet ke sana sebelum Raja pulang” Ucap Kesya sambil menepuk dahinya, tanpa basa basi ia langsung berlari menuju lapangan sekolah, ia tidak mempedulikan tasnya yang terlihat berisi.

Tak membutuhkan waktu lama untuk sampai, Kesya langsung mencari posisi yang pas agar wajah cantiknya terlihat oleh Raja.
“Raja semangat… Uuuuuu go go go Raja…” Kesya tidak terlihat risih ketika tim basket Raja menengok ke arahnya.

“Dasar gila..”
“Cakep cakep kok agak geser”
“Mau aja lagi tuh cewek teriak teriak”
Ya begitulah omongan anak basket yang sempat Kesya dengar, tetapi ia tidak menggubris itu. Anggap saja hanya angin lewat.
Sementara Raja hanya menengok sekilas dan melanjutkan latihannya.

Tak terasa jam menunjukkan pukul 15:00, Raja selesai bermain basket dan langsung menuju lokernya untuk mengganti baju. Sementara gadis troublemaker itu terus mengikuti Raja ke manapun, hingga teman temannya selalu menanyakan tentang status hubungan mereka, yang tak lain adalah Kesya si pengagum berat Raja alias fans fanatik.

Sesampainya di lobby sekolah Kesya terus mengikuti Raja, hingga ia tampak risi dengan kehadirannya.
“Stop sampai di sini, gua mau pulang dan lu silahkan pergi” Ucap Raja dengan nada datar sambil menaiki motor sport merahnya.
“Ya udah kalau gitu gua balik dulu, bye Raja I Love You muachhh” Ucap Kesya sambil memberikan ciuman perpisahan ‘kiss bye’.
Raja terlihat jijik mendengarnya.
Kesya langsung mendekati ke telinga Raja dan membisikkan “See you again babe”
Kesya langsung melenggang pergi meninggalkan Raja yang masih berdiam dan memikirkan perkataan Kesya ‘See you again’ karena ia tidak mengerti bahasa inggris hehehe.
Raja hanya mengambil kesimpulan bahwa mungkin artinya selamat sore. Hehehehe.
Raja langsung membelah jalan menuju base campnya. Ia terus menggeber motornya yang membuat risih para pengguna jalan.

Di sana sudah terdapat Vino si kapten, Reno, Ical dan Adit yang sedang asik bermain kartu remi.
“Baru sampe lu, ke mana aja dari tadi ditungguin gak dateng dateng” Ucap Vino salah satu kapten geng motor.
“Biasa lah latihan basket” jawab Raja singkat.
“Brother, tadi waktu di sekolah lu kok diikutin mulu sama tuh cewek, emang dia siapa? pacar lu?” Tanya Reno penasaran.
“Orang gila” Raja terlihat kesal jika membahas tentang Kesya.

“Ja lu kan kemaren kalah telak sama gua, jadi gua kasih hukuman buat lu” ucap Adit dengan santainya menghembus asap rok*k ke atas.
“Iya itu sih seterah lu” jawab Raja.
Adit langsung membisikkan sesuatu ke telinga Raja. Sementara Reno, Vino dan Ical terlihat asik memodifikasi motor.

“Ah gua gak mau, gak ada yang lain?”
“Misalnya lu gak mau, berarti lu itu banci, pengecut” Ejek Adit dengan menekankan kata ‘banci dan pengecut’.
“Iya iya seterah lu”

Pagi pagi sekali Kesya sudah terlihat sibuk membawa beberapa buku yang tebal tebal, untuk ia kembalikan ke perpustakaan.
Refleks, tiba tiba ada yang menepuk bahu Kesya dan sontak semua buku yang ia bawa terjatuh.
BRUKKK…
“Sini gua bawain buku bukunya” Kesya menoleh dan tidak percaya bahwa yang mengagetkannya adalah Raja sang pujaan hati.
Kesya membeo seketika dan langsung merapihkan kembali. Kesya tidak percaya dan menampar pipi chubbynya bahwa ini hanya sebuah mimpi. “Awww sakit ternyata bukan mimpi”
“Hahaha lu kenapa nampar pipi segala? Lucu, aneh.” Raja tertawa keras melihat tingkah konyol Kesya.

Setelah mereka menaruh buku perpustakaan, Raja dan Kesya bergegas menuju kantin. Untung hari ini ada jam kosong, mereka bisa menghabiskan bersama.
“Kok Raja aneh ya tiba tiba nyamperin gua, biasanya kan gua yang nyamperin dia” Batin Kesya.
“Lu kenapa kok ngelamun?” Tanya Raja heran.
“Gak papa kok”
Kesya melanjutkan lagi makannya, dan menyendokkan sesuap nasi goreng.

Tanpa Kesya sadari ada nasi yang masih tersisa di sudut bibirnya. Raja melihatnya dan tangannya langsung mengelap bekas makanan Kesya di bibirnya. Kesya tak menyangka jika Raja berbuat seromantis ini baginya. Semua para cewek berteriak histeris dan tidak suka Raja bertindak seperti tadi.

Apakah Raja sudah menyukainya?
Apakah Raja mulai sadar akan kehadiran Kesya?
Dan apakah Raja mulai membuka hatinya untuk Kesya?
Semua pertanyaan itu terlintas di otak Kesya. Entahlah, ia juga tidak mengerti.

Hari demi hari mereka lewati bersama, kini mereka semakin dekat bagaikan sepasang sepatu. Bahkan Raja tidak segan segan berbuat seromantis didepan umum tanpa mempedulikan omongan. Hal itu membuat Kesya lupa bahwa mereka hanya sebatas teman. Entah, apa yang ada di benak Raja yang selalu membuat Kesya menyayanginya sebagai teman hidup bukan lagi sebagai pengaggum.

Kesya’s Room.
“Huftt bete banget di sini, mendingan gua cari angin sekalian nongkrong di cafe miring, udah lama gak ke sana lagi” Ia langsung mengambil cardigan digantungan baju dan kunci mobil di atas nakas.

Lampu lampu ala tumblr selalu menghiasi cafe ini, bermacam macam warna terus berkedip kedip. Para anak remaja banyak berkumpul bersama teman sejolinya.
Seketika Kesya melihat Raja bersama teman temannya berkumpul di cafe ini, mereka sedang asik bersenang-senang membicarakan sesuatu yang tidak mungkin terdengar karena musik dipasang terlalu full. Kesya langsung mendekati mereka.

“Brother gua berhasil nerima hukuman Adit” Ucap Raja menyombongkan diri.
Kesya semakin pernasaran, dan agak mendekatkan ke meja mereka.
“Hukuman apaan, kok gua gak tau?” tanya Reno.
“Oh ya lu kan gak tau. Jadi gini gua nyuruh Raja buat ngebaperin cewek yang namanya Kesya dia kan demen banget tuh sama Raja” ucap Adit.

KREKKK…
Seketika hati Kesya patah dan ia tidak bisa menahan air matanya untuk tidak keluar.
Kesya mendekati Raja dan teman temanya “jahat lu ja, gak nyangka gua kalau lu cuma mainin gua, sakit ja. Sekarang anggap aja kita gak pernah kenal. Kecewa gua.” ucap Kesya sambil menekan dadanya, air matanya terus mengalir deras.

Raja terdiam mematung dan mulutnya tidak bisa berucap.

PLAKKKKK…
Refleks, Kesya menampar Raja. Mereka menjadi bahan tontonan pengunjung, Kesya tidak peduli akan hal itu.

“Maaffin gua kes” Hanya kata maaf yang keluar dari bibir Raja.

Kesya langsung melenggang pergi keluar caffe, wajahnya sangat pucat dan menangis tiada hentinnya. Sementara Raja menyesal bisa berbuat setega itu kepada Kesya. Sekarang ia tahu rasanya jatuh cinta dengan seorang wanita yang benar benar mencintainya.

“GUA SAYANG LU KESYA!!!!” teriak Raja.
Semua pengunjung caffe menjadikan Raja sebagai bahan tontonan, begitu juga teman temannya.

Setelah kejadian kemarin malam, Kesya memutuskan pergi ke luar negeri untuk menenangkan pikirannya dan ia juga memblokir semua social media Raja.
Melupakan dia adalah jalan terbaik Kesya untuk menemukan temen hidup yang lebih baik lagi.

Cerpen Karangan: Rindah Aisyah
Facebook: Rindah Aisyah

Nama: Rindah Aisyah
Kelas: 8
Sekolah: MTsN 3 Bekasi.
Wattpad: Rindahasyh
Ig: 20_rindahh

Cerpen Hanya Sesaat merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Hadiah Untuk Ikoh

Oleh:
Namaku Miiko, tapi kalian bisa memanggilku Ikoh. Aku sangat menyesal atas kejadian saat itu. “Ikoh! Ayo segera sarapan, nanti kamu terlambat!” “Iya Mama… Mama bawel banget sih!” “Ya udah

Kesalahan Yang Sama

Oleh:
Mencintai bukanlah suatu kesalahan. Tapi terkadang kita salah tempat. Cinta itu bisa timbul kapan saja, di mana saja dan pada siapa saja. Dan inilah yang ku rasakan. Jatuh cinta.

Shakti dan Shinta

Oleh:
Shinta Dunia ini begitu indah. Begitu juga dengan hidup. Aku selalu mewarnai hidupku dengan senyuman. Aku ini termasuk gadis berkepala batu dalam urusan emosi, karena selama 19 tahun aku

Sephia

Oleh:
Sabar adalah guru paling hebat dalam hidup ini. Sabar mengajariku bagaimana mengendalikan dan mengatasi musuh terbesar dalam hidup ini. Nafsu. Sabar pula yang membuatku mencintai wanita dengan hati. Menjadi

Love Street (Part 1)

Oleh:
Kenalkan nama gue Teresia putri, Pagi ini aku baru saja masuk smp. Pagi ini aku segaja berangkat cepat supaya tidak telambat. “Ma tere berangkat sekolah dulu ya?” ucapku. “Iya

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *