3 Sahabat

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 31 May 2016

Ada 3 sahabat anak ke mana-mana selalu bersama, 3 orang itu bernama Hasna, Husna, Husain. Dia dari kecil sudah bertetanggaan dan satu sama lain sudah saling kenal, setiap hari bermain bersama. Dia semakin besar usianya menginjak usia 6 tahun. Hasna mulai mendaftar sekolah dasar dekat rumahnya, sampai di rumah dia inginkan ketemu sahabatnya si Husna dan Husain, dia mendaftar juga di sekolah yang Hasna inginkan. Akhirnya dia masuk di bangku kelas 1 dan mereka duduk bersebelahan, saat ada tugas dari guru mereka mengerjakan bersama-sama, dari 3 anak itu yang Hasna orangnya pintar, Husna orangnya biasa saja, Husain orangnya pemalas.

Satu sama lain saling membantu sahabatnya saat mengerjakan tugas sekolahnya. Pada saat ulangan kenaikan kelas si Husna dan Hasna sebelum ulangan ia belajar terlebih dahulu dan tetapi si Husain sebelum ulangan ia tidak belajar karena malas belajar. Pada saat ulangan dimulai mereka mulai mengerjakan soal ulangan dengan tenang sampai waktu ulangan abis. Setelah ulangan sudah kelar semua mereka mulai happy-happy bersama. Keesokan harinya wali kelas membagikan sebuah surat untuk semua orangtua, di dalam surat itu disampaikan “Bahwa pada tanggal 18 maret 2006 pembagian rapot,” dan mereka memberikan surat itu kepada orangtuanya.

Setelah diberi tahu kepada orangtua nya mereka bertiga bermain bersama lagi, pada saat orangtua mereka mengambil rapot di sekolahnya mereka bertiga mulai ketakutan takut nilainya mengecewakan orangtuanya. Setelah itu orangtua dari Hasna dan Husna ke luar dengan wajah yang senang. Dan orangtuanya bangga sama anaknya dan tetapi si orangtua Husain ke luar dari ruangan dengan wajah yang sangat sedih, orangtua Husain bertanya kepada anaknya.

“Kamu kenapa nilai-nilai kamu pada jelek semua?” kata orangtuanya.
Dan si Husain menjawab, “Aku sebelum ulangan tidak belajar Bu.” kata Husain.
Dan orangtuanya hanya tersenyum.

Dan mereka bertiga liburan sekolah, bertiga liburannya berbeda-beda. Saat masuk sekolah lagi mereka mulai bertemu kembali, selama 6 tahun menempuh jenjang di sekolah dasar dan mereka lulus bersama-sama. Dan 3 sahabat itu mulai menempuh jenjang yang lebih tinggi yaitu sekolah menengah pertama (SMP). Tiga orang itu terpisah kelas-kelasnya tetapi mereka kalau ada tugas-tugas mengerjakan bersama-sama. Selama 3 tahun mereka lulus bersama juga dan mereka mulai dewasa, mereka duduk di sekolah menengah atas (SMA) dan mereka mulai belajar dan pada suatu hari si Husain tidak masuk sekolah selama hampir 2 minggu dan tidak ada kabar dari Husain. Dan orangtuanya si Husain dipanggil ke sekolahan untuk menemukan wali kelas si Husain, wali kelas Husain bertanya.

“Selamat siang Bu, mengapa Husain sudah hampir 2 minggu tidak masuk sekolah, walaupun sakit tidak ada suratnya,” kata wali kelas Husain.
Orangtua Husain menjawab, “Siang juga Bu, iya saya dari orangtuanya Husain, Husain hampir 2 minggu tidak masuk sekolah dikarenakan sakit. Ini baru saya mau kasih surat dari dokter,” kata orangtuanya, wali kelas menjawab, “Ya sudah,” dua hari kemudian Husain masuk sekolah kembali, dan dia ditanya sama kedua sahabatnya Husain hanya menjawab, “Aku selama 2 minggu sakit di rumah.” kata Husain.

Setelah 3 tahun kemudian mereka bertiga lulus bersama dari 3 sahabat itu yang bernama Hasna mendapatkan beasiswa di luar negeri selama 3 tahun, si Husna sedang mencari unversitas-universitas yang dia inginkan. Si Husain dia masih belum mencari universitas yang dia inginkan, dan bertiga itu terpisah Hasna di luar negeri. Husna di bandung, Husain di jakarta. 7 tahun kemudian di satu tempat di restaurant mereka bertiga saling bertemu dan di situ melepas kangen bersama. Mereka sekarang sudah umur 23 tahun. 3 sahabat itu saling bercerita tentang pengalaman saat kuliah, saat Hasna bertanya kepada Husain.

“Husain gimana di kuliah kamu, enak tidak bisa ngikutin pelajarannya tidak?” kata Hasna.
Terus Husain menjawab, “Maaf teman-teman saya belum kuliah, saya masih membantu orangtua saya buat tambah-tambah biaya kuliahnya,” kata Husain.
Husana menjawab, “Kenapa kamu tidak bilang ke saya kalau kamu kekurangan biaya, kali aja kalau kamu bilang bisa saya tambahin buat biaya kuliah kamu Sain,” kata Husna. Husain hanya terdiam.

Pada suatu hari si Husain mendapatkan universitas yang dia inginkan beberapa hari kemudian Husain melihat Hasna dan Husna kuliah di tempatnya Husain, si Husain terkejut, lalu Husain mendekati 2 sahabatnya dan Husna bicara, “Akhirnya kita ditemukan kembali di satu universitas.” dan 3 sahabat itu senang dan bahagia kembali.

Cerpen Karangan: Rizky Atalarik
Facebook: Rizky atalarik

Cerpen 3 Sahabat merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


My First Love is Erica (Part 2)

Oleh:
Adrian berjalan dengan wajah yang lesu dan tertunduk, namun dalam hatinya ia sangat puas bisa membantu temannya bisa dekat dengan cewek yang disuka, meskipun harus merelakan perasaannya sendiri. Sesampainya

Sahabatku Zahra dan Nayla

Oleh:
Namaku Rainy, usiaku 10 tahun, aku bersekolah di SD The Emergency school, disana, aku mempunyai 2 sahabat dekatku yaitu Zahra dan Nayla. “Hai Zahra, Nayla” Sapaku kepada Zahra dan

Aku yang Pergi

Oleh:
Duduk berdampingan sambil mengurai tawa. Itu kerjaan kita dikala waktu istirahat datang, Namaku Zara dan kedua orang ini sahabatku Lisna dan Irma. Entah mereka orang keberapa yang aku anggap

Loser (Part 1)

Oleh:
Tesan. Apa seseorang akan menjadi lebih baik setelah dia jatuh cinta? apa benar yang orang-orang katakan? kalau cinta bisa merubah segalanya! apa itu benar? ada banyak penyataan tentang cinta

Will Be Revealed (Part 2)

Oleh:
Bayu dan aku akhirnya pergi meninggalkan Silvi dan geng punk tersebut. Sebenarnya aku masih ingin menemani silvi di sana, tapi apa dayaku.. silvi sendiri yang melarangku untuk mengikuti gayanya.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *