Accomplished Dream

Cerpen Karangan: ,
Kategori: Cerpen Perjuangan
Lolos moderasi pada: 21 May 2023

Cahaya mentari masuk ke kamar Calvin dan menyinari tubuh Calvin yang masih berada di dunia mimpinya. Bisco masuk ke kamar Calvin untuk membangunkan majikannya itu, tetapi sebelum Bisco bisa naik ke kasur Calvin, suara lantang Andrian sudah terdengar di segala penjuru rumah.

“CALVINNNNN”
Seketika dengan sergap Calvin duduk di tempat tidurnya
“Calvin, sampai kamu belum bangun -”
“Iya iya, aku udah bangun” Ucap Calvin memotong ucap Andrian sambil bermain dengan Bisco
“Ayo cepet siap siap, bentar lagi kita mau berangkat” Ucap Andrian
“Oke oke” Ucap Calvin

Lalu Calvin bangun dari tempat tidurnya dan segera siap siap pergi. Setelah Calvin bersiap siap Ia makan bersama dengan Andrian dan Aaron. Setelah mereka sarapan, mereka segera pergi ke dance studio mereka. Sesampainya mereka disitu, mereka langsung di interview oleh banyak pewawancara.

“Calvin, kata para fans kamu itu satu-satunya member yang gak punya masalah untuk masuk ke dunia idol” Kata salah satu pewawancara

Calvin tidak bisa berkata apa apa, dia hanya bisa diam. Yang menanggapi pernyataan tersebut malah Andrian dan Aaron, Aaron pindah ke sebelah Calvin untuk menemani adik kecilnya itu. Sebelum mereka debut, Aaron dan Andrian sudah menganggap Calvin sebagai adik kecilnya, karena Calvinlah yang paling kecil di antara mereka. Andrian dan Aaron selalu ada bersama dengan Calvin, dari titik nol sampai sekarang. Aaron dan Andrian selalu menemani Calvin di masa masanya yang tidak menyenangkan. Aaron melihat mata Calvin yang berkaca-kaca, Aaron dan Andrian tidak bisa melihat adik kecilnya seperti itu. Akhirnya Aaron mengambil tindakan dan mengizinkan diri mereka untuk masuk ke dalam dance studio mereka. Setelah 5 menit, akhirnya mereka bisa masuk ke dalam dance studio mereka. Calvin duduk di pojok ruangan dan Ia kembali ke memori masa lalunya.

Flashback (sebelum menjadi idol)
“Calvin, kamu mendapatkan bagian center gimana kamu mau debut kalau nyanyi aja gak bisa” Ucap pelatihnya marah marah
“Pak tolong sabar dulu. Calvin masih berusia 14 tahun, Ia sudah pergi jauh dari orangtuanya. Dia masih butuh dilatih dulu” Ucap Aaron
“Saya mah dengan senang hati melatih, tapi kalau orangnya seperti ini gimana ya. Sampai saya pensiun juga dia pasti masih belum bisa, gimana mau jadi idol” Balas pelatih itu

Akhirnya setelah latihan satu kali lagi pelatih itu menyerah dan mengundurkan diri. Karena hal itu, Calvin lari ke kamarnya dan menangis. Pelatih yang barusan keluar adalah pelatih ketiga yang mengundurkan diri dengan alasan gak mampu melatih Calvin, karena Ia gak bisa bisa. Aaron dan Andrian mendatangi Calvin.

“Aku keluar aja” Ucap Calvin
“Jangan” Ucap Andrian
“Apa gunanya aku latihan terus kalo ujung-ujungnya aku juga gak bakal jadi idol, dari pada aku capek capek dan jadi bebannya kalian, mendingan aku keluar aja” Ucap Calvin
“Calvin, ini loh yang selalu kita bilangin ke kamu, jangan gara gara satu orang aja kamu menyerah, terus gak mau lanjut latihan lagi” Ucap Andrian
“Satu? Kak, Kakak nyadar gak sih kalo yang keluar itu bukan cuma satu orang, tapi tiga orang. Kalo tiga orang semua keluar gara gara aku, udah jelas dong kalo aku itu gak bakal sukses. Gak bakal pernah debut, mendingan aku keluar aja biar gak jadi beban kakak” Ucap Calvin
“Calvin, kamu itu gak bakal pernah jadi beban kita. Kamu itu udah kayak adik kita, kita gak bakal pernah ninggalin kamu cuma gara gara kata pelatih pelatih gak bener itu. Pelatih yang bener itu kalo pelatihnya selalu berusaha membuat orang yang dia latih itu menjadi yang terbaik, bukan orang yang menyerah karena ada tantangan di hadapan mereka, dan kita yakin kalo kamu terus berusaha kamu pasti bisa” Ucap Aaron dengan Andrian mengangguk setuju

Setelah naik turunnya kehidupan Calvin. Akhirnya Calvin bertekad untuk terus berjuang dan tidak menyerah. Dan hasil dari kerja kerasnya itu akhirnya terbayarkan, Calvin debut bersama dengan kedua kakaknya di umur 16 tahun. Meskipun begitu, Ia masih ada banyak tantangan dihadapannya.

Setelah merilis lagu pertamanya mereka, mereka mendapatkan banyak komentar positif. Tetapi banyak juga yang mengomentari hal hal negatif, terutama pada member termuda mereka. Andrian dan Aaron berusaha menutupi komentar komentar tersebut mengenai Calvin. Tetapi cepat atau lambat akhirnya Calvin mengetahui tentang komentar komentar negatifnya. Tetapi untuk pertama kalinya Calvin tidak memikirkan sedikitpun mengenai komentar negatif itu. Baginya dukungan dari fans-fansnya lebih berharga dibandingkan komentar komentar negatif tentang dirinya.

ADVERTISEMENT

Suatu hari, ketika Andrian, Calvin, dan Aaron sedang berjalan jalan. Ada mobil dengan kecepatan tinggi menyambar Calvin. Dalam sekejap, yang awalnya hal hal menyenangkan dan santai menjadi salah satu momen tergelap dalam hidup mereka bertiga itu. Member termuda mereka, yang paling mereka jaga dan sayangi tergeletak ditengah jalan tidak sadarkan diri. Dengan segera Andrian menelepon ambulans dan Aaron masih berdiri di situ kaget akan apa yang telah dilihatnya. Ketika ambulans sampai mereka segera membawa Calvin ke rumah sakit. Selama mereka berada di dalam perjalanan, Andrian dan Aaron berdoa agar tidak terjadi apa apa terhadap Calvin.

Sesampainya di rumah sakit mereka segera membawa Calvin ke ICU. Andrian dan Aaron sangat khawatir akan keselamatan adiknya tersebut. Di tengah kekhawatiran mereka, ada beberapa polisi datang dan mendatangi mereka. Polisi tersebut meminta mereka untuk menjelaskan segalanya sedetail-detailnya terhadap kejadian tersebut. Setelah mendengarkan penjelasan Aaron dan Andrian, Ia menyatakan bahwa Calvin adalah Calvin adalah korban tabrak lari dan para polisi akan sesegera mungkin menemukan pelakunya. 15 menit setelah polisi itu keluar dari rumah sakit, seorang dokter keluar dari ICU dan memberikan kabar kepada Aaron dan Andrian.

“Andrian dan Aaron kami ada kabar untuk kalian mengenai Calvin”
“Calvin membutuhkan pendonor darah untuk mendonorkan darahnya kepada Calvin karena Calvin kehilangan banyak darah” Lanjut dokter tersebut
“Baiklah saya akan mendonorkan darah saya” Ucap Andrian berusaha tenang
“Tetapi mendonorkan darah itu tidak semudah itu, kami butuh melakukan beberapa tes sebelum anda mendonorkan darah anda” Ucap dokter tersebut

Lalu Andrian dan dokter tersebut masuk ke dalam sebuah ruangan untuk melakukan sebuah tes darah. Setelah melakukan tes darah Andrian keluar dari ruangannya agar para dokter dapat melakukan tesnya. Setelah 30 menit dokter tersebut keluar dan memberikan sebuah kabar.
“Kabar baik untuk anda bahwa darah anda cocok dengan darah Calvin, jika anda yakin dengan keputusan anda, anda bisa menandatangani form ini” Ucap dokter tersebut sambil memberikan sebuah form dan dengan segera Andrian menandatangani form tersebut. Lalu mereka segera masuk ke ruangan dan Andrian segera mendonorkan darahnya kepada Calvin.

Setelah Andrian mendonorkan darahnya, Ia keluar dan menunggu di ruang tunggu bersama Aaron. Setelah satu jam menunggu, akhirnya mereka mendapatkan kabar baik untuk mereka.
“Kami memiliki kabar baik untuk kalian, Calvin akan sembuh total tetapi ada kemungkinan setelah ini Ia akan trauma terhadap kejadian ini, dan ada kemungkinan bahwa Ia tidak ingin melanjutkan karirnya di dunia idol. Untuk saat ini kami sarankan agar Calvin beristirahat dulu dan mengambil waktu untuk tidak melakukan aktivitas sebelumnya. Dan kalian bisa menjenguk Calvin di ruangannya” Ucap dokter tersebut
“Baik dok, terima kasih” Ucap Aaron dan Andrian

Andrian dan Aaron segera pergi ke ruangan Calvin. Di situ Calvin masih terbaring di tempat tidurnya tidak sadarkan diri. 1 jam kemudian polisi datang ke ruangan Calvin. Polisi itu memberi kabar bahwa yang menabrak Calvin adalah salah satu hatersnya Calvin, Ia sudah ditangkap, dan Calvin sudah aman dari bahaya hatersnya. Aaron dan Andrian sangat berterima kasih kepada polisi tersebut

2 jam kemudian
“A-aaron, A-andiran” Ucap Calvin pelan
“Calvin” Kata Andrian dan Aaron
“Kamu gapapa?” Tanya Aaron
“Ya sakitlah, gimana sih” Ucap Andrian kesal
“Iya iya” Ucap Aaron dan Calvin tertawa pelan melihat tingkah laku kedua kakaknya itu
“Nahkan ketawa” Ucap Aaron
“Kak tapi ini aku dimana? Kok aku bisa disini? Badanku terasa sakit semua” Ucap Calvin
“Calvin kamu istirahat ya, kita beliin kamu makanan, pasti kamu laper, kamu diem di sini aja kita cariin kamu makanan” Ucap Aaron, tidak menjawab pertanyaan Calvin.

2 hari kemudian, dokter mengabarkan bahwa Calvin sudah bisa pulang tetapi Ia masih belum bisa melakukan aktivitas dia seperti sebelumnya. Akhirnya setelah berpikir panjang, Aaron dan Andrian memberanikan diri untuk memberitahu apa yang terjadi sebenarnya kepada Calvin. Hal ini merupakan keputusan yang sulit diambil oleh Aaron dan Andrian, mereka juga mempertimbangkan bahwa dengan memberitahukan Calvin yang sebenarnya akan ada kemungkinan Calvin akan mengundurkan diri dari pekerjaannya di dunia idol. Aaron dan Andrian tau bahwa jika mereka tidak memberitahu Calvin yang sebenarnya, cepat atau lambat Ia akan mengetahui kebenarannya.

“Calvin, kita butuh ngomong serius sama kamu” Ucap Aaron
“Ada apa kak?” Tanya Calvin
Aaron dan Andrian menceritakan segalanya secara detail kepada Calvin
“Makasih kakak udah ngomong jujur sama aku, tapi saat ini aku lagi butuh waktu sendiri” Ucap Calvin

Lalu Andrian dan Aaron meninggalkan Calvin sendiri. Tetapi setelah 15 menit, Calvin keluar dari ruangannya. Aaron dan Andrian khawatir kalau Calvin telah memutuskan untuk keluar dari dunia idol. Dan jika itu pun terjadi, Aaron dan Andrian tidak bisa melakukan apa apa karena itulah keputusan Calvin. Tetapi ternyata apa yang dikatakan oleh Calvin tidak sesuai ekspektasi Aaron dan Andrian. Calvin mengatakan bahwa Ia tidak akan keluar dari pekerjaannya di dunia idol, karena itulah masa depan dirinya.

Kembali ke masa kini
“Calvin, calvin” Ucap aaron
“Makasih kak” Udap Calvin, Aaron dan Andrian melihat Calvin dengan muka bingung mereka
“Makasih udah selalu ada di samping aku, di titik terendahku kakak tetep nemenin aku. Aku ngelanjutin karir aku sebagai idol karena kakak, kakak gak pernah mau menyerah sama aku, karena kakak aku juga gak menyerah. Kakak selalu ada di sisi aku, meskipun aku lagi berada di titik nol. Kakak selalu ada di sisi aku, meskipun aku lagi berada di titik terkelamku. Aku ada di titik ini karena kakak, aku bisa jadi aku yang sekarang karena kakak, aku terus berjuang karena kakak. Semua hal ini berani aku lakukan karena selalu ada kakak di samping aku. Tanpa kakak, mungkin sekarang aku lagi gak ada di titik ini. Tanpa kakak, mungkin sekarang aku udah menyerahkan pekerjaan aku di dunia idol karena kecelakaanku waktu itu. Makasih kak” Ucap Calvin

Calvin, Aaron, dan Andrian melanjutkan kehidupannya sebagai idol. Dan Calvin tidak akan pernah melupakan kejadian kejadian yang ada di hidupnya, meskipun kejadian itu adalah kejadian tergelapnya. Tetapi kejadian kejadian itu lah yang membentuk dirinya sekarang. Dan Ia berjanji tidak akan pernah menyerah dan terus berjuang.

Cerpen Karangan: Tiara Theodora Hadinata, SMP Tarakanita 1
Blog / Facebook: tiaratheodora

Cerpen Accomplished Dream merupakan cerita pendek karangan , , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

WhatsApp


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Kue Buat Mama

Oleh:
“yaaannn…” teriak seorang wanita berusia 25 tahun yang sedang mencari anaknya di sekitar halaman rumah “oh ternyata kamu di sini sayang… ayo ikut mama!! Kamu itu udah waktunya tidur”

Untukmu Ibu

Oleh:
Adzan subuh berkumandang dari mikrofon masjid. Suara sang muadzin begitu merdu meliuk-liuk di pagi yang masih basah. Belum terdengar kokok ayam. tapi ibu sudah membangunkan ku seperti biasanya untuk

Menggapai Impian

Oleh:
Matahari tak lagi menanmpakan wajahnya, gemuruh cahaya langit mulai terdengar pertanda akan turun hujan, namun rupanya tak mematahkan semangat seorang gadis dalam menggapai impiannya, sebut saja Rani seorang gadis

Ajur? Tidak Sama Sekali

Oleh:
Detik berganti detik, menit berganti menit. Jam berganti menuju ke arah yang salah. Jam 12.00 tengah malam. Aku masih berjaga-jaga, memincingkan mata kantukku dan menahan kelopak mata agar tidak

Sahabat Yang Pertama

Oleh:
Jonathan, anak cowok baru. Tubuhnya tinggi, kulitnya putih, dan wajahnya tampan. Selain penampilannya yang keren, dia Juga berotak cerdas. Benar-benar cowok sempurna. Tak heran bila dia menjadi idola banyak

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *