Pengharapan Yang Tabu

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Penyesalan
Lolos moderasi pada: 3 January 2014

“james aku ingin aku dan kamu menjadi seorang sahabat, aku gak bisa hidup tanpa penjelasan, dan dengan berat hati aku ingin aku dan kamu menjadi seorang sahabat tidak lebih seperti dulu, maaf kalau dulu aku punya salah.”

Surat itu aku berikan kepada james, dulu kami saling suka, dia perhatian, baik, pintar, agamanya bagus, dan yang pasti handsome.

Aku sebenarnya tidak ingin menjadi sahabatnya aku ingin lebih dari itu, tapi apa boleh buat setan telah merasuki hidupku, john. Sahabat karib james, entah kenapa aku menyukainya, padahal aku tahu dia cinta mati pada karen.

Karena cintaku pada john aku menyia-nyiakan james, entah sadar atau tidak aku menulis surat yang sebenarnya tidak ingin kubuat.

Tapi tiba-tiba.. Perasaan ku pada john lumpuh seketika. Entah apa yang membuat seperti ini tapi aku telah menyimpang dari jalan kebenaran.

Aku menyesal sepenuh hati terhadap james. James dimana dia, aku ingin kita seperti dulu, karena setan itu aku menyia-nyiakanmu.

Maafkan aku james, aku menyesal. Sekarang aku punya harapan.

Harapan itu akan selalu ada di memory ini, memory tentang aku dan kamu. Harapan yang entah terlaksana atau tidak. Aku hanya berdoa agar harapanku terhadapmu terlaksana seperti yang telah ku fikirkan. Yaitu aku berharap bahwa aku dan kamu bisa kembali seperti dulu. Disaat berbahagia, senang, gembira, canda tawa tidak dapat dipungkiri.

Tapi harapan tersebut hanya akan berada di memory yang kini telah hampa tidak diisi, maybe. Aku berkata seperti itu karena aku yakin dia juga masih menyayangiku. Karena perhatianya tidak lumpuh terhadapku dari dulu sampai detik ini.

“sungguh dunia ini sangat kejam, karma seperti lautan” kata-kata tersebut banyak diucapkan oleh bibir-bibir yang sedang putus asa seperti diriku.

Tapi aku tak kan berucap seperti itu karena ini salahku menyia-nyiakan orang baik seperti james. Dan biarkanlah harapan dan cinta ini larut dalam lautan karma dan menjadi tabu

-Ending-

Cerpen Karangan: Nisrina N

Cerpen Pengharapan Yang Tabu merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Mila dan Mas Rama

Oleh:
Perkenalkan, aku Adinda, bisa dipanggil Dinda. Aku tinggal di rumah yang sangat besar bersama keluarga kecilku yang berisikan, aku, Nila, dan suamiku mas Rama. Kami tinggal disini atas kerja

Sesal

Oleh:
“Kenapa sih, selalu aja kayak gini? Selalu aja masalah kecil digede-gedein tak bisakah kau sedikit aja mengerti?” Bagai disambar halilintar yang begitu dahsyat, kata-kata itu mampu membuat seluruh ruang

Kejutan yang Mengejutkan

Oleh:
Hari ini aku melihat dia lagi. Untuk ke sekian kalinya setelah dia memutuskan hubungan kami. Dia tetap sama di mataku. Kania yang sama yang dulu dengan senyum manisnya menerimaku

Malaikat Tanpa Mata

Oleh:
Kehidupannya sekarang hanyalah malam dan akan selalu malam. Kegelapan, ketakutan, seakan sudah menjadi teman. 7 tahun telah berlalu dia hidup dalam kelam dan dalam gelap, yang dia tahu sekarang

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *