Penyesalan yang Terlambat

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Penyesalan
Lolos moderasi pada: 20 April 2013

Ketika bel lonceng sekolah berbunyi, yang menandakan bahwa waktunya untuk pulang, segera aku menuju parkiran bersama temanku.
“Yat, gimana kamu mau kerumahku nggak sekalian nganterin aku pulang?” tanya Yusril kepadaku.
Kebetulan saya punya adik yang sekolah di tempat yang sama denganku. Biasanya aku mengantar adikku pulang.
“Tapikan aku juga harus nganterin adikku pulang, jadi mungkin aku gak bisa nganterin kamu pulang” jawabku tentang pertanyaan Yusril
“Ayolah Dayat, please anterinku pulang sekali ini ajah dech. Soalnya motorku lagi di bengkel” bujuk Yusril kepadaku lagi
“Kalo gitu Ok” Jawabku singkat
Tanpa kupikirkan adikku, aku langsung saja mau untuk mengatarkan temanku pulang.

Diperjalanan saat ku bersama Yusril, aku berbiacara banyak dengan dia sampai-sampai aku tidak mengingat kalau aku juga harus menjemput adikku. Sesampainya di rumah temanku, aku malah main game disana. Hingga waktu menunjukkan hampir pukul empat. Setelah menyadari bahwa akau sudah terlalu lama bermain di rumah temanku, kemudian aku berpamitan sama Yusril untuk segera pulang.
“Yus, aku pulang dulu yah, soalnya dah sore” kataku pada Yusril
“oh, kamu dah mau pulang. Thanks ya dah nganterin aku pulang tadi” jawab Yusril
“Sama-sama. Ya udah aku mau pulang dulu, Assalamu’alaikum” kataku saat akan pergi
“Waalaikumussalam” balas ucapan Yusril

Kemudian aku segera pulang dan melewati jalan raya. Ketika aku hendak mau menyebrang, tiba-tiba aku mendengar suara motor yang sangat keras mendekatiku. Dan ketika aku membalikkan kepalaku kebelakang, yang kulihat seorang pengemudi motor yang sedang melaju kearahku dengan kecepatan yang sangat tinggi. Dan ketika itu pula aku terpental ke jalan dan terseret beberapa meter dari tempatku sebelumnya. Yang aku rasakan adalah perasaaan tak percaya atas apa yang kualami barusan. Bagian pinggang dan bokongku lecet karena terseret akan kuatnya dorongang pada saat tabrakan. Kulihat pula motor yang kukendarai rusak pada bagian belakang.

Kulihat orang yang menabrakku itu terpental lebih jauh dariku. Bahkan kulihat celananya yang sobek dan berdarah. Motornya mengluarkan bensin yang menandakan saluran bahan bakar motornya bocor. Lalu ketika itu pula banyak orang yang berdatangan ke TKP. Bersyukur luka yang kualami tidak terlalu parah.
Seandainya saja aku tidak mengantar temanku, pasti aku tidak akan mengalami kejadian yang seperti ini. Aku sangat menyesali melupakan adik yang merupakan saudaraku sendiri. Tetapi ini sudah terjadi. Dalam kejadian ini akan kuambil saja hikmahnya.

SELESAI

Cerpen Karangan: Hidayatulloh
Facebook: Hidayat Putra Jokam
GALIPAT 354
JOKAM

Cerpen Penyesalan yang Terlambat merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


My Love Story

Oleh:
Kesunyian malam membawa anganku melayang mengenang semua ceritaku di masa lalu. 2008 tahun dimana hati sedang gelap dan suram. Ketika itu aku baru lulus SMA dan akan meneruskan kuliahku.

He or Him?

Oleh:
Entah mengapa, saat kutatap lekat-lekat kedua bola mata coklat pria itu rasanya ada perasaan aneh yang menyelimuti perasaanku. Jantungku berdetak lebih cepat daripada biasanya dan mukaku tak henti-hentinya memancarkan

Maafkan Aku Ummi

Oleh:
Hari ini aku resmi menjadi suami wanita yang aku sayangi. Aku dan Aisyah pernah pacaran selama 2 tahun. Kini ia telah resmi menjadi istriku. Aku bahagia sekali. Perkenalkan, namaku

Kasih Sayang Yang Terlupakan

Oleh:
Tempat yang pas untuk rangga memulai aksinya. Di belakang sekolah, di tengah pelajaran ia masih sempat melakukan hal yang tidak pantas untuk dilakukan seorang pelajar. secara sembunyi-sembunyi diambilnya sebungkus

Separuh Aku

Oleh:
Dan terjadi lagi… Kisah lama yang terulang kembali… Kau terluka lagi… Dari cinta rumit yang kau jalani… Namaku Cakka Nuraga, cowok yang amat sangat beruntung bisa memiliki sahabat seperti

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *