Ku Ingin Dia Tahu

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Sedih, Cerpen Penyesalan
Lolos moderasi pada: 8 February 2014

“gue gak suka sama dia yan, gue gak mau dia. gue benci. dia terlalu ngekang gue” sambil menangis. “yang sabar yah vit, kalau gitu lo putusin aja dia”. “udah yan, udah tapi dia masih aja nyamperin gue, gue takut! gue boleh kan minjem pundak lo?”. “oh, boleh kok vit. nangis aja sepuas lo”.

Waktu menunjukkan pukul 17.00 wib. matahari pun perlahan mulai tenggelam. “balik yuk, udah sore” ajak vita pada riyan. “hayuuu…”

Malam harinya vita pun sms riyan. “riyan, makasih ya udah mau dengerin curhatan gue, gue seneng banget bisa kenal lo. padahal kan kita baru kenal 4 hari, elo langsung main ke rumah gue. hahaha”
Riyan pun membalas. “oiya vit, sama-sama. gue seneng bisa duduk berdua bareng lo. kalau ada apa-apa cerita ke gue.” “pasti yan”.

Vita dan riyan pun menjalani pertemanan cukup lama. awalnya karana saling kenalan saja. riyan sering main ke rumah vita, biasanya malam hari. dari jam tujuh malam sampai sembilan malam. Setelah 1 bulan lamanya mereka berteman. tiba-tiba…
“ada sms nih.. baca dong”. begitulah nada sms handphone vita..
riyan? “vit, gue sayang sama elo, gue suka sama elo” Vita pun kaget, akhirnya dia memutuskan untuk tidak membalas sms dari riyan.

“vitaaa main yuk”. indah sahabat vita dari kecil mengajak vita main bareng. “eh lo ndah, disini ajah ndah mainnya. gua nggak boleh kemana-mana nih”. seru vita. “ya udah, yang penting kita cerita-cerita.”
“vit, kabar mengejutkan buat lo. masa si riyan ngaku-ngaku pacar elo ke temen-temennya. enggak banget deh! bukan kan vit?” “ih masa? ihh ogah banget, apa_apaan sih riyan tuh nyebelin. gue benci dia!” jawab vita.

Akhirnya vita pun menulis status di facebook, kebetulan riyan pun lagi online. status vita: “ih apa-apaan sih ngaku-ngaku pacar gua. nggak malu tah lo. gua benci sama elo!” menyindir riyan.
Sebelum vita menulis statusnya, status riyan lewat beranda: “gua sayang banget sama elo, gua suka elo. gua sangat menggaggumi elo. haruskah gua pendam perassaan ini (V)”. dan akhirnya vita pun mulai geram melihat status riyan. “kenapa sih si riyan gitu amat, bikin illfeel ihhh”.

Vita adalah sosok cewek yang jutek, cuek dan gak percaya omongan cowok. karena ia merasa trauma disakiti oleh cowok yang dia sayangi. walaupun vita bilang dia membenci riyan, tapi vita tetap berteman baik dengan riyan.

Sms dari riyan: “gua tau sifat elo, lo jutek. walaupun jutek. gua tetep sayang elo”.

Riyan tetap mencintai vita, memendam rasa untuk vita. dia tetap sabar menunggu vita. walawpun banyak cowok yang sering datang ke rumah vita. entah itu pacar, cowok yang suka vita, bahkan teman-teman cowok vita. vita sering mengabaikan sms dari riyan, dan setelah tau riyan suka pada dirinya, vita mulai menjauh dari riyan setiap riyan main ke rumah vita, vita mengurung diri di kamar. karena vita ngak suka riyan, yang bukan tipe vita. riyan selalu ada unuk vita. vita meminta jemput riyan, riyan pun datang.

Terkadang vita sadar, dia salah menuntut orang untuk tidak suka dia jika dia bukan tipe vita. vita sering minta maaf pada riyan, riyan pun memaafkan. tetapi vita tetap dengan sifat juteknya.

Riyan selalu tahu kebiiasaan vita, kalau sms sering dimulai dengan kata “weh”. makaanan kesukaan vita, cerita keluarganya. karana vita selalu curhat sama riyan. semua tentang vita tau, kecuali pacar vita.

Vita sering online facebook, ia melihat dinding riyan. dimana status riyan yang terakhir. yang semua tentang dirinya: “sampai kapan pun gua sayang elo (V),” “i love u (V), elo nggak pantes buat gua, elo terlalu angkuh.” “gua nyerah buat dapetin elo!” inbox terakhir: weh apa kabar lo, gua kangen nih sama elo. vita membalas: “alhamdulillah baik, sekarang elo dimana? gua juga kangen sama elo”.
“gua kerja di tanggerang, gua mau ngumpulin duit buat cewek yang gua suka. gua bakal nyamperin dia nanti kalau gua sukses”. vita pun merasa, akhirnya dia mulai tidak membalas inbox riyan.

Riyan dan vita sudah 2 bulan tidak pernah bertemu. karena vita harus pindah sekolah SMA di jakarta. riyan harus kerja, karana dia putus sekolah di smp.
Beberapa hari setelah dari fb itu riyan inbox, riyan sms lagi. “vit, apa kabar lo disana? gua mau main ke rumah lo. kirimin alamatnya dong”.

Vita mengabaikan sms riyan.

Seminggu setelah riyan sms vita, vita merasa di minggu ini dia gak pernah dapet sms dari riyan. Pas vita di sekolah, tiba tiba handphone vita bergetar. ada sms dari teman lamanya sebelum pindah ke jakarta dan sering main bareng sama riyan “innalillahi wainnalillahi roji’un. turut berduka cita untuk sahabat kita alm. riyan. yang pukul 02.00 siang tadi berpulang ke rahmatulloh. semoga dia tenang disana.” vita pun mulai tak percaya, tubuhnya lemah. dia tidak menyangka orang yng selama ini menjadi sahabatnya telah tiada. vita mencari tau melalui teman-temannya bahkan hingga fb riyan banyak sekali mengucapkan selamat tinggal. vita pun menangis.

Pulang sekolah, vita sms riyan. tapi tidak ada balasan dari riyan. dia buka inbox dari riyan bermaksud membalas inbox yang sebelumnya tak dibalas oleh vita. “wehhh apa kabar lo? lo baik-baik kan disana? kapan mau main kesini?” terus-terusan vita menginbox riyan, “bales weh! riyaaan gua juga sayang elo, gua minta maaf atas sikap gua selama ini. mana janji lo, kalau lo sukses bakal dateng ke ortu gua?”

untuk selamanya, vita nggak akan pernah lihat sosok riyan lagi, sosok yang ngefans band ungu itu lagi. selamanya nggak ada buat jengkel vita lagi. Vita pun tersadar, selama ini dia telah menyia-nyiakan orang yang sayang terhadapnya. vita pun belajar dari kisah ini. dia berjanji nggak akan cuek, jutek terhadap orang-orang yang menyukainya.

Selesai

Cerpen Karangan: Gita Fitri
Facebook: Gita Fitri/reka.bunga[-at-]ymail.com

Cerpen Ku Ingin Dia Tahu merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

WhatsApp


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Butiran Debu

Oleh:
Tak kusangka hari-hari seperti ini akan datang. Hari dimana menyendiri menjadi kegiatanku sehari-hari. Saat itu, kalau saja aku sedikit berusaha… mungkin tidak jadi separah ini. Tapi sudah terlambat untuk

Dia Cinta Pertamaku

Oleh:
Pertama kali aku jatuh cinta dulu waktu umur 10 tahun. Waktu itu rasanya masih terlalu cepat untuk anak seumuranku mengenal cinta. Pada umur 10 tahun itu pula, aku pertama

Love In Silence

Oleh:
Nina memandangi sebuah novel yang ada di depan matanya, ia merasa judul buku itu hampir mirip dengan kisah silamnya 2 tahun lalu. Ia mulai membuka halaman pertama buku itu

Aku Sangat Menyesal

Oleh:
“Ih, kakak Ndeso, banget sih! masa Slime sama Squishy aja gak tau!” ejekku kepada kakak sulungku, Nadifa, masa sama Slime dan Squishy aja gak tau? Huh Norak banget! “Nadine!

Penantian Di Bawah Sakura

Oleh:
Hitoshi melangkahkan kakinya dengan ringan memasuki Taman Ueno sambil bersiul kecil. Sesekali matanya melirik memperhatikan orang-orang yang duduk dan bersantai di bawah pohon sakura bersama teman atau keluarga. Ada

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *